Comscore Tracker

5 Manfaat Likopen dalam Tomat, Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria!

Semuanya terbukti lewat penelitian

Penggunaan tomat dalam kuliner Indonesia sangat luas dan biasa diolah menjadi berbagai rupa. Tak cuma itu, nutrisinya pun melimpah begitu juga manfaat kesehatan yang menyertainya.

Secara umum tiap 100 gram tomat segar mengandung 30 kkal energi, 40 mg vitamin C, vitamin A sebesar 1.500 IU, serta mineral seperti zat besi, kalsium, fosfor, dan asam organik.

Selain itu, ada satu senyawa penting tomat yang juga tak kalah penting, yaitu likopen. Tiap 100 gram tomat rata-rata mengandung 3-5 mg likopen. 

Ada satu hal yang membuat likopen unik. Tak seperti zat gizi lainnya yang mengalami penurunan saat proses pemasakan, likopen justru akan meningkatkan saat proses pemanasan. Alhasil, produk olahan tomat seperti pasta tomat dan saus tomat mengandung lebih banyak likopen, masing-masing 55 mg dan 18 mg dalam 100 gramnya dibanding tomat segar.

Mungkin kamu sudah tahu kalau likopen itu menyehatkan. Namun, sudah tahu belum apa saja manfaat dahsyatnya? Simak ulasannya berikut ini, ya!

1. Menjaga kesehatan mata 

5 Manfaat Likopen dalam Tomat, Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria!ilustrasi tomat (pixabay.com/beatrize)

Peran likopen dalam menjaga kesehatan mata ditunjukkan dengan pencegahan kondisi katarak. Katarak adalah kondisi perubahan lensa mata yang sebelumnya jernih dan tembus cahaya menjadi keruh.

Berdasarkan penelitian, diketahui bahwa pada lensa mata manusia hanya ditemukan karotenoid jenis lutein dan zeaksantin. Faktor utama yang memulai timbulnya katarak adalah stres oksidasi. Nah, di sinilah peran likopen sebagai antioksidan yang kuat dalam mencegah stres oksidasi penyebab katarak tersebut.

2. Melindungi kesehatan kulit 

5 Manfaat Likopen dalam Tomat, Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria!ilustrasi sup tomat dan roti gandum (unsplash.com/Sven Brandsma)

Kerusakan lapisan ozon yang terus meningkat perlahan tapi pasti juga meningkatkan risiko kerusakan kulit kita akibat paparan radiasi sinar ultraviolet (UV) yang berpotensi menimbulkan kanker kulit.

Likopen berfungsi sebagai pelindung dari oksidasi paparan sinar UV terhadap kerusakan jaringan kulit. Dalam plasma kulit kita, ditemukan likopen yang lebih tinggi bila dibandingkan dengan beta-karoten. Pada kulit terdapat 0,42 nmol/g berat basah likopen. Karena itulah, menjaga asupan likopen lewat makanan bisa membantu menjaga kesehatan kulit kita.

Baca Juga: Kaya Antioksidan, 15 Jenis Makanan Sehat demi Hindari Risiko Kanker

3. Mencegah timbulnya panyakit stroke 

5 Manfaat Likopen dalam Tomat, Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria!ilustrasi irisan tomat dan burrata (pexels.com/Tranmautritam)

Sebuah laporan dalam Medical Journal of Lampung University tahun 2015 menyebut bahwa pada proses terjadinya stroke iskemik banyak terbentuk radikal bebas. Radikal bebas ini mengoksidasi jaringan otak dan meningkatkan kerusakan, sehingga memicu apoptosis (kematian sel). Sebagai antiokisdan kuat, likopen dapat mengendalikan radikal bebas ini.

Likopen juga berperan dalam mencegah arterosklerosis yang merupakan faktor risiko stroke. Likopen ini dapat mencegah terbentuknya plak dan berfungsi sebagai “anti penggumpalan" terhadap pembentukan sumbatan pada arterosklerosis.

4. Meningkatkan kesuburan pria 

5 Manfaat Likopen dalam Tomat, Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria!ilustrasi tomat (pixabay.com/ponce_photography)

Lewat beberapa penelitian, telah terbukti bahwa likopen dapat meningkatkan kualitas spermatozoa.

Berdasarkan laporan dalam Medical Journal of Lampung University tahun 2019, pemberian diet likopen dapat berpengaruh terhadap peningkatan kadar likopen dalam darah dan cairan semen atau air mani. Pemberian diet likopen ini membuat kualitas semen yang dihasilkan menjadi lebih baik karena mengandung antioksidan di dalamnya.

Data hasil penelitian juga menunjukkan bahwa pemberian suplementasi likopen sebesar 4-8 mg selama 3-12 bulan mampu meningkatkan parameter sperma.

5. Mencegah kanker prostat 

5 Manfaat Likopen dalam Tomat, Bisa Tingkatkan Kesuburan Pria!ilustrasi saus tomat segar (unsplash.com/Dennis Klein)

Hubungan tomat dengan kanker prostat sering dikaitkan karena senyawa likopen yang efektif dalam mencegah penyakit kanker prostat.

Merujuk pada sebuah laporan dalam Medical Journal of Lampung University tahun 2016, dari studi prospective epidemiologic trials menunjukkan bahwa konsumsi produk tomat yang mendekati 5 sampai 7 porsi per minggu dapat berhubungan dengan penurunan 30-40 persen risiko kanker prostat.

Selain itu, masih dalam jurnal yang sama, dijelaskan juga studi yang memaparkan analisis statistiknya bahwa konsumsi 2-4 porsi tomat per minggu berhubungan dengan 26 persen pengurangan risiko yang signifikan dari kanker prostat jika dibandingkan dengan tidak mengonsumsinya sama sekali.

National Cancer Institute sangat mendukung rekomendasi untuk secara teratur mengonsumsi antara 5-10 porsi berbagai buah dan sayuran yang berwarna oranye hingga merah, seperti halnya tomat, dalam hal mengurangi risiko kanker.

Bagaimana, luar biasa bukan manfaat likopen? Likopen yang juga dikenal sebagai alfa-karoten ini termasuk dalam kelompok karotenoid berpigmen oranye hingga merah, yang banyak ditemukan dalam buah dan sayur seperti tomat, semangka, anggur merah, jambu biji merah, pepaya, dan lainnya.

Nah, dengan banyaknya pilihan makanan yang mengandung likopen, kamu bisa mengombinasikannya untuk memenuhi kebutuhan asupan likopen harianmu. Dan tentu saja, variasikan juga dengan makanan sehat lainnya, ya, agar kebutuhan nutrisi harianmu senantiasa terpenuhi.

Baca Juga: Susah untuk Hamil? Bisa Jadi 10 Hal Ini yang Menghambat Kesuburanmu

ilham Photo Verified Writer ilham

dimana-mana hatiku senang, lalala~

IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.

Topic:

  • Nurulia R. Fitri

Berita Terkini Lainnya