5 Tips agar Perkedel Garing di Luar dan Gak Menyerap Minyak

- Kentang rebus dingin dan kering untuk tekstur padat
- Peras adonan kentang untuk mengurangi serapan minyak
- Tambahkan putih telur sebagai pengikat alami dan lapisan pelindung
Perkedel yang garing di luar, tapi lembut di dalam, adalah idaman banyak orang. Namun, sering kali kamu dibuat kecewa karena hasilnya justru berminyak dan lembek. Minyak yang terserap ke dalam perkedel secara berlebihan bisa merusak tekstur dan rasa.
Ternyata, ada beberapa rahasia sederhana untuk mengatasi perkedel buatanmu. Coba terapkan beberapa tips agar perkedel garing di luar dan gak menyerap keringat berikut ini. Pasti enak!
1. Gunakan kentang rebus yang sudah dingin dan kering

Kentang yang sudah dingin punya tekstur lebih padat. Proses pendinginan juga membantu pati dalam kentang mengikat lebih baik. Hal ini secara signifikan mengurangi risiko perkedel menyerap minyak saat digoreng.
Selain itu, pastikan kentang benar-benar kering sebelum dihaluskan. Kelembapan berlebih dari kentang akan bertemu dengan minyak panas. Kondisi tersebut memicu cipratan minyak dan membuat perkedel lebih berminyak.
2. Peras adonan kentang dengan kain bersih

Langkah ini bertujuan untuk membuang sisa air berlebih pada adonan. Kandungan air yang minimal sangat penting untuk mengurangi serapan minyak. Adonan yang padat dan kering juga lebih mudah dibentuk.
Setelah diperas, adonan kentang akan menjadi lebih kesat dan kental. Kamu bisa langsung mencampurkannya dengan bumbu dan bahan lain. Hasil akhirnya adalah perkedel yang tidak mudah hancur dan rendah minyak.
3. Tambahkan putih telur ke dalam adonan

Putih telur berfungsi sebagai pengikat alami untuk adonan perkedel. Bahan ini juga menciptakan lapisan pelindung di bagian luar saat digoreng. Lapisan tersebut mencegah minyak meresap terlalu dalam.
Gunakan putih telur secara bertahap sambil mencampur adonan. Aduk hingga semua bahan benar-benar tercampur rata. Tekstur adonan yang tepat akan menghasilkan perkedel dengan kulit yang renyah.
4. Dinginkan adonan perkedel yang sudah dibentuk sebelum digoreng

Proses pendinginan di kulkas mengeraskan permukaan adonan perkedel. Lapisan luar yang keras tidak akan mudah pecah saat bertemu panas minyak. Ini menjadi kunci utama untuk mendapatkan perkedel yang utuh.
Kamu wajib menyimpan adonan yang sudah dibentuk selama minimal 30 menit. Waktu ini cukup untuk menstabilkan bentuk dan suhu adonan. Goreng perkedel segera setelah dikeluarkan dari kulkas untuk hasil maksimal.
5. Goreng dengan minyak banyak dan panas sempurna

Proses menggoreng perkedel harus dengan minyak yang banyak dan pastikan panas merata ke seluruh permukaan. Teknik ini meminimalkan waktu kontak antara perkedel dan minyak. Suhu minyak yang ideal akan langsung membentuk lapisan garing.
Pastikan minyak benar-benar panas sebelum kamu memasukkan perkedel. Ciri minyak siap pakai adalah ketika muncul riak kecil di permukaannya. Goreng perkedel hingga berwarna kecokelatan keemasan secara merata.
Beberapa tips memasak di atas bisa langsung kamu coba di dapur. Jangan lupa, kunci utamanya adalah mengontrol kandungan air dalam adonan dan suhu minyak. Selamat mencoba dan semoga perkedelmu selalu garing sempurna, ya!



















