Jajanan Tradisional Indonesia yang Disamakan dengan Dubai Chewy Cookie

Beberapa bulan terakhir, tren kuliner dunia diramaikan dengan viralnya Dubai chewy cookie atau dujjonku. Makanan manis dari Korea Selatan ini terbuat dari marshamallow, cokelat bubuk, mentega, kataifi, dan pasta pistachio. Teksturnya lembut dan kenyal dengan isian yang melimpah sukses membuat semua orang penasaran.
Jika dilihat dari segi tekstur dan cita rasa, Dubai chewy cookie ini sebenarnya mirip beberapa jajanan pasar atau makanan tradisional khas Indonesia. Penasaran apa saja itu? Berikut deretan jajanan tradisional Indonesia yang dianggap mirip Dubai chewy cookie. Kira-kira ada kesukaanmu, gak, ya?
1. Kue mendut

Jika tinggal di wilayah Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur, kamu pasti sudah tidak asing lagi dengan kue mendut. Sedangkan, di wilayah Jakarta , kue ini disebut sebagai kue bugis. Kue ini mudah dijumpai di pasar tradisional dengan harga sangat terjangkau. Tak jarang juga disajikan di berbagai acara selamatan.
Kue mendut terbuat dari tepung ketan yang diuleni dengan santan dan sejumput garam, lalu diberi pewarna alami, seperti hijau daun suji atau warna lain. Setelah itu, bagian dalamnya diberi isian berupa unti, yakni parutan kelapa muda yang dimasak bersama gula merah hingga meresap, mengental, dan rasanya manis. Selanjutnya, kue dibungkus dengan daun pisang dan dikukus hingga matang.
Kue mendut dianggap mirip Dubai chewy cookie, karena teksturnya yang sama-sama lembut, kenyal, dan lengket. Saat digigit, langsung terasa kontrasnya. Kue mendut dengan untinya yang manis, sedangkan Dubai chewy cookie punya isian kataifi yang renyah dan selai pistachio yang manis.
2. Kue koci

Kue koci merupakan camilan tradisional yang populer di kawasan pesisir Jawa Barat (Indramayu dan Cirebon), serta wilayah Prabumulih (Sulawesi Selatan). Bahan dasar pembuatan kue ini hampir sama dengan mendut, yakni bagian luarnya dari tepung ketan yang dicampur dengan santan dan teksturnya elastis-lembut.
Bedanya, bentuk kue koci seperti piramida runcing dan isiannya berupa kelapa manis dengan tambah kacang tanah sangrai yang sudah ditumbuk. Kue ini sering dianggap mirip Dubai chewy cookie, karena sama-sama memiliki kulit atau bagian luar yang kenyal. Begitu dibuka atau digigit langsung, kulit tersebut langsung menyatu dengan isian dan menciptakan sensasi renyah yang nikmat.
3. Klepon

Jajanan pasar berbentuk bulat dan berwarna hijau ini sangat familier dengan lidah orang Indonesia, bahkan populer di kalangan turis mancanegara. Bahan utama pembuatan klepon adalah tepung ketan yang diberi pewarna hijau alami dari air daun pandan atau suji.
Adonan tersebut kemudian diisi potongan gula merah (gula jawa), ditutup, dan direbus di dalam air mendidih hingga mengapung. Setelah matang, bola-bola kenyal ini langsung digulingkag di atas parutan kelapa yang sudah dikukus dengan sedikit garam.
Beberapa varian Dubai chewy cookie ini warna kulitnya seperti klepon, yakni hijau. Jika dilihat sekilas dan kurang teliti, kemungkinan besar banyak yang mengira makanan tersbut adalah klepon. Selain itu, sensasi "ledakan" manis dari isian klepon maupun Dubai chewy cookie kerap membuat dua makanan ini kerap dianggap sama.
4. Kue tok atau kue ku

Kue ku atau kue thok ternyata juga punya "konsep" yang sama dengan dubai chewy cookie. Makanan peranakan Tionghoa ini sudah sangat menyatu dengan kultur kuliner Indonesia. Bagian luarnya terbuat dari tepung ketan, kentang, santan, dan pewarna merah.
Isiannya menggunakan kacang hijau yang dimasak dengan gula dan santan hingga teksturnya kalis, lembut, dan padat. Adonan ini dicetak menyerupai tempurung kura-kura, lalu dikukus di atas selembar daun pisang.
Persamaan kue ku dan dubai chewy cookie ini adalah sama-sama punya tekstur kenyal, tapi padat. Selain itu, isian keduanya juga memberikan sensasi unik saat digigit, yakni perpaduan padat, lembut, dan rasa manis. Kalau misalnya kue ku ini bentuknya bulat, bisa jadi orang-orang langsung mengira itu Dubai chewy cookie versi berwarna merah.
Dari deretan Dubai chewy cookie versi lokal Indonesia di atas, mana yang paling kamu suka? Bagikan pendapatmu di kolom komentar, ya!


















