ilustrasi yoga (unsplash.com/Vitaly Gariev)
Tidak semua bentuk yoga sesuai dilakukan ketika tubuh sedang berpuasa. Hot yoga, misalnya, dilakukan di ruangan bersuhu tinggi untuk memicu keluarnya keringat dalam jumlah banyak. Kondisi tersebut dapat meningkatkan risiko kekurangan cairan karena tubuh tidak bisa segera menggantinya. Power yoga yang mengutamakan kekuatan dan transisi gerakan cepat juga kurang dianjurkan karena membutuhkan stamina besar.
Pilihan yang lebih sesuai yoga restoratif atau yin yoga, latihan yang menahan posisi tertentu selama beberapa menit dengan gerakan lambat dan terkontrol. Metode ini membantu meregangkan otot dan menenangkan sistem saraf tanpa memacu denyut jantung secara drastis. Apabila muncul tanda seperti pusing, pandangan berkunang-kunang, atau tubuh terasa sangat lemah, latihan perlu dihentikan agar tidak memicu penurunan tekanan darah.
Puasa bukan alasan untuk berhenti bergerak selama aktivitas dilakukan secara terukur dan tidak berlebihan. Jadi, bolehkah yoga saat puasa? Jawabannya boleh asalkan memilih waktu yang tepat, gerakan yang sesuai, dan memahami batas kemampuan tubuh agar kesehatan tetap terjaga selama Ramadan. Semoga informasi ini bermanfaat buatmu dan menjawab rasa penasaranmu selama ini, ya!
Referensi
"Can You Practice Yoga While Fasting? Benefits, Tips & Precautions". The Prana Vibe. Diakses Februari 2026.
"Choosing Sports Activities and Healthy Food During Fasting". LPPOM. Diakses Februari 2026.
"Yoga Moves During Fasting to Stay Fit During Ramadan". SVRG. Diakses Februari 2026.