ilustrasi sepatu (magnific.com/wayhomestudio)
Karena slow jogging dilakukan dengan tempo ringan, bukan berarti perlengkapan dan tempat olahraga bisa dipilih sembarangan. Permukaan yang nyaman dan sepatu yang sesuai aktivitas dapat membantu membuat sesi olahraga terasa lebih aman dan menyenangkan. Kamu tidak perlu langsung membeli perlengkapan olahraga yang mahal, kok, selama sepatu yang digunakan terasa pas dan mendukung aktivitas bergerak.
Kamu juga bisa memilih rute yang suasananya tenang dan permukaannya nyaman untuk melangkah. Dengan begitu, perhatian bisa lebih tertuju pada gerakan dan ritme lari tanpa sibuk menghindari jalan yang kurang nyaman. Nah, kalau sepatu, rute, dan tempo sudah terasa pas, slow jogging jadi lebih enak dijalani dan perlahan bisa masuk ke rutinitas harian.
Slow jogging bisa menjadi pilihan buat kamu yang ingin mulai aktif bergerak tanpa harus langsung berlari dengan tempo tinggi. Kuncinya bukan soal seberapa cepat atau jauh kamu melangkah, tetapi bagaimana menemukan ritme yang nyaman dan bisa dilakukan secara konsisten. Jadi, kalau selama ini olahraga terasa berat untuk dimulai, mungkin sudah saatnya mencoba slow jogging dan merasakan sendiri bedanya.
Referensi:
“Benefits of slow jogging and weight reduction methods.” Journal of Japanese Society of Nutrition. Diakses Agustus 2026.
“Pengaruh Latihan Jogging Terhadap (VO2Max).” Jambura Health and Sport Journal. Diakses Agustus 2026.
“Efektifitas Latihan Joging dan Renang terhadap Peningkatan Volume Oksigen Maksimal (VO₂ Max) pada Pria Remaja.” Fisioterapi: Jurnal Ilmiah Fisioterapi. Diakses Agustus 2026.
“Perbandingan Efektivitas Latihan HIIT dan Jogging terhadap Penurunan Lemak Tubuh.” Jurnal Olahraga Kebugaran dan Rehabilitasi (JOKER). Diakses Agustus 2026.