ilustrasi entrée (commons.wikimedia.org/Gerda Arendt)
Perbedaan penggunaan entrée tidak berarti ada daftar makanan tertentu yang secara mutlak disebut entrée. Satu makanan bisa masuk kategori berbeda tergantung pada bagaimana restoran menyusun menunya. Olahan daging yang menjadi entrée dalam sebuah jamuan Prancis, misalnya, belum tentu menjadi hidangan utama, sementara steak yang ditempatkan di bagian entrée pada menu Amerika memang menjadi makanan utama.
Hal serupa bisa dilihat di restoran di Australia dan Selandia Baru yang cenderung menggunakan entrée untuk hidangan sebelum makanan utama. Karena itu, saat menemukan istilah ini di menu, perhatikan juga bagian lain, seperti appetizer, main course, atau dessert. Dari susunan tersebut, posisi makanan biasanya jauh lebih mudah dipahami daripada hanya mengandalkan arti kata entrée.
Kalau menemukan entrée di menu restoran, lihat juga makanan apa saja yang berada di sekitarnya. Dari situ biasanya lebih mudah untuk mengetahui apakah restoran tersebut sedang menggunakan istilah entrée untuk hidangan pembuka atau makanan utama. Hal kecil seperti ini cukup membantu, terutama ketika kamu sedang memilih menu dengan istilah yang belum familier.