Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Resep Beef Wellington dari Daging Kurban, Rasa Bintang Lima!
ilustrasi beef wellington (unsplash.com/Loija Nguyen)
  • Artikel mengajak pembaca memanfaatkan daging kurban Idul Adha untuk membuat hidangan bergaya Barat, yaitu beef wellington yang terkenal dengan cita rasa mewah dan tampilan elegan.
  • Resep mencakup langkah detail mulai dari membumbui dan memanggang daging, menyiapkan isian jamur duxelles, hingga membungkusnya dengan puff pastry dan memanggang hingga keemasan.
  • Diberikan tips penting seperti menjaga kelembapan daging, memastikan isian jamur kering, serta mendinginkan sebelum dibungkus agar hasil akhir renyah, juicy, dan berpenampilan cantik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Idul Adha bisa menjadi waktu yang pas untuk mencoba olahan daging sapi yang berbeda dari biasanya. Selain rendang, sate, atau semur, hidangan bergaya Barat juga menarik untuk dicoba di rumah. Dengan resep yang tepat, daging sapi bisa menjadi hidangan istimewa yang cocok disajikan untuk keluarga.

Salah satu ide yang menarik adalah beef wellington. Menu ini terkenal dengan kombinasi daging empuk, isian jamur yang gurih, dan pastry yang renyah di bagian luar. Yuk, coba resep ini agar olahan daging kurban terasa lebih spesial dan berkelas.

Bahan-bahan

ilustrasi daging sapi has dalam (magnific.com/mdjaff)

Bahan utama:

  1. 800 gram–1 kg daging sapi has dalam utuh

  2. 500 gram puff pastry siap pakai

  3. 1 kuning telur, kocok lepas untuk olesan

  4. 2 sdm minyak goreng

  5. 1 sdt garam

  6. 1 sdt merica hitam bubuk

Bahan duxelles jamur:

  1. 400 gram jamur kancing, cincang sangat halus

  2. 4 siung bawang putih, cincang halus

  3. 1 buah bawang bombai kecil, cincang halus

  4. 2 sdm mentega

  5. ½ sdt garam

  6. ½ sdt merica bubuk

Bahan olesan:

  1. 2 sdm mustard Dijon atau mustard kuning

  2. 1 sdt madu

Cara membuat

ilustrasi memanggang daging (unsplash.com/Olivier Amyot)

  1. Keringkan daging sapi, lalu bumbui dengan garam dan merica hingga merata.

  2. Panaskan wajan dengan api besar. Panggang seluruh sisi daging selama sekitar 1 menit per sisi hingga kecokelatan, lalu angkat.

  3. Olesi seluruh permukaan daging dengan campuran mustard dan madu. Sisihkan.

  4. Lelehkan mentega, lalu tumis bawang bombai dan bawang putih hingga harum. Masukkan jamur cincang, kemudian masak hingga cairannya habis dan teksturnya kering. Angkat dan dinginkan.

  5. Bentangkan puff pastry, lalu ratakan tumisan jamur di bagian tengah sesuai ukuran daging.

  6. Letakkan daging di atas lapisan jamur, kemudian bungkus rapat dengan puff pastry. Rapikan sambungan pastry pada bagian bawah.

  7. Pindahkan ke loyang yang telah dialasi kertas roti. Oleskan kuning telur ke seluruh permukaan pastry dan buat beberapa goresan tipis di bagian atasnya.

  8. Panggang dalam oven bersuhu 200°C selama 25–30 menit hingga pastry mengembang dan berwarna keemasan.

  9. Keluarkan dari oven, diamkan selama 5–10 menit, lalu potong dan sajikan selagi hangat.

Tips membuat

ilustrasi memotong beef wellington (unsplash.com/Cliffer Rebelo)

  1. Gunakan daging has dalam yang ketebalannya merata agar tingkat kematangannya lebih konsisten.

  2. Panggang permukaan daging terlebih dahulu untuk membantu menjaga kelembapan saat proses pemanggangan.

  3. Pastikan isian jamur tidak terlalu basah agar puff pastry tetap renyah.

  4. Dinginkan isian sebelum digunakan supaya pastry tidak mudah lembek.

  5. Oleskan kuning telur secara merata agar warna pastry lebih cantik setelah matang.

  6. Panggang hingga permukaannya berwarna keemasan untuk mendapatkan tekstur yang renyah maksimal.

  7. Diamkan beberapa menit sebelum dipotong agar hasil irisan lebih rapi dan daging tetap juicy.

Beef wellington bisa menjadi ide menarik jika kamu ingin menyajikan olahan daging kurban yang berbeda. Perpaduan pastry renyah dan daging yang lembut membuat hidangan ini terasa lebih mewah. Coba resep ini di rumah agar daging kurban bisa berubah menjadi hidangan spesial yang lezat dan menggugah selera.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article