Beraktivitas secara teratur dapat meningkatkan kesejahteraan mental, mengurangi risiko berbagai penyakit, dan memperpanjang usia harapan hidup. Orang dewasa direkomendasikan berolahraga setidaknya 150 menit aktivitas sedang (jalan cepat, bersepeda santai) atau setidaknya 75 menit aktivitas berat (lari, tenis), ditambah setidaknya dua sesi latihan kekuatan, setiap minggu. Namun, hanya 73 persen orang dewasa di dunia yang memenuhi pedoman ini.
Gaya hidup sedenter melibatkan gerakan tubuh yang sangat minim, atau mungkin tidak sama sekali. Contohnya banyak duduk, berbaring, atau berdiri. Bagi kebanyakan orang, sebagian besar waktu tidak bergerak dihabiskan dengan duduk.
Berbagai penelitian melaporkan bahwa orang dewasa rata-rata menghabiskan enam jam sehari untuk duduk. Namun, penelitian-penelitian ini didasarkan pada laporan mandiri. Beberapa penelitian yang menggunakan pengukuran aktivitas secara langsung (seperti akselerometer) menunjukkan angka tersebut bahkan mendekati 10 jam duduk per hari.
Hal ini menjadi perhatian karena Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan kurangnya aktivitas fisik sebagai faktor risiko yang dapat dimodifikasi dari keempat penyebab kematian. Diperkirakan, dengan peningkatan aktivitas sebesar 10 persen, 500 juta kematian dini dapat dicegah.
