Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Jenis Biji Kopi Terbaik untuk Bikin Cold Bew, Rasanya Paling Pas!

ilustrasi cold brew
ilustrasi cold brew (pexels.com/Kai-Chieh Chan)

Cuaca yang panas tentu membuat kamu ingin meneguk sesuatu yang dingin sekaligus memberikan energi tambahan, seperti minuman cold brew. Namun, begitu kamu membuka lemari penyimpanan kopi, kamu jadi bingung karena disuguhkan deretan stoples biji kopi yang berbeda-beda aromanya. Bisa jadi kamu jadi galau dan timbul pertanyaan, apa kopi yang enak buat cold brew?

Kamu membayangkan sensasi kopi dingin yang lembut, gak terlalu asam, dan meninggalkan rasa manis alami di ujung lidah saat melewati kerongkongan. Memilih biji kopi yang salah bisa membuat penantian 18 jammu saat membuat cold brew berakhir sia-sia karena rasa yang terlalu pahit atau justru hambar, lho. Oleh karena itu, memahami karakter setiap jenis biji kopi berikut akan membantumu menciptakan segelas minuman cold brew segar yang kualitasnya gak kalah dengan kafe ternama.

1. Biji kopi Arabika cocok bagi pencinta rasa lembut

ilustrasi biji kopi Arabika
ilustrasi biji kopi Arabika (pexels.com/Cup of Couple)

Biji kopi Arabika sering dianggap sebagai jawaban paling tepat ketika kamu mencari hasil seduhan yang kaya akan dimensi rasa dan tetap lembut. Karakteristik alami Arabika yang memiliki tingkat keasaman lebih tinggi daripada Robusta justru akan termodulasi menjadi rasa manis yang elegan saat diseduh dengan air dingin, lho. Kamu akan menemukan bahwa catatan rasa buah-buahan atau bunga akan muncul secara halus tanpa rasa getir yang mengganggu.

Selain itu, Arabika memiliki kandungan gula alami yang lebih tinggi sehingga hasil cold brew milikmu akan terasa lebih "bersih" dan segar. Kamu bisa bereksperimen dengan berbagai varietas Arabika dari berbagai belahan dunia untuk menemukan kecocokan di lidah. Karena proses ekstraksinya menggunakan air suhu ruang, senyawa kimia yang menyebabkan sakit perut biasanya gak ikut terlarut secara maksimal, menjadikan pilihan ini sangat ramah bagi pencernaanmu.

2. Biji kopi Robusta untuk kamu yang menyukai rasa bold

ilustrasi biji kopi robusta
ilustrasi biji kopi robusta (pexels.com/Antoni Shkraba Studio)

Jika kamu adalah tipe orang yang menyukai kopi dengan rasa yang tebal dan tendangan kafein yang kuat, maka Robusta adalah jawabannya. Jenis kopi ini secara alami memiliki karakter rasa yang cenderung ke arah cokelat hitam, kacang-kacangan, dan sedikit aroma tanah yang maskulin. Saat dijadikan cold brew, profil rasa ini akan menjadi sangat dominan dan memberikan sensasi kekentalan yang memuaskan di mulut.

Kandungan kafein pada Robusta yang hampir dua kali lipat dari Arabika sangat cocok bagi kamu yang membutuhkan fokus ekstra di pagi hari. Kamu juga gak perlu khawatir rasanya akan menjadi terlalu tajam, karena metode perendaman lama akan menumpulkan sisi pahit yang biasanya ada pada seduhan panas. Robusta juga sangat ideal jika kamu berencana mencampurkan konsentrat kopi dengan susu, krimer, atau santan agar rasa kopinya tetap "menonjol"..


3. Kopi single origin Sumatra jadi kekayaan rasa Nusantara yang eksotis

ilustrasi cold brew
ilustrasi cold brew (pexels.com/Marta Dzedyshko)

Bagi kamu yang ingin mengeksplorasi kekayaan lokal Indonesia, biji kopi asal Sumatra seperti Gayo, Sidikalang, atau Mandheling tentu jadi pilihan yang tepat. Kopi-kopi ini dikenal dengan profil rasa earthy, rempah, dan cokelat yang sangat pekat karena proses pengolahannya yang unik. Saat diseduh dengan metode cold brew, karakteristik rempah tersebut akan berubah menjadi rasa manis yang sangat dalam dan eksotis.

Biji kopi Sumatra memiliki tingkat keasaman yang rendah secara alami, sehingga hasil akhirnya akan terasa sangat solid dan stabil. Kamu akan merasakan sensasi after taste yang tahan lama dan menyenangkan setiap kali meminumnya dalam keadaan dingin, lho. Banyak penikmat kopi profesional merekomendasikan jenis ini karena konsistensi rasanya yang gak mudah berubah meski disimpan beberapa hari di dalam lemari es.


4. Biji kopi Brazil dengan karakter nutty yang sangat seimbang

ilustrasi biji kopi Brazil
ilustrasi biji kopi Brazil (pexels.com/José Roberto Oliveira)

Biji kopi asal Brazil kerap jadi pilihan favorit para barista dunia karena keseimbangan rasanya yang sangat baik untuk metode seduhan dingin. Brazil umumnya menghasilkan kopi dengan catatan rasa kacang-kacangan (nutty), karamel, dan cokelat susu yang sangat familiar di lidah banyak orang. Karakteristik ini membuat hasil seduhanmu terasa sangat "bulat" dan gak ada rasa yang terlalu menusuk salah satu sisi lidah.

Kamu akan mendapati bahwa kopi Brazil memberikan sensasi rasa manis yang stabil dan sangat cocok diminum tanpa tambahan gula sekalipun, kok. Profilnya yang rendah asam menjamin setiap tegukan terasa halus dan gak meninggalkan sensasi kesat di tenggorokan. Ini adalah pilihan paling aman jika kamu baru pertama kali mencoba membuat cold brew dan tidak ingin bereksperimen dengan rasa yang terlalu liar. Tertarik mencobanya?

5. Kopi house blend jadi solusi praktis dengan rasa konsisten

ilustrasi cold brew
ilustrasi cold brew (pexels.com/Alina Matveycheva)

Jika kamu merasa kesulitan memilih satu jenis saja, menggunakan kopi campuran atau house blend bisa menjadi jalan keluar yang cerdas, nih. Biasanya, produsen kopi mencampurkan Arabika dan Robusta dengan rasio tertentu untuk mendapatkan keseimbangan antara aroma harum dan tubuh yang kuat. Dengan menggunakan blend, kamu mendapatkan yang terbaik dari kedua dunia, yaitu kompleksitas rasa dari Arabika dan kekuatan dari Robusta.

Kelebihan utama dari kopi blend terdapat pada konsistensi rasanya yang terjaga dari satu kemasan ke kemasan berikutnya. Kamu gak perlu khawatir akan perubahan rasa yang drastis karena faktor musim panen yang sering terjadi pada kopi single origin. Selain itu, harga kopi blend biasanya lebih terjangkau, sehingga kamu bisa menyetok dalam jumlah banyak untuk kebutuhan konsumsi kopi harianmu di rumah, kok.

Setelah menelusuri berbagai jenis biji kopi di atas, kini kamu sudah tahu apa kopi yang enak buat cold brew, kan? Berani bereksperimen menjadi kunci utama dalam dunia kopi, jadi jangan ragu untuk mencoba satu per satu hingga menemukan profil yang paling pas dengan selera pribadimu, ya. 




This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Latest in Food

See More

5 Trik Simpel Bikin Apple Cinnamon Cake Rumahan Terasa Lebih Hangat dan comforting

13 Jan 2026, 09:31 WIBFood