Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Tips Membawa Bekal untuk Buka Puasa agar Tetap Segar dan Tidak Ribet

5 Tips Membawa Bekal untuk Buka Puasa agar Tetap Segar dan Tidak Ribet
ilustrasi bekal (vecteezy.com/Ratri Viandhinie Gatta)
Intinya Sih
  • Pilih menu bekal yang tahan lama dan tidak mudah basi agar tetap enak saat berbuka.

  • Gunakan wadah kedap udara dan simpan makanan di kulkas sebelum berangkat.

  • Bawa takjil praktis serta alat makan agar buka puasa lebih nyaman di mana saja.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Buka puasa itu momen yang sangat ditunggu-tunggu selama Ramadan. Namun, tidak semua orang bisa selalu buka puasa di rumah. Ada yang masih di kantor, di jalan, di kampus, atau bahkan sedang dalam perjalanan jauh. Nah, di sinilah pentingnya membawa bekal untuk buka puasa agar tetap bisa berbuka tepat waktu, sehat, hemat, dan sesuai selera.

Masalahnya, tidak semua makanan cocok dibawa seharian. Salah pilih menu atau cara simpan bisa-bisa bikin makanan basi, lembek, atau tidak enak lagi waktu berbuka tiba. Agar tidak zonk, ini tips membawa bekal untuk buka puasa yang praktis dan tetap nikmat saat disantap!

1. Pilih menu yang tahan lama

ilustrasi sayap ayam goreng
ilustrasi sayap ayam goreng (unsplash.com/Keriliwi)

Hal pertama yang perlu diperhatikan adalah jenis makanannya. Hindari lauk yang mudah basi, seperti santan kental atau makanan berkuah yang mudah tumpah. Lebih aman pilih:

  • ayam goreng,
  • telur dadar atau telur ceplok matang sempurna,
  • tahu dan tempe goreng,
  • nasi dengan lauk kering seperti abon.

Kalau ingin bawa takjil, kurma tentu jadi pilihan aman. Selain praktis, kurma juga memang dianjurkan dalam tradisi berbuka puasa karena cepat mengembalikan energi. Kalau ingin membawa makanan lain, kamu bisa pilih roti, buah, keripik, atau jajanan pasar kering.

2. Gunakan wadah kedap udara

ilustrasi wadah kedap udara
ilustrasi wadah kedap udara (vecteezy.com/Towfiqu ahamed barbhuiya)

Investasi di kotak makan yang bagus itu penting sekali. Pilih wadah:

  • kedap udara,
  • tidak mudah bocor,
  • terpisah antara nasi dan lauk.

Kalau memungkinkan, gunakan kotak makan dengan sekat agar makanan tidak tercampur dan tetap rapi. Untuk minuman atau kolak, pastikan pakai botol atau wadah yang benar-benar antibocor. Kalau kamu sering buka puasa di kantor, punya tas khusus bekal dengan lapisan termal juga sangat membantu menjaga suhu makanan.

3. Simpan di kulkas sebelum berangkat

ilustrasi menyimpan makanan di dalam kulkas
ilustrasi menyimpan makanan di dalam kulkas (unsplash.com/Ello)

Kalau bekal disiapkan sejak pagi atau bahkan malam sebelumnya, simpan dulu di kulkas supaya tetap segar. Suhu dingin membantu memperlambat pertumbuhan bakteri. Apalagi kalau kamu berangkat pagi dan baru berbuka sekitar pukul 6 sore, itu berarti makanan berada pada suhu ruang cukup lama. Tips kecil, tapi penting, jangan langsung menutup makanan saat masih panas. Biarkan uap panasnya hilang dulu agar tidak cepat basi.

4. Bawa takjil yang praktis dan tidak mudah tumpah

ilustrasi jajanan pasar
ilustrasi jajanan pasar (vecteezy.com/Roy Anditya Kusworo)

Takjil itu penting sekali untuk mengawali buka puasa. Namun, jangan sampai malah bikin ribet. Beberapa ide takjil praktis yang bisa kamu bawa untuk bekal:

  • kurma,
  • puding cup kecil,
  • buah potong dalam wadah tertutup,
  • roti isi,
  • kacang rebus kering.

Hindari kolak atau es campur kalau tidak yakin wadahnya aman. Selain berat, risiko bocor juga tinggi. Kalau kamu ingin berbuka dengan sirop, bawa dalam botol kecil, lalu campur dengan air saat sudah waktunya berbuka.

5. Jangan lupa alat makan dan tisu

ilustrasi peralatan makan sekali pakai
ilustrasi peralatan makan sekali pakai (freepik.com/pvproductions)

Ini kelihatannya sepele, tapi sering kejadian. Sudah bawa makanan enak, eh, lupa sendoknya. Pastikan kamu tidak lupa membawa alat makan:

  • sendok/garpu,
  • tisu kering atau tisu basah,
  • botol minum,
  • kantong plastik cadangan.

Hal kecil seperti ini bikin momen buka puasa jadi lebih nyaman.

Membawa bekal untuk buka puasa sebenarnya bukan hal yang ribet kalau sudah terbiasa. Justru ini bisa jadi solusi hemat selama Ramadan, apalagi kalau kamu sering berbuka di luar rumah. Selain itu, kamu juga bisa lebih mengontrol kualitas makanan yang masuk ke tubuh. Itu lebih sehat, lebih bersih, dan tentu saja sesuai selera sendiri. Kalau lagi sering buka puasa di luar, kamu tim masak sendiri atau beli di jalan, nih?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Yudha ‎
EditorYudha ‎
Follow Us

Latest in Food

See More