Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

⁠Selain Stevia, Ini 7 Alternatif Pemanis untuk Makanan dan Minuman

5 min read
⁠Selain Stevia, Ini 7 Alternatif Pemanis untuk Makanan dan Minuman
Potret minuman manis (pexels.com/Tim Samuel)
  • Selain stevia, alternatif pemanis mencakup madu, gula kelapa, sirup maple, erythritol, xylitol, monk fruit, dan sirup kurma untuk makanan maupun minuman.

  • Madu, gula kelapa, sirup maple, dan sirup kurma tetap mengandung gula serta kalori, sehingga penggunaannya perlu dibatasi meski berasal dari bahan alami.

  • Erythritol, xylitol, dan monk fruit menawarkan kalori lebih rendah atau minim, tetapi konsumsi berlebih dapat mengganggu pencernaan; xylitol juga beracun bagi anjing.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Mengurangi konsumsi gula tambahan bukan berarti harus menghilangkan rasa manis dari makanan dan minuman sepenuhnya. Ada berbagai bahan pemanis yang bisa digunakan sebagai alternatif gula pasir, baik untuk membuat minuman, kue, maupun hidangan sehari-hari. Beberapa di antaranya berasal dari bahan alami, sedangkan yang lain merupakan pemanis rendah kalori atau tanpa kalori.

Stevia menjadi salah satu alternatif pemanis yang cukup populer, karena berasal dari tanaman dan tidak mengandung kalori. Tak hanya stevia, sebetulnya masih ada pilihan lain yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan selera. Setiap pemanis memiliki karakteristik, tingkat kemanisan, serta kandungan nutrisi yang berbeda.

Meski demikian, penting untuk memahami bahwa pemanis alami tidak selalu berarti lebih sehat atau bebas kalori. Beberapa jenis pemanis ini tetap mengandung gula dan perlu dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Berikut alternatif pemanis selain stevia yang bisa digunakan untuk makanan atau minuman.

  1. 1. Madu

    Madu merupakan salah satu pemanis alami yang cukup mudah ditemukan dan sering digunakan sebagai pengganti gula pasir. Bahan ini dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga dan memiliki rasa manis dengan aroma serta karakteristik yang berbeda-beda, bergantung pada sumber bunganya.

    Madu mengandung gula alami, terutama fruktosa dan glukosa, sehingga tetap menyumbang kalori dan dapat memengaruhi kadar gula darah. Meski memiliki sejumlah senyawa antioksidan, madu tetap termasuk gula tambahan ketika digunakan untuk mempermanis makanan atau minuman.

    Kamu bisa menggunakan madu untuk campuran teh, susu, smoothie, saus salad, hingga bahan pembuatan kue. Rasanya yang khas juga dapat memberikan aroma tersendiri pada hidangan. Namun, madu tidak boleh diberikan kepada bayi berusia di bawah satu tahun, karena berisiko menyebabkan botulisme atau keracunan pada sistem imun dan saraf pada bayi.

  2. 2. Gula kelapa

    ilustrasi gula kelapa (unsplash.com/Pea)
    ilustrasi gula kelapa (unsplash.com/Pea)

    Gula kelapa atau coconut sugar dibuat dari nira bunga kelapa yang dipanaskan hingga mengental dan mengkristal. Pemanis ini berwarna kecokelatan dengan rasa manis yang cenderung menyerupai karamel. Karena berasal dari bahan alami, gula kelapa kerap dipilih sebagai alternatif gula pasir.

    Gula kelapa mengandung sejumlah mineral dalam jumlah kecil, tetapi kandungan utamanya tetap berupa gula. Artinya, pemanis ini bukan pilihan bebas gula atau bebas kalori. Penggunaannya tetap perlu dibatasi, terutama bagi orang yang sedang mengatur asupan gula harian.

    Dalam pengolahan makanan, gula kelapa cocok digunakan untuk membuat kue, bubur, minuman tradisional, hingga saus. Rasanya yang khas juga bisa memberikan sentuhan karamel pada hidangan.

  3. 3. Sirup maple

    Sirup maple merupakan pemanis yang berasal dari getah pohon maple, terutama yang tumbuh di wilayah Amerika Utara. Getah tersebut dipanaskan hingga kandungan airnya berkurang dan menghasilkan cairan kental berwarna keemasan hingga cokelat. Sirup maple memiliki rasa manis dengan aroma khas yang sedikit menyerupai karamel.

    Pemanis ini mengandung sukrosa sebagai komponen gula utama. Meskipun memiliki sejumlah mineral dan senyawa antioksidan, jumlahnya relatif kecil, sehingga sirup maple tetap perlu diperlakukan sebagai pemanis yang mengandung gula.

    Sirup maple bisa digunakan sebagai pelengkap pancake, waffle, oatmeal, dan yoghurt. Kamu juga dapat mencampurkannya ke dalam minuman atau saus untuk memberikan rasa manis yang khas.

  4. 4. Erythritol

    Potret pemanis
    Potret pemanis (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

    Erythritol merupakan jenis gula alkohol atau sugar alcohol yang sering digunakan sebagai alternatif gula rendah kalori. Senyawa ini dapat ditemukan secara alami dalam beberapa buah dan makanan fermentasi, tetapi juga diproduksi untuk kebutuhan pangan. Tingkat kemanisannya lebih rendah dibandingkan gula pasir, dengan kandungan kalori yang sangat sedikit.

    Salah satu keunggulan erythritol adalah tidak meningkatkan kadar gula darah secara signifikan pada kebanyakan orang. Oleh karena itu, pemanis ini kerap digunakan dalam produk makanan dan minuman rendah gula. Meski demikian, konsumsi dalam jumlah besar dapat menimbulkan gangguan pencernaan, seperti perut kembung atau diare, pada sebagian orang.

    Erythritol tersedia dalam bentuk bubuk maupun butiran. Pemanis ini biasa ditambahkan pada kopi, teh, atau beberapa jenis kue. Hasil akhir saat memanggang kue mungkin berbeda dengan penggunaan gula pasir pada umumnya, karena karakteristiknya berbeda.

  5. 5. Xylitol

    Xylitol juga termasuk gula alkohol yang digunakan sebagai pengganti gula. Pemanis ini memiliki tingkat kemanisan yang hampir sama dengan gula pasir, tetapi kandungan kalorinya lebih rendah. Xylitol dapat ditemukan dalam jumlah kecil pada beberapa buah dan sayuran, serta diproduksi untuk digunakan dalam berbagai produk pangan.

    Selain digunakan sebagai pemanis, xylitol dikenal dalam produk perawatan gigi, seperti permen karet dan permen bebas gula. Bahan ini tidak mudah difermentasi oleh bakteri penyebab gigi berlubang, sehingga dapat membantu mengurangi risiko kerusakan gigi jika digunakan sebagai pengganti gula.

    Xylitol bisa ditambahkan ke dalam minuman, makanan penutup, atau adonan kue. Konsumsinya perlu diperhatikan karena jumlah berlebihan dapat menyebabkan kembung dan diare. Perlu diingat juga bahwa xylitol sangat beracun bagi anjing, sehingga harus disimpan jauh dari jangkauan hewan peliharaan.

  6. 6. Monk fruit

    Potret pemanis
    Potret pemanis (unsplash.com/Ayotunde Ikuesan)

    Monk fruit atau buah luo han guo merupakan buah yang berasal dari China bagian selatan. Ekstrak buah ini digunakan sebagai pemanis karena mengandung senyawa mogrosida yang memberikan rasa manis. Berbeda dari gula pasir, ekstrak monk fruit umumnya tidak mengandung kalori dalam jumlah berarti.

    Pemanis ini memiliki tingkat kemanisan yang jauh lebih tinggi dibandingkan gula, sehingga penggunaannya hanya membutuhkan sedikit takaran. Monk fruit juga tidak meningkatkan kadar gula darah secara signifikan ketika digunakan dalam bentuk ekstrak murni.

    Kamu bisa menemukan monk fruit dalam bentuk cair, bubuk, maupun campuran pemanis. Bahan ini dapat digunakan untuk mempermanis teh, kopi, smoothie, dan berbagai hidangan. Perhatikan pula komposisi produknya, karena beberapa pemanis monk fruit yang dijual di pasaran dicampur dengan bahan lain, seperti erythritol.

  7. 7. Sirup kurma

    Sirup kurma dibuat dari buah kurma yang diolah menjadi cairan kental dengan rasa manis khas. Pemanis ini memiliki warna cokelat gelap dan aroma yang cukup kuat. Selain memberikan rasa manis, sirup kurma juga dapat menambahkan cita rasa karamel pada makanan atau minuman.

    Meski berasal dari buah, sirup kurma tetap mengandung gula dalam jumlah cukup tinggi. Proses pengolahannya juga membuat kandungan serat buah utuh menjadi jauh lebih sedikit. Oleh karena itu, sirup kurma tetap perlu digunakan secukupnya dan tidak bisa dianggap sebagai pemanis bebas gula.

    Sirup kurma cocok ditambahkan ke dalam oatmeal, smoothie, susu, yoghurt, hingga adonan kue. Rasanya yang khas juga bisa menjadi alternatif untuk mempermanis hidangan tanpa menggunakan gula pasir.

    Itu dia beberapa alternatif pemanis yang memiliki kelebihan dan karakteristik masing-masing. Apa pun jenis yang digunakan, perhatikan takaran dan komposisinya agar konsumsi gula harian tetap terkontrol, ya!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More