Ilustrasi wanita joging di taman (pexels.com/cottonbro studio)
Kalau tujuanmu meningkatkan kebugaran jantung dan membuat aktivitas berjalan terasa seperti latihan, brisk walking punya keunggulan. Intensitas yang lebih tinggi membuat tubuh menerima rangsangan latihan yang lebih besar dibandingkan jalan santai. Kuncinya bukan sekadar mempercepat kaki, tetapi menemukan tempo yang terasa menantang tanpa membuatmu kehilangan kendali.
Namun, jalan kaki biasa tetap punya tempatnya sendiri. Untuk aktivitas harian, pemulihan aktif, atau membangun kebiasaan bergerak, tempo santai justru sangat berguna. Jadi, gak perlu memilih salah satu secara mutlak karena kombinasi keduanya bisa membuat rutinitas berjalan lebih fleksibel.
Jalan kaki biasa dan brisk walking sama-sama bermanfaat, tetapi memberikan tingkat tantangan yang berbeda. Jika ingin meningkatkan intensitas, brisk walking lebih unggul, sedangkan jalan santai lebih mudah dipertahankan secara konsisten. Pada akhirnya, jalan kaki yang rutin dilakukan jauh lebih berarti daripada olahraga berat yang hanya sesekali dilakukan.