Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Resep Croffle Teflon Renyah, Gak Perlu Pakai Cetakan!

Resep Croffle Teflon Renyah, Gak Perlu Pakai Cetakan!
ilustrasi croffle teflon (pexels.com/대정 김)

Croffle sempat viral karena berhasil menggabungkan tekstur croissant yang berlapis dengan sensasi renyah ala waffle dalam satu gigitan. Meski terlihat rumit, ternyata croffle tetap bisa dibuat sendiri di rumah hanya dengan bantuan teflon biasa tanpa perlu membeli cetakan waffle khusus.

Penasaran ingin bikin croffle homemade yang renyah dan wangi mentega? Langsung saja simak resep lengkapnya di bawah ini!

Bahan Croffle Teflon

ilustrasi bahan-bahan croffle teflon
ilustrasi bahan-bahan croffle teflon (pexels.com/Backen.de)

Bahan-bahan:

  1. 200 ml susu hangat

  2. 6 gram ragi instan

  3. 3 sdm gula pasir

  4. 290 gram tepung terigu protein tinggi

  5. 1/2 sdt garam

  6. 150 gram mentega suhu ruang

Bahan tambahan:

  1. Gula pasir secukupnya untuk baluran

  2. Mentega secukupnya untuk olesan teflon

Cara Membuat Croffle Teflon

ilustrasi membuat croffle teflon
ilustrasi membuat croffle teflon (pexels.com/Anton Uniqueton)
  1. Tuang susu hangat ke dalam wadah, lalu campurkan ragi instan dan gula pasir. Aduk perlahan sampai gula larut, kemudian diamkan beberapa menit hingga permukaannya mulai berbusa.

  2. Siapkan mangkuk lain, campurkan tepung terigu dan garam sampai merata. Tuang larutan ragi sedikit demi sedikit sambil diaduk menggunakan spatula sampai adonan mulai menyatu.

  3. Pindahkan adonan ke meja kerja, lalu tekan dan lipat adonan selama kurang lebih 5 menit sampai teksturnya terasa lebih elastis dan tidak mudah robek saat ditarik perlahan.

  4. Oles tipis mangkuk menggunakan sedikit minyak agar adonan tidak lengket. Simpan adonan di dalam mangkuk, tutup rapat memakai plastic wrap atau kain bersih, lalu diamkan sekitar satu jam sampai ukurannya mengembang dua kali lipat.

  5. Setelah mengembang, taburi meja dengan sedikit tepung. Gilas adonan membentuk persegi panjang dengan ketebalan sedang supaya lebih mudah saat proses pelapisan mentega.

  6. Ambil mentega suhu ruang, lalu ratakan ke seluruh permukaan adonan menggunakan spatula atau bagian belakang sendok hingga hampir menutup seluruh bagian.

  7. Lipat adonan beberapa kali hingga membentuk lapisan, kemudian bungkus rapat dan simpan di freezer sekitar 45 menit supaya mentega kembali padat dan lapisan adonan lebih stabil.

  8. Keluarkan adonan dari freezer, lalu gilas kembali memanjang. Potong adonan menjadi beberapa segitiga dengan ukuran yang kurang lebih sama agar hasil croffle matang merata.

  9. Ambil satu potongan segitiga, tarik sedikit bagian bawahnya ke samping, lalu gulung perlahan sampai membentuk seperti croissant kecil. Ulangi sampai seluruh adonan habis.

  10. Diamkan adonan sekitar 15–20 menit sampai terlihat sedikit mengembang. Setelah itu, oles permukaannya menggunakan sedikit air lalu balurkan gula pasir di seluruh sisi adonan.

  11. Panaskan teflon dengan api sedang cenderung kecil, kemudian oles tipis permukaannya memakai mentega agar croffle tidak lengket sekaligus memberi aroma lebih wangi.

  12. Letakkan adonan croffle di atas teflon panas, lalu tekan perlahan memakai spatula sampai bentuknya agak pipih menyerupai waffle. Panggang sambil sesekali dibalik sampai kedua sisinya berubah cokelat keemasan dan permukaannya terasa renyah.

  13. Angkat croffle yang sudah matang, lalu sajikan dengan tambahan gula halus, madu, saus cokelat, atau topping favorit sesuai selera.

Tips Membuat Croffle Teflon

ilustrasi croffle teflon
ilustrasi croffle teflon (pexels.com/Alfredo Marco Pradil)
  1. Mentega yang terlalu lembek biasanya lebih mudah keluar dari sela adonan saat digilas, akibatnya lapisan croffle jadi padat seperti roti biasa dan tidak muncul efek berongga khas pastry. Kalau mentega mulai meleleh di work bench simpan dulu adonan beberapa menit di kulkas sebelum lanjut dibentuk.

  2. Permukaan croffle yang pucat dan kurang garing sering terjadi karena gula baluran terlalu sedikit atau tidak menempel rata di sisi adonan. Pastikan seluruh bagian luar terkena lapisan gula tipis supaya muncul efek karamel ringan yang membuat bagian luar terasa lebih crunchy ketika digigit.

  3. Adonan yang terlalu tebal saat dibentuk biasanya membuat bagian tengah terasa berat dan kurang berongga setelah matang. Saat menggulung bentuk segitiga, jangan terlalu rapat karena adonan masih akan mengembang dan membutuhkan ruang agar lapisannya terbentuk jelas.

  4. Teflon yang permukaannya sudah banyak goresan bisa membuat mentega cepat menghitam dan meninggalkan rasa pahit pada croffle. Gunakan teflon yang permukaannya masih mulus supaya warna croffle berubah cokelat merata tanpa muncul bercak gosong di beberapa bagian.

  5. Jika ingin hasil lebih crunchy, taburkan sedikit gula tambahan pada permukaan teflon menjelang croffle matang agar terbentuk lapisan karamel tipis di bagian luar.

  6. Hindari menumpuk croffle yang baru matang karena uap panas bisa membuat permukaannya melempem dan kehilangan kerenyahannya.

Croffle teflon bisa jadi solusi buat yang ingin menikmati camilan ala kafe tanpa perlu alat khusus di rumah. Teksturnya tetap renyah di luar dengan bagian dalam yang lembut dan berlapis meski hanya dipanggang memakai teflon biasa. Yuk, coba bikin croffle homemade sendiri dan kreasikan topping favorit supaya rasanya makin spesial!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febrianti Diah Kusumaningrum
EditorFebrianti Diah Kusumaningrum
Follow Us

Related Articles

See More

Resep Es Krim ala IKEA yang Lembut dan Manisnya Pas

13 Mei 2026, 17:02 WIBFood