Dulu Diremehkan, 5 Makanan Ini Sekarang Memiliki Banyak Penggemar

Seiring berkembangnya zaman, banyak kuliner satu per satu mulai langka. Seiring berkembangnya zaman, terdapat pula beragam kuliner yang dahulu diremehkan tapi kini menjadi kuliner favorit banyak orang.
Seperti lima kuliner Nusantara berikut ini yang dulu dipandang sebelah mata, kini malah diidolakan. Apakah kamu salah satu penggemar kuliner ini?
1.Nasi goreng

Nasi goreng merupakan makanan berasal dari China yang usianya telah berabad-abad. Zaman dulu, banyak orang meremehkan keberadaan nasi goreng.
Pasalnya, sebagian orang memasak nasi goreng dengan menggunakan nasi sisa semalam. Karena itu tak sedikit yang memberi label ‘makanan orang tak mampu’ pada nasi goreng.
Lambat laun, nasi goreng bermetamorfosis menjadi makanan yang dinikmati oleh semua kalangan. Bahkan kini banyak restoran yang menjajakan menu nasi goreng dengan bermacam varian.
2.Seblak

Hampir semua orang kini menggilai kuliner yang identik menggunakan kencur bernama seblak. Bagaimana tidak, seblak di zaman sekarang dinikmati dengan bermacam topping yang keberadaannya menambah nafsu makan.
Sebelum populer seperti sekarang, dulu seblak sering diremehkan karena makanan ini berbahan dasar kerupuk yang mana dianggap bahan makanan murah.
3.Sate kere

Saat pelesiran ke Kota Solo ataupun Yogyakarta, setiap wisatawan selalu menyempatkan untuk menikmati kelezatan dari sate kere yang umumnya dijual dengan harga terjangkau.
Dulu, eksistensi sate kere pernah diremehkan oleh banyak orang. Dalam bahasa Jawa, kere berarti miskin. Terlebih, sete kere dibuat dari daging sisa hasil makanan para penjajah.
4.Olahan ikan asin

Dari sekian banyak kuliner yang ada, ikan asinlah yang dulu memiliki harga murah sehingga banyak orang dengan ekonomi menengah ke bawah yang menikmatinya.
Dulunya diremehkan, kini ikan asin jadi lauk yang paling dicari karena cocok dijodohkan dengan makanan lokal apapun. Bahkan, ikan asin masuk dalam daftar makanan yang disukai oleh Presiden Soekarno lho!
5.Tiwul

Di zaman dulu, singkong pernah masuk ke daftar bahan makanan yang dikonsumsi oleh orang tak mampu. Sedangkan tiwul merupakan makanan pokok pengganti nasi yang terbuat dari singkong. Karena itu, banyak orang meremehkan makanan ini.
Tapi siapa sangka? Makanan yang dulu diremehkan, kini jadi kuliner khas yang diidolakan. Apalagi, tiwul bisa dikonsumsi langsung sebagai makanan ringan atau menikmatinya dengan bermacam lauk enak.
Itu tadi lima kuliner yang dahulu diremehkan, tapi sekarang diidolakan. Kuliner-kuliner di atas memberi pelajaran bagi kita semua untuk tidak meremehkan siapapun. Karena waktu teruslah berubah, bisa jadi esok adalah hari dengan cerita baru untuknya.



















