10 Pengganti Bahan Pengawet yang Alami, Lebih Aman dan Sehat

Bahan pengawet kerap dibutuhkan untuk membuat makanan jadi lebih tahan lama. Namun, kebanyakan pengawet terbuat dari bahan-bahan kimia yang gak sehat.
Ada beberapa alternatif pengawet makanan alami yang bisa dipilih. Dirangkum dari berbagai sumber, simak 10 bahan pengawet alami yang lebih aman dan sehat berikut ini.
1. Bawang putih berkhasiat sebagai antivirus yang dapat melawan bakteri pada makanan. Tambahkan bawang putih ke dalam sup, saus, atau makanan lainnya supaya segar lebih lama

2. Cuka terbuat dari fermentasi gula dan larutan air, sehingga berfungsi sebagai pengawet alami. Asam asetatnya akan membunuh mikroba dan menghambat pembusukan makanan

3. Lemon mengandung asam sitrat alami dan dinilai sebagai pengawet yang sangat baik. Kamu bisa menggunakan air lemon pada daging untuk mencegah makanan membusuk

4. Selain memberikan rasa, gula pasir bisa jadi pengawet alami. Gula akan menyerap air yang dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri. Jadi, makanan akan terjaga dalam waktu lebih lama

5. Garam merupakan pengawet efektif untuk berbagai makanan. Bahan ini dapat menyerap kelembaban yang membuat bakteri tumbuh, sehingga makanan jadi lebih awet

6. Cabai rawit menjadi antimikroba terkuat terhadap jamur dan bakteri. Bahan ini dianggap sebagai alternatif pengawet kimiawi dalam industri makanan

7. Madu alami merupakan makanan yang gak bisa basi. Makanan ini mengandung konsentrasi gula yang tinggi, sehingga menghambat pertumbuhan bakteri

8. Minyak rosemary mengandung antioksidan dan antimikroba. Bahan ini telah terbukti dapat mengawetkan daging dan mencegah bau tengik pada makanan berlemak

9. Belimbing wuluh mengandung asam yang berfungsi sebagai antimikroba. Belimbing jenis ini dapat menekan pertumbuhan bakteri pada ikan teri asin

10. Cengkih mengandung asam benzoat alami yang mencegah pertumbuhan bakteri. Rempah ini bisa mengawetkan roti manis hingga delapan hari, lho

Bahan-bahan tersebut bisa jadi pilihan yang tepat untuk menjaga makanan tetap segar tanpa tambahan pengawet. Apakah kamu pernah menggunakan salah satu bahan di atas? Tulis di kolom komentar ya!