Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

⁠7 Tips Bikin Fan Tuan Khas Taiwan, Rasanya Kompleks!

5 min read
⁠7 Tips Bikin Fan Tuan Khas Taiwan, Rasanya Kompleks!
Potret fan tuan khas Taiwan (commons.wikimedia.org/Alan Mak)
  • Fan tuan adalah sarapan khas Taiwan berbahan nasi ketan, berisi cakwe, abon, sayuran atau lobak asin, telur, dan pelengkap lain yang menghasilkan perpaduan pulen, gurih, serta renyah.
  • Tekstur nasi harus lengket tetapi tidak lembek atau kering; ratakan tipis merata, susun isian secukupnya di tengah, lalu sisakan tepi agar mudah dibungkus.
  • Gulung fan tuan perlahan sambil dipadatkan hingga berbentuk silinder, tanpa terlalu menekan. Sajikan saat hangat agar nasi tetap nyaman dan cakwe masih renyah.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Kuliner Taiwan belakangan semakin mudah ditemukan dan dikenal di Indonesia. Selain bubble tea yang sudah lebih dulu populer, berbagai menu sarapan khas Taiwan juga mulai menarik perhatian, salah satunya fan tuan (飯糰).

Hidangan ini sekilas menyerupai lemper atau nasi kepal, tetapi memiliki isian dan karakter rasa yang berbeda. Fan tuan merupakan hidangan berbahan dasar nasi ketan yang dibentuk memanjang dan diisi dengan berbagai bahan gurih.

Versi klasiknya biasanya terdiri dari nasi ketan, cakwe atau youtiao, abon daging, sayuran asin, serta bahan pelengkap seperti lobak asin dan telur. Perpaduan nasi yang pulen dan sedikit lengket dengan isian gurih serta tekstur renyah membuat fan tuan cukup berbeda dari menu sarapan pada umumnya.

Jika kamu ingin coba membuatnya sendiri di rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan demi mendapatkan tekstur dan rasa yang tetap mendekati fan tuan khas Taiwan. Berikut beberapa tips yang dapat kamu lakukan saat membuat fan tuan khas Taiwan.

  1. 1. Gunakan nasi ketan dengan tekstur yang cukup lengket

    Nasi menjadi bagian utama fan tuan, sehingga teksturnya perlu diperhatikan sejak awal. Nasi ketan putih bisa digunakan, agar hasil akhirnya pulen, lembut, dan cukup lengket untuk membungkus seluruh isian.

    Beberapa versi juga menggunakan campuran beras biasa dan beras ketan, sedangkan versi lain menggunakan beras ketan secara penuh. Jika ingin tekstur yang lebih kenyal dan mudah dibentuk, penggunaan beras ketan menjadi pilihan yang lebih praktis.

    Pastikan nasi tidak terlalu lembek, karena akan membuat fan tuan sulit digulung. Sebaliknya, nasi yang terlalu kering juga mudah pecah ketika dibentuk.

  2. 2. Jangan skip cakwe untuk mendapatkan tekstur renyah

    Potret cakwe
    Potret cakwe (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫ )

    Salah satu ciri khas fan tuan adalah keberadaan youtiao atau cakwe. Cakwe biasanya diletakkan di bagian tengah bersama isian lainnya, kemudian seluruh bahan digulung menggunakan nasi ketan.

    Tekstur cakwe yang renyah memberikan kontras dengan nasi ketan yang lembut dan lengket. Inilah yang membuat setiap gigitan fan tuan terasa lebih menarik. Cakwe yang digunakan sebaiknya masih renyah, agar teksturnya tidak hilang setelah dibungkus nasi.

    Jika kamu sulit menemukan cakwe berukuran panjang, kamu bisa memotongnya menjadi beberapa bagian. Tujuannya agar lebih mudah ditempatkan di tengah nasi.

  3. 3. Seimbangkan isian gurih, asin, dan sedikit manis

    Isian fan tuan bukan cuma cakwe. Isian lainnya berupa abon, sayuran asin, lobak asin, telur, dan daun bawang memberikan rasa yang lebih kompleks.

    Sayuran asin atau lobak asin memberikan rasa gurih dan sedikit asam, sedangkan abon menambahkan rasa gurih yang lebih kuat. Telur dapat memberikan rasa lembut sekaligus membuat fan tuan terasa lebih mengenyangkan. Kombinasi seperti ini juga umum ditemukan dalam fan tuan khas Taiwan.

    Namun, ingat, jangan memasukkan terlalu banyak isian sekaligus! Selain bisa membuat rasa menjadi terlalu kuat, fan tuan juga akan lebih sulit digulung dan berisiko pecah.

  4. 4. Ratakan nasi secara tipis dan merata

    Potret nasi
    Potret nasi (pixabay.com/mikuratv)

    Setelah nasi matang, letakkan di atas permukaan yang sudah dilapisi plastik pembungkus. Selanjutnya, ratakan nasi hingga membentuk lembaran memanjang atau persegi panjang.

    Usahakan ketebalan nasi cukup merata dari bagian tengah hingga sisi-sisinya. Nasi yang terlalu tebal dapat membuat fan tuan terasa terlalu padat, sedangkan lapisan yang terlalu tipis berisiko membuat isian keluar ketika digulung.

    Jika nasi terasa terlalu lengket di tangan, tangan bisa sedikit dibasahi menggunakan air matang. Cara ini membantu meratakan nasi tanpa membuatnya menempel terlalu banyak pada tangan.

  5. 5. Letakkan isian di bagian tengah

    Setelah nasi diratakan, susun seluruh isian secara memanjang di bagian tengah. Kamu bisa mulai dari abon, sayuran asin, kemudian meletakkan cakwe sebagai salah satu isian utama.

    Jangan memenuhi seluruh permukaan nasi dengan isian. Berikan sedikit ruang di bagian tepi, agar nasi bisa menutup isian dengan sempurna ketika digulung.

    Penataan seperti ini juga membantu menghasilkan bentuk fan tuan yang lebih padat dan rapi. Prinsipnya hampir seperti membuat sushi gulung, tetapi nasi ketan menjadi lapisan pembungkus, sekaligus bagian utama hidangan.

  6. 6. Gulung sambil dipadatkan perlahan

    Potret fan tuan
    Potret fan tuan (commons.wikimedia.org/Galaxyharrylion)

    Bagian menggulung menjadi salah satu tahap yang cukup menentukan. Angkat plastik pembungkus secara perlahan sambil mendorong nasi ke arah tengah dan memadatkannya.

    Jangan menggulung terlalu longgar, karena isian bisa mudah berantakan ketika fan tuan digigit. Hindari pula menekan terlalu kuat, karena nasi dapat menjadi terlalu padat dan teksturnya kurang nyaman saat menikmatinya.

    Setelah seluruh bagian tergulung, padatkan kedua ujungnya, agar bentuknya menyerupai silinder yang kokoh. Diamkan sebentar dalam keadaan terbungkus sebelum dipotong, agar bentuknya lebih stabil.

  7. 7. Sajikan selagi hangat

    Fan tuan paling nikmat disantap ketika nasi masih hangat dan cakwe masih memiliki tekstur renyah. Seiring waktu, nasi ketan dapat menjadi lebih padat dan teksturnya berubah, sehingga fan tuan sebaiknya dirakit sesaat sebelum disajikan.

    Untuk pengalaman yang lebih mendekati sarapan khas Taiwan, fan tuan juga dapat dinikmati bersama susu kedelai hangat. Perpaduan makanan gurih dengan minuman kedelai merupakan salah satu pasangan yang umum ditemukan dalam budaya sarapan Taiwan.

    Itulah beberapa tips membuat fan tuan yang bisa kamu perhatikan. Terlihat sederhana, perpaduan tekstur dan rasa di dalamnya yang membuat hidangan ini menarik untuk dicoba. Dengan bahan yang relatif mudah ditemukan di Indonesia, fan tuan khas Taiwan pun bisa dibuat sendiri di rumah tanpa perlu menunggu kesempatan berkunjung ke Taiwan. Selamat mencoba!

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More