Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Camilan yang Wajib Disiapkan sebelum Naik Pesawat, biar Gak Kelaparan
Potret beragam jenis produk camilan (pexels.com/Erik Mclean)
  • Membawa camilan dalam tas jinjing membantu mengatasi rasa lapar saat penerbangan tertunda, ketika gerai bandara padat atau tutup, dan makanan maskapai tidak sesuai selera.

  • Biskuit gandum, energy bar atau granola bar, serta kacang panggang tanpa garam berlebih direkomendasikan karena praktis, mengenyangkan, dan membantu menjaga energi selama menunggu.

  • Buah kering atau buah segar padat dalam wadah tertutup, serta dark chocolate ukuran kecil, bisa dibawa dengan memperhatikan aroma buah dan aturan negara tujuan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Sebelum naik pesawat, ada banyak persiapan yang perlu kamu lakukan. Terutama jika hendak menempuh perjalanan panjang. Salah satunya adalah membawa bekal berupa camilan atau makanan ringan dalam jumlah yang cukup.

Meski maskapai penerbangan menyediakan layanan in-flight meals, ada banyak situasi tak terduga yang bisa terjadi di bandara. Misalnya penundaan jadwal terbang (flight delay) berjam-jam akibat cuaca buruk atau masalah operasional.

Dalam kondisi tersebut, kedai makanan di dalam terminal atau boarding gate sering kali padat atau bahkan tutup saat penerbangan malam hari. Kompensasi makanan ringan dari pesawat pun belum tentu sesuai dengan selera kamu.

Membawa makanan ringan sendiri di dalam tas atau hand carry bisa menjadi penyelamat agar kamu tidak kelaparan saat tertahan di sana. Penasaran apa saja camilan yang wajib kamu kantongi sebelum masuk ke dalam pesawat? Simak rekomendasinya berikut ini!

1. Biskuit gandum

Potret biskuit gandum (pexels.com/Food Story)

Rekomendasi camilan yang pertama adalah biskuit gandum. Sajian ini mengandung serat yang cukup tinggi dan sangat efektif untuk memberikan rasa kenyang lebih lama di perut.

Sebelum naik pesawat atau saat menunggu di boarding gate, siapkan dua atau tiga keping biskuit gandum. Selain itu, membawa air putih secukupnya untuk menjaga pasokan energimu.

Tekstur biskuit yang padat dan cenderung kering membuatnya sangat aman disimpan tanpa risiko bocor atau merusak barang bawaan lain. Makanan ini juga tidak menghasilkan aroma menyengat yang berpotensi mengganggu kenyamanan penumpang lain di dekatmu.

2. Energy bar atau granola bar

Potret granola bar (pexels.com/Towfiqu barbhuiya)

Energy bar merupakan sajian yang terbuat dari oat, kacang-kacangan, dan buah kering. Ini bisa menjadi alternatif camilan ringan sebelum naik pesawat. Bentuknya yang ringkas dan kemasannya yang simpel membuat camilan ini mudah diselipkan di dalam saku jaket atau kompartemen tas tanpa memakan banyak ruang.

Sebatang energy bar dapat memberikan kalori tambahan agar tubuh tidak merasa lemas. Selain itu, kandungan karbohidrat kompleks dan protein di dalamnya bisa bantu memulihkan stamina dan bertahan lama di dalam perut.

3. Buah kering atau buah segar potong

Potret buah-buahan kering (magnific.com/azerbaijan-stockers)

Buah-buahan kering, seperti kismis, kurma, aprikot, atau apel, merupakan sajian tinggi nutrisi yang cenderung aman dimakan sebelum terbang. Selain itu, kaya akan gula alami yang mampu menjaga kadar gula darah tetap stabil. Terutama saat kamu mulai merasa letih dan jenuh menunggu penerbangan.

Kalau kurang suka buah kering, kamu bisa membawa buah segar. Untuk jenis buah, sebaiknya pilih yang bertekstur padat atau tidak mudah hancur seperti apel, anggur, melon, dan sebagainya. Masukkan buah-buahan tersebut ke dalam wadah tertutup rapat dan sudah dalam keadaan dipotong agar memudahkanmu saat hendak menyantapnya.

Hindari membawa buah dengan aroma menyengat, seperti durian, nangka, atau cempedak. Karena ada larangan membawanya masuk ke dalam area kabin pesawat.

Kalau bepergian ke luar negeri, kamu juga harus memperhatikan regulasi atau aturan membawa buah-buahan segar Sebab, ada negara yang melarang keras siapa pun masuk ke sana dengan membawa buah-buahan segar, seperti Australia dan Selandia Baru.

4. Dark chocolate

Potret dark chocolate (pexels.com/Vie Studio)

Dark chocolate atau cokelat hitam cocok menjadi camilan saat bepergian. Jika penerbangan mengalami delay panjang, kandungan magnesium serta antioksidan di dalamnya dapat membantu menenangkan pikiran, meredakan kecemasan, dan memperbaiki mood.

Selain efek relaksasi, cokelat hitam juga bantu memberikan energi yang aman bagi tubuh. Pastikan kamu memilih kemasan cokelat bite-sized yang mudah dikonsumsi dalam sekali gigit agar tidak meleleh dan mengotori tangan.

5. Kacang-kacangan

Potret kacang-kacangan (pexels.com/Joel Camelot)

Kacang-kacangan, seperti almond, mete, atau kacang tanah cocok menjadi camilan praktis yang wajib masuk dalam tas jinjingmu. Kandungan protein tinggi, lemak sehat, dan serat alami di dalam kacang-kacangan dapat membantu menahan lebih lama. Makanan ini juga mudah disimpan tanpa perlu khawatir mengotori isi tas.

Pilihlah jenis kacang yang diproses dengan cara dipanggang (roasted) tanpa tambahan garam atau minyak berlebih. Hal ini bertujuan agar tidak memicu rasa haus berkepanjangan saat menunggu di area gerbang keberangkatan. Cukup konsumsi segenggam kacang, energi dan stamina tubuhmu akan tetap terjaga segar.

Demikian rekomendasi camilan yang bisa kamu bawa sebelum naik pesawat. Pilihannya cukup beragam dan mudah dibawa. Kamu mau bawa camilan yang mana?

Curated For You

Editorial Team

Related Article