Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Kunci Sukses Memasak Tumis Kangkung agar Tetap Hijau Segar

3 min read
5 Kunci Sukses Memasak Tumis Kangkung agar Tetap Hijau Segar
ilustrasi tumis kangkung (magnific.com/stockking)
  • Pilih kangkung segar dengan batang kecil sebagai tanda masih muda, karena teksturnya lebih empuk dan cepat matang sehingga warna hijaunya lebih terjaga.
  • Pisahkan batang dan daun sebelum memasak: tumis batang hingga setengah matang terlebih dahulu, lalu masukkan daun agar kematangannya merata dan tidak lembek.
  • Gunakan api besar agar proses memasak singkat, tutup wajan tanpa terlalu sering mengaduk, serta tambahkan sedikit air supaya kangkung tetap hijau, renyah, dan tidak kehitaman.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Sering kali orang jarang mengonsumsi sayuran dalam menu harian. Padahal, sayuran memiliki peran yang sangat penting bagi kesehatan tubuh. Berbagai macam olahan sayur pun tersedia untuk kamu coba.

Salah satu olahan yang paling populer adalah tumis kangkung. Tidak sedikit orang yang gagal memasaknya sehingga warnanya menjadi kehitaman. Untuk kamu yang ingin membuat tumis kangkung, berikut tips memasaknya.

  1. 1. Pilih kangkung yang masih segar

    ilustrasi kangkung
    ilustrasi kangkung (magnific.com/topntp26)

    Kualitas bahan menjadi faktor utama yang menentukan warna tumisan kangkung tetap hijau dan segar. Kamu disarankan untuk memilih kangkung yang kondisinya masih segar. Utamakan kangkung dengan batang yang kecil karena itu ciri kangkung muda.

    Kangkung muda memiliki tekstur yang lebih empuk sehingga lebih cepat matang. Dengan begitu, kamu tidak perlu memasaknya dalam waktu yang lama. Proses memasak yang singkat inilah yang membantu menjaga warna kangkung tetap hijau cantik.

  2. 2. Pisahkan batang dan daun

    ilustrasi kangkung
    ilustrasi kangkung (pexels.com/Markus Winkler)

    Dibandingkan dengan daunnya, bagian batang kangkung biasanya memerlukan waktu yang lebih lama untuk menjadi empuk. Jika dimasak bersamaan, daun akan menjadi terlalu matang dan lembek. Kondisi tersebut dapat membuat tekstur tumisan menjadi kurang nikmat.

    Untuk mengatasinya, kamu bisa memisahkan antara batang dan daun kangkung sebelum dimasak. Masukkan dan tumis bagian batangnya terlebih dahulu hingga setengah matang. Setelah itu, baru masukkan daunnya agar tingkat kematangannya merata.

  3. 3. Masak dengan api besar

    ilustrasi masak
    ilustrasi masak (magnific.com/senivpetro)

    Jika kamu ingin warna kangkung tetap hijau dan segar, sebaiknya gunakan api besar ketika menumisnya. Suhu panas yang tinggi akan membuat proses pematangan berlangsung lebih cepat. Hal ini sangat penting untuk menjaga kesegaran sayuran.

    Dengan waktu memasak yang singkat, kangkung tidak akan berubah warna menjadi kehitaman. Teknik ini juga membantu mempertahankan tekstur renyah pada kangkung. Jadi, pastikan kompor dalam keadaan api besar sebelum kamu memasukkan kangkung ke dalam wajan.

  4. 4. Jangan terlalu sering diaduk

    ilustrasi masak
    ilustrasi masak (unsplash.com/Chang Duong)

    Ketika menumis kangkung, kamu bisa menutup wajan selama proses memasak. Cara ini bertujuan agar panas di dalam wajan menyebar secara merata. Dengan panas yang merata, kangkung akan menjadi lebih cepat matang.

    Selain menutup wajan, hindari kebiasaan mengaduk kangkung terlalu sering. Terlalu sering diaduk dapat membuat warna kangkung memudar dan tidak lagi segar. Bahkan, teksturnya juga bisa berubah menjadi lembek dan kurang nikmat.

  5. 5. Gunakan sedikit air

    ilustrasi air
    ilustrasi air (freepik.com/freepik)

    Apabila kamu ingin menambahkan air ke dalam tumisan kangkung, cukup gunakan dalam jumlah yang sedikit. Penambahan air yang terlalu banyak akan membuat kangkung terendam dan matang seperti direbus. Hal tersebut sebaiknya kamu hindari agar cita rasa tumisan tetap terjaga.

    Kangkung yang dimasak terlalu lama di dalam banyak air akan menjadi lembek. Selain itu, warnanya juga bisa berubah menjadi kehitaman dan tidak menarik. Oleh karena itu, batasi penggunaan air agar tekstur dan warna kangkung tetap terjaga.

    Menjaga tumis kangkung tetap hijau dan segar kuncinya ada pada pemilihan bahan yang muda dan teknik memasak yang cepat. Kamu cukup memisahkan batang dan daun, menggunakan api besar, serta tidak menambahkan banyak air dan tidak terlalu sering mengaduk. Dengan begitu, tumisan akan tetap renyah, warnanya cantik, dan rasanya lebih nikmat.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team
Agsa Tian
EditorAgsa Tian

Related Articles

See More