ilustrasi menikmati unagi don (pexels.com/Change C.C)
Di Jepang, unagi tidak hanya dikenal sebagai sumber protein yang memiliki cita rasa lezat, tetapi juga menjadi salah satu penanda bahwa musim panas telah tiba. Hal ini berkaitan dengan konsep shun, yaitu sebuah gagasan dalam budaya Jepang untuk menikmati makanan yang memiliki hubungan kuat dengan musim tertentu dan dianggap paling tepat dinikmati pada waktunya. Karena secara tradisional dan budaya, unagi sangat erat kaitannya dengan musim panas, kehadirannya di meja makan sering membangkitkan suasana musim panas yang kental bagi masyarakat lokal.
Biasanya daging unagi akan dimasak dengan cara kabayaki style yaitu menusuknya dengan tusuk sate dan mencelupkannya ke dalam saus manis asin sebelum akhirnya dibakar. Sensasi smoky dan perpaduan rasa yang menggoda akan membuat siapa saja yang mencicipinya akan langsung tambah nasi begitu daging unagi disuapkan ke dalam mulut. Oleh karena itu, tak heran jika unagi menjadi simbol datangnya musim panas saat di Jepang.
Dengan mengetahui beberapa alasan di atas, kamu jadi bisa lebih memahami lagi bahwa kebiasaan makan unagi saat musim panas di Jepang bukan hanya sekadar tradisi kuliner. Masyarakat setempat meyakini unagi bisa menjaga stamina tubuh dan menjadi bagian penting sebagai identintas musim panas di Jepang. Jadi, jika kamu kebetulan berkunjung ke Negeri Sakura saat musim panas, pastikan untuk menikmati semangkuk unagi don dan jangan lupa untuk mengimbanginya dengan air putih serta buah dengan kandungan air yang tinggi agar tetap terhidrasi ya!