ilustrasi ayam geprek (unsplash.com/Erlia Abdul Hak)
Kunci utama agar sambal bawang bisa awet bertengger di dapur ada pada penggunaan minyak yang melimpah dan teknik memasak yang tepat. Kamu perlu memanaskan minyak hingga matang sebelum dipakai untuk menumis, serta memastikan sambal berbasis minyak (oil-based) agar terlindungi dari kontak udara langsung. Trik khususnya, tambahkan sedikit air saat menumis lalu masak menggunakan api kecil agar cabai dan bawang matang lunak secara perlahan tanpa menjadi gosong atau kelewatan kering.
Nah, proses melunakkan bahan juga cukup krusial karena bertujuan menguapkan seluruh kandungan air hingga benar-benar menyusut habis dan tersisa minyaknya saja. Semakin minim kandungan air di dalam sambal, maka sambal akan makin awet dan tahan lama secara alami tanpa perlu bahan pengawet. Dan setelah matang sempurna, biarkan sambal dingin terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke dalam wadah kaca atau plastik food grade yang bersih, kering, dan tertutup rapat.
Langkah terakhir yang gak kalah penting adalah menjaga kebersihan saat kamu akan menyantapnya sehari-hari. Selalu gunakan sendok yang bersih dan kering setiap kali mengambil sambal agar gak ada tetesan air bawaan yang memicu munculnya jamur. Kalau mau makin awet hingga berminggu-minggu, amankan wadahnya di dalam kulkas atau bagi ke dalam beberapa wadah kecil supaya gak terpapar udara luar saat dibuka.
Yuk, segera coba sendiri resep sambal geprek bawang ini dan nikmati dengan lauk kesukaanmu. Gak perlu beli di luar apalagi sampai merogoh kocek terlalu dalam karena sambal buatanmu pun gak kalah lezatnya. Selamat mencoba!