Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

6 Tips Menyimpan Santan Kelapa biar Segarnya Tahan Lama

6 Tips Menyimpan Santan Kelapa biar Segarnya Tahan Lama
ilustrasi santan kelapa (pexels.com/roberto-muñoz)
Intinya Sih
  • Artikel membahas pentingnya penyimpanan santan kelapa agar tidak cepat basi dan tetap segar untuk berbagai kebutuhan masakan sehari-hari.
  • Dijelaskan beberapa cara efektif seperti menyimpan dalam wadah kedap udara, botol kaca, plastik ziplock, hingga membekukannya di freezer.
  • Terdapat juga metode tambahan dengan mengukus kelapa parut menggunakan sedikit garam sebelum disimpan agar tahan lebih lama hingga seminggu.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Dalam keseharian, santan kelapa sering digunakan dan banyak dicari untuk memasak. Mulai dari masakan berkuah, pembuatan kue, hingga minuman, semuanya bisa menggunakan santan. Tidak heran bila sebagian orang membeli santan kelapa kemasan dalam jumlah banyak untuk stok di rumah.

Namun, permasalahan tentang santan yang basi karena kesalahan penyimpanan masih saja terjadi. Apalagi jika santan sudah terbuka atau hanya digunakan dalam porsi sedikit.

Supaya tetap segar dan gak mudah basi, sebaiknya kamu mengikuti enam tips menyimpan santan kelapa yang benar di bawah ini. Pakai cara ini, dijamin gak khawatir santan basi lagi, deh!

1. Simpan santan dalam wadah kedap udara

ilustrasi wadah makan
ilustrasi wadah makan (unsplash.com/Kim Deachul)

Jika kamu menggunakan kelapa utuh untuk dijadikan santan, sebaiknya setelah kelapa tersebut diparut, bisa langsung dipindahkan ke dalam wadah. Buat dua bagian, yakni santan yang digunakan dan sebagian lain untuk disimpan dalam wadah.

Tidak direkomendasikan menyimpan santan yang terkontaminasi bakteri. Maka dari itu, gunakan sendok atau centong sayur untuk memindahkan kelapa parut atau santan kelapa agar higienitasnya terjaga.

Caranya cukup mudah, yaitu memasukkan kelapa parut secara bertahap ke dalam wadah kedap udara. Simpan dalam tempat sejuk atau lebih aman jika disimpan dalam kulkas agar tetap menjaga kesegarannya. Pakai cara ini, kelapa parut bisa bertahan hingga 1 hari lamanya.

2. Simpan santan dalam freezer

ilustrasi santan kelapa (pixabay.com/Nordwing)
ilustrasi santan kelapa (pixabay.com/Nordwing)

Santan juga bisa dibekukan untuk mempertahankan kualitas rasa dan kesegaran santan. Santan yang sudah disaring bisa dibungkus dalam plastik ukuran porsi kecil. Tuang santan dalam wadah plastik, lalu tutup hingga rapat. Jika disimpan dalam freezer maka santan bisa bertahan sampai 1 bulan.

Santan yang dalam keadaan beku bisa sebaiknya tidak langsung dimasak. Kamu perlu merendamnya dengan air dingin dan tunggu sampai santan mencair. Jika santan yang beku dimasak langsung dalam masakan, tentu rasanya akan sedikit berbeda dan membuat cita rasa masakan tidak begitu sedap.

3. Simpan santan dalam botol kaca

ilustrasi santan kelapa kental
ilustrasi santan kelapa kental (freepik.com/freepik)

Salah satu ciri santan segar adalah memiliki kualitas kekentalan yang konsisten. Beda halnya jika santan tersebut sudah mulai basi, sehingga membuat santan pecah antara tekstur kental dan air. Selain itu, baunya juga tidak sedap dan bisa berdampak buruk terhadap kualitas rasa dan kesehatan makanan.

Tips selanjutnya yang bisa dilakukan untuk menyimpan santan kelapa adalah dengan menyimpannya dalam botol kaca. Botol yang bisa digunakan adalah botol plastik atau botol kaca. Namun, pastikan botol benar-benar bersih dan jangan gunakan botol dari bahan besi.

Setelah santan segar dimasukkan ke dalam wadah botol, selanjutnya adalah menutup rapat dan menyimpan santan dalam kulkas. Santan akan tetap segar hingga seharian.

4. Simpan santan dalam plastik ziplock

ilustrasi kelapa parut
ilustrasi kelapa parut (pixabay.com/jaymanzel)

Selain untuk menyimpan bahan dapur yang kering, plastik ziplock juga bisa dimanfaatkan untuk menyimpan kelapa parut. Ukurannya yang bervariasi bisa digunakan sesuai kebutuhan.

Cara menyimpannya cukup sederhana, yaitu dengan memasukkan kelapa yang sudah diparut ke dalam plastik ziplock. Tutup plastik ziplock hingga rapat atau tidak ada udara luar yang masuk. Kemudian, gunakan punggung pisau untuk meratakan kelapa parut. Letakkan dalam kulkas atau freezer. Tips ini akan membuat santan bertahan hingga 1 bulan.

5. Kukus kelapa parut sampai tanak

ilustrasi proses mengukus
ilustrasi proses mengukus (pixabay.com/scratsmacker)

Cara lain selain disimpan di dalam kulkas adalah dengan menerapkan metode kukus. Caranya adalah memasukkan kelapa parut ke dalam wadah yang bersih. Tambahkan sedikit garam, lalu aduk hingga kelapa parut dan garam tercampur rata.

Sebaiknya gunakan garam halus untuk membuat campuran merata. Panaskan panci pengukus, lalu kukus kelapa parut. Kukus hingga kelapa parut tersebut matang, lalu angkat dan dinginkan. Jika dirasa sudah cukup dingin, kamu bisa juga menyimpannya dalam kulkas. Melalui proses penyimpanan ini, kelapa parut bisa bertahan hingga seminggu.

Itulah lima tips yang bisa kamu coba untuk menyimpan kelapa parut dan santan kelapa agar lebih mudah dan cepat. Buat kamu yang suka bingung menyimpan santan, beberapa tips di atas bisa kamu coba tiru dengan mudah. Semoga berhasil, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Naufal Al Rahman
EditorNaufal Al Rahman
Follow Us

Latest in Food

See More