ilustrasi masak ayam goreng (magnific.com/muhammad.abdullah)
Alasan lain maizena sering dipakai adalah karena bahan ini hampir gak memiliki rasa yang kuat. Artinya, kamu bisa memanfaatkannya untuk mengubah tekstur makanan tanpa khawatir rasa utama kue atau isian buah menjadi tertutup. Karakter seperti ini tentu menguntungkan ketika kamu ingin mempertahankan rasa dari bahan utama. Kamu bisa mendapatkan fungsi dari maizena tanpa harus menambahkan rasa baru yang terlalu menonjol.
Namun, cara mencampurkannya juga perlu diperhatikan, terutama ketika digunakan untuk mengentalkan cairan. Maizena sebaiknya dicampur terlebih dahulu dengan sedikit cairan dingin hingga menjadi larutan atau slurry sebelum dimasukkan ke dalam campuran. Cara tersebut membantu maizena tersebar lebih merata dan mengurangi risiko terbentuknya gumpalan ketika terkena panas. Jadi, jangan langsung memasukkan banyak maizena ke dalam campuran yang sudah panas kalau kamu ingin mendapatkan tekstur yang mulus.
Ternyata tepung maizena punya fungsi yang cukup banyak ketika digunakan untuk membuat kue maupun gorengan. Mulai dari membantu menghasilkan tekstur kue yang lembut, mengentalkan isian, sampai membuat lapisan gorengan terasa lebih renyah. Sifatnya yang hampir gak berasa juga membuat maizena bisa digunakan tanpa mengganggu cita rasa utama makanan. Jadi, gak heran kalau bahan ini sering menjadi salah satu stok wajib di dapur.
Meski begitu, penggunaan maizena tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan resep. Terlalu banyak maizena pada coating gorengan, misalnya, justru bisa membuat lapisannya terasa gummy dan kurang renyah. Dengan takaran serta cara penggunaan yang tepat, kamu bisa memanfaatkan maizena untuk membantu mendapatkan tekstur makanan yang lebih sesuai dengan keinginan.