Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Apakah Plastik Wrap Aman untuk Memanaskan Makanan di Microwave?
ilustrasi makanan dalam plastik wrap (pexels.com/Polina Tankilevitch)

Plastik jadi salah satu benda yang berperan penting di dapur kita. Selain sebagai wadah penyimpanan, plastik juga biasa digunakan untuk membungkus atau menutup makanan dengan aman. Adapun, salah satu bentuk plastik yang sering digunakan adalah plastik wrap.

Plastik wrap sering digunakan untuk menutup makanan sebelum disimpan. Tak jarang, produk ini juga digunakan dalam microwave untuk memanaskan makanan. Namun, di tengah ancaman bahaya mikroplastik, apakah aman menggunakan plastik wrap untuk memanaskan makanan di microwave? Yuk, simak bahasan berikut untuk memahaminya lebih lanjut! Kamu juga bisa mendapatkan tips memanaskan makanan di microwave dengan aman.

1. Amankah menggunakan plastik wrap untuk memanaskan makanan di microwave?

ilustrasi makanan dibungkus plastik bening (pexels.com/FOX ^.ᆽ.^= ∫)

Memanaskan makanan menggunakan plastik wrap memang dapat membantu menjaga kelembapan makanan agar tidak kering selama pemanasan. Secara umum, penggunaan plastik wrap berlabel microwave safe disebut aman untuk memanaskan makanan di dalam microwave. Namun, pemanasan menggunakan plastik wrap dalam microwave juga harus diwaspadai.

Menurut penjelasan dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), penggunaan plastik wrap dengan label microwave safe untuk memanaskan makanan dalam microwave umumnya aman. Namun, pastikan plastik wrap tidak bersentuhan langsung dengan makanan. Dengan kata lain, kamu harus memberi sedikit ruang antara makanan dan plastik wrap.

Dilansir American Osteopathic Association, Dr. Rob Danoff, DO, seorang dokter osteopati di Philadelphia, merekomendasikan untuk memberi jarak setidaknya satu inci antara permukaan makanan dan plastik wrap. Hal ini karena masih ada kemungkinan plastik wrap meleleh dan memindahkan bahan kimia berbahaya pada makanan meski sudah memiliki label microwave safe.

Sementara itu, jika plastik wrap tidak memiliki label microwave safe, jangan gunakan plastik pembungkus tersebut dalam microwave. Plastik tersebut dapat mengandung lebih banyak bahan kimia berbahaya yang akan mengontaminasi makanan. Kesimpulannya, plastik wrap dengan label microwave safe aman digunakan dalam microwave asalkan diberi jarak antara makanan dengan plastik untuk meminimalkan risiko migrasi (perpindahan) zat kimia dari plastik.

2. Apa yang membuat plastik wrap berbahaya bagi kesehatan?

ilustrasi penggunaan plastik wrap (pexels.com/Yusuf Çelik)

Dalam pembuatan plastik, digunakan berbagai macam campuran bahan kimia. Setidaknya, ada 16 ribu bahan kimia yang diidentifikasi. Beberapa yang paling utama antara lain ftalat, PFAS, dan bisfenol (BPA). Bahan-bahan kimia ini dikenal sebagai pengganggu hormon dan metabolisme di dalam tubuh sehingga bisa menyebabkan gangguan perilaku, reproduksi, hingga kanker.

Meski dalam beberapa tahun terakhir produksi plastik wrap telah bebas ftalat, plastik pembungkus ini masih menggunakan bahan yang secara kimiawi mirip dengan ftalat. Dilansir National Center for Health Research, plastik wrap telah dinyatakan “bebas ftalat” sejak 2006, tetapi plastik ini terbuat dari polivinil klorida (PVC) dan mengandung pemlastis (plasticizer) bernama di(2-etilheksil) adipat atau DEHA. Bahan inilah yang disebut mirip dengan ftalat.

WHO melansir bahwa paparan DEHA pada konsentrasi yang tinggi dapat menyebabkan tumor hati pada tikus. Pada studi yang dimuat dalam jurnal Ecotoxicology and Environmental Safety pada 2021, DEHA juga dilaporkan dapat memicu cedera otak dan jantung pada tikus. Meski penelitian masih tersedia dalam skala laboratorium, ini bisa menjadi peringatan buat kita dan menghindari dampak risikonya.

Lebih lanjut, dalam industri modern saat ini, produk plastik wrap memang banyak yang beralih ke low-density polyethylene (LDPE). Ini merupakan upaya yang lebih aman untuk tubuh dan lingkungan. Namun, bahan ini juga masih memiliki risiko kesehatan bagi manusia, seperti yang dijelaskan National Center for Health Research.

3. Tips memanaskan makanan dalam microwave dengan aman

ilustrasi memanaskan makanan (pexels.com/Anna Svets)

Memanaskan makanan dalam microwave memang bisa memberikan kemudahan tersendiri. Namun, memanaskan makanan dalam wadah atau penutup plastik bisa berisiko terpapar mikroplastik. Memang, dalam sekali paparan, ini mungkin tidak memberikan dampak yang signifikan. Namun, paparan yang terus-menerus dan tidak kita sadari bisa memberikan dampak yang lebih nyata.

Alih-alih menggunakan bahan berbahan plastik untuk memanaskan makanan dalam microwave, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan dengan lebih aman. Adapun, beberapa tips yang bisa kamu coba:

  • Gunakan wadah dari kaca atau keramik untuk memanaskan makanan dalam microwave.

  • Gunakan penutup makanan alternatif, seperti tisu dapur atau kertas lilin sebagai ganti plastik wrap.

  • Jika harus memanaskan makanan dalam plastik wrap, pastikan plastik berlabel microwave safe. Selain itu, beri jarak antara plastik dan makanan. Plastik wrap dirancang untuk menahan panas uap, bukan suhu yang lebih tinggi yang dapat terjadi ketika bersentuhan langsung dengan makanan.

  • Sebaiknya, hindari penggunaan plastik wrap jika memanaskan makanan berlemak dan berminyak, pemanasan dalam waktu yang lama, dan penggunaan suhu yang tinggi. Hal ini bisa memicu panas yang lebih tinggi di permukaan dan memungkinkan migrasi zat kimia dari plastik ke makanan.

Plastik wrap memang bisa menjadi penutup makanan yang praktis saat akan disimpan atau dipanaskan. Namun, memanaskan makanan dengan plastik wrap bisa menyebabkan risiko paparan mikroplastik. Meski begitu, ini bisa aman dengan beberapa syarat tertentu, seperti berlabel microwave safe dan tidak menempelkan langsung pada makanan.

Referensi
“Cooking with Microwave Ovens”. Food Safety and Inspection Service U.S. Department of Agriculture. Diakses Mei 2026.
“Dangerous Chemicals and Microplastics In Our Food from Plastic Containers, Wraps, and Packaging”. National Center for Health. Diakses Mei 2026.
“Guidelines for Drinking-water Quality: Fourth Edition Incorporating the First and Second Addenda”. World Health Organization (WHO). Diakses Mei 2026.
“Is It Safe to Microwave Plastic Wrap? Here’s What Food Scientists Say”. Eating Well. Diakses Mei 2026.
“Microwaves and Plastics”. American Osteopathic Association. Diakses Mei 2026.
“Reheating plastic food containers: what science says about microplastics and chemicals in ready meals”. Greenpeace. Diakses Mei 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎