Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Makanan yang Sebaiknya Dikonsumsi Setelah Donor Darah
ilustrasi donor darah (pexels.com/Manuel Camacho-Navarro)
  • Donor darah menyebabkan tubuh kehilangan sekitar 350–450 ml darah, sehingga diperlukan asupan nutrisi untuk membantu pemulihan dan pembentukan sel darah merah baru.
  • Lima makanan penting setelah donor darah meliputi daging merah, sayuran hijau, buah kaya vitamin C, telur, serta kacang-kacangan yang mendukung penyerapan zat besi dan regenerasi sel.
  • Kombinasi makanan bergizi dengan cukup cairan membantu mempercepat pemulihan tubuh, menjaga kadar hemoglobin, serta mengembalikan energi agar pendonor bisa kembali beraktivitas normal.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Donor darah merupakan salah satu tindakan kemanusiaan yang dapat membantu menyelamatkan nyawa orang lain. Dalam satu kali donor, tubuh akan kehilangan sekitar 350–450 ml darah, tergantung berat badan dan jenis donor yang dilakukan. Meski tubuh mampu mengganti darah yang hilang secara alami, proses pemulihan tetap membutuhkan asupan nutrisi yang cukup.

Karena itu, penting bagi pendonor untuk memperhatikan makanan yang dikonsumsi setelah donor darah. Nutrisi tertentu dapat membantu tubuh memproduksi sel darah merah baru, menjaga kadar hemoglobin, serta mengembalikan energi yang berkurang setelah proses donor. Berikut lima makanan yang sebaiknya dikonsumsi setelah donor darah agar tubuh lebih cepat pulih.

1. Daging merah

ilustrasi daging sapi mentah (pexels.com/Javon Swaby)

Daging merah seperti daging sapi merupakan salah satu sumber zat besi terbaik yang mudah diserap tubuh. Setelah donor darah, tubuh membutuhkan zat besi untuk membantu pembentukan hemoglobin, yaitu protein dalam sel darah merah yang berfungsi mengangkut oksigen ke seluruh tubuh.

Mengonsumsi daging merah dalam jumlah yang wajar dapat membantu mengembalikan cadangan zat besi yang berkurang setelah donor. Selain itu, daging merah juga mengandung protein berkualitas tinggi yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki jaringan dan mendukung proses regenerasi sel darah.

2. Sayuran hijau

potret sayur bayam (pexels.com/Jacqueline Howell)

Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan brokoli kaya akan zat besi, asam folat, serta berbagai vitamin dan mineral penting lainnya. Nutrisi tersebut berperan dalam pembentukan sel darah merah baru sehingga sangat baik dikonsumsi setelah donor darah.

Meski zat besi dari sayuran tidak diserap sebaik zat besi dari sumber hewani, kandungannya tetap memberikan manfaat bagi tubuh. Agar penyerapannya lebih optimal, kamu bisa mengonsumsi sayuran hijau bersama makanan yang mengandung vitamin C, seperti jeruk atau tomat.

3. Buah-buahan kaya vitamin C

ilustrasi memotong stroberi (pexels.com/Danik Prihodko)

Setelah donor darah, tubuh memerlukan bantuan untuk menyerap zat besi secara lebih efektif. Di sinilah peran vitamin C menjadi penting. Buah-buahan seperti jeruk, kiwi, stroberi, jambu biji, dan pepaya merupakan sumber vitamin C yang baik untuk mendukung proses tersebut.

Selain membantu penyerapan zat besi, vitamin C juga berperan sebagai antioksidan yang membantu menjaga daya tahan tubuh. Mengonsumsi buah-buahan segar setelah donor darah dapat membantu tubuh tetap bugar dan mempercepat proses pemulihan.

4. Telur

ilustrasi semangkuk telur (unsplash.com/Louis Hansel)

Telur merupakan sumber protein yang praktis dan mudah ditemukan. Selain protein, telur juga mengandung vitamin B12, zat besi, dan berbagai nutrisi lain yang mendukung pembentukan sel darah merah.

Setelah donor darah, tubuh membutuhkan bahan baku untuk mengganti sel-sel darah yang hilang. Kandungan nutrisi dalam telur dapat membantu memenuhi kebutuhan tersebut sekaligus memberikan energi tambahan agar tubuh tidak mudah lemas setelah melakukan donor.

5. Kacang-kacangan

potret jenis kacang-kacangan (pexels.com/Marta Branco)

Kacang-kacangan seperti kacang merah, kacang hijau, almond, dan kacang kedelai mengandung zat besi, protein, serta berbagai mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Makanan ini dapat menjadi pilihan yang baik, terutama bagi pendonor yang menjalani pola makan vegetarian atau mengurangi konsumsi produk hewani.

Selain membantu memenuhi kebutuhan zat besi, kacang-kacangan juga mengandung serat yang baik untuk kesehatan pencernaan. Konsumsi kacang-kacangan secara seimbang setelah donor darah dapat membantu tubuh mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk proses pemulihan.

Setelah donor darah, tubuh memerlukan waktu untuk mengganti cairan dan sel darah yang hilang. Oleh karena itu, penting untuk mengonsumsi makanan bergizi yang kaya zat besi, protein, vitamin, dan mineral. Dengan memilih makanan yang tepat serta tetap menjaga asupan cairan, tubuh dapat pulih lebih cepat sehingga kamu bisa kembali beraktivitas dengan nyaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article