Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kata Pakar, Ini 10 Trik Jitu Mengemas Bento yang Sehat & Memikat

Kata Pakar, Ini 10 Trik Jitu Mengemas Bento yang Sehat & Memikat
littlemissbentoblog.com
Share Article

Meramu bekal makan siang khas Jepang ini ternyata tak sekadar menaruh nasi dan lauk beragam warna ke dalam sebuah wadah, lho. Pasalnya, dilansir dari Basic Tokyo, dalam mengemas tampilan bento yang menarik, beberapa trik berikut juga patut dipatuhi supaya kualitas makanan tetap terjaga.

  1. 1. Gunakanlah minyak sayur

    en.bentoandco.com
    en.bentoandco.com

    Misalnya, minyak wijen atau minyak zaitun. Sebab minyak hewani seperti mentega justru berpotensi akan mengeras saat sudah dingin. Kendati demikian, penggunaan mentega dalam kadar rendah sebagai penambah rasa pada makanan, masih dapat ditolerir, kok.

  2. 2. Bumbuilah lebih banyak

    laughingsquid.com
    laughingsquid.com

    Citarasa Bento harus tetap kuat walaupun akan dimakan beberapa jam kemudian. Untuk menyiasatinya, berilah lebih banyak takaran bumbu saat memasak menu tersebut. Terutama garam, untuk mempertegas rasa gurih pada hidangan.

  3. 3. Tambahkanlah bumbu aromatik

    demilked.com
    demilked.com

    Selain bumbu utama, penambahan bumbu aromatik ternyata dapat membuat Bento menjadi lebih sedap. Misalnya, jahe, bawang putih, bubuk kari, wijen, hingga mustard.

  4. 4. Masaklah hingga matang

    jpvisitor.com
    jpvisitor.com

    Tujuannya, kualitas makanan tak menurun saat dimakan beberapa jam kemudian dalam keadaan sudah dingin. Contohnya, masaklah daging hingga matang sempurna supaya terhindar dari keracunan makanan.

  5. 5. Keringkanlah sisa air

    justonecookbook.com
    justonecookbook.com

    Cairan dapat menurunkan kualitas makanan dengan cepat, lho. Alhasil, bento menjadi basi atau berbau. Hal ini berlaku pula pada sayuran segar, tiriskanlah terlebih dahulu setelah dicuci bersih. Jika perlu, lap juga dengan tisu dapur untuk mengeringkan sisa-sisa airnya.

  6. 6. Bersihkanlah kelebihan minyak

    herworld.com
    herworld.com

    Saat menggoreng makanan dalam minyak yang banyak, makanan tersebut dapat lengket atau liat saat minyaknya tertinggal. Oleh sebab itu, sebelum dikemas ke dalam wadah bento, taruhlah makanan tersebut di tisu dapur untuk menyerap kelebihan minyaknya.

  7. 7. Biarkanlah hingga dingin

    littlemissbentoblog.com
    littlemissbentoblog.com

    Jangan membungkus makanan selagi panas-panasnya, baik itu nasi ataupun beragam jenis lauk-pauk. Pasalnya, uap panas yang tertinggal dapat membuat hidangan menjadi bau dan basi saat disantap nanti, lho.

  8. 8. Hiaslah dengan aneka warna

    estrilook.com
    estrilook.com

    Bento dikenal akan warna-warninya yang atraktif, maka berkreasilah. Misalnya, putih dari nasi. Hitam atau cokelat dari wijen, rumput laut, daging, dan lainnya. Lalu, merah dan oranye dari tomat, salmon, dan wortel. Kemudian, hijau dari brokoli, sayuran daun, dan bayam. Hingga kuning dari telur, labu, jagung, atau paprika.

  9. 9. Susunlah sesuai urutan

    parenting.com
    parenting.com

    Ini bertujuan supaya menu tak saling tumpang tindih saat wadah bento dibuka untuk disantap. Mulailah dari nasi, lalu makanan dengan bentuk tak dapat diubah, makanan yang terdiri dari beberapa potongan (bentuk yang lebih fleksibel), hingga makanan berukuran kecil untuk mengisi celah kosong di wadah bento.

  10. 10. Siasatilah pengaruh suhu di luar

    piensaenchic.com
    piensaenchic.com

    Terutama saat musim panas, orang-orang Jepang turut menaruh umeboshi atau acar plum ke dalam wadah bento untuk mencegah makanan tak cepat basi. Cara lainnya, mengelap wadah Bento dengan cuka sebelum menyusun makanan ke dalamnya. Ataupun, menaruh Bento dengan ice pack untuk menjaganya tetap dingin selama beberapa waktu.

    Wah, ternyata mengemas bento tak sederhana, ya!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More