Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Apakah Orang Kurus Bisa Punya Perut Six Pack?

ilustrasi perut kotak-kotak
ilustrasi perut kotak-kotak (unsplash.com/John Fornander)
Intinya sih...
  • Orang dengan tubuh kurus umumnya memiliki persentase lemak tubuh yang rendah, sehingga garis otot perut lebih mudah terlihat.
  • Banyak orang kurus fokus pada kardio karena takut berat badan naik, padahal latihan beban justru penting untuk membentuk perut yang six pack.
  • Mewujudkan perut six pack pada tubuh kurus bukan hal mustahil, tetapi juga tidak muncul secara instan. Kombinasi massa otot, latihan beban hingga faktor genetik menentukan hasil akhirnya.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Perut kotak-kotak atau six pack sering dianggap hanya bisa dimiliki tubuh berisi atau berotot besar, padahal anggapan ini tidak sepenuhnya tepat. Banyak orang dengan badan kurus justru penasaran, apakah bentuk perut seperti itu mungkin muncul tanpa harus menambah berat badan secara ekstrem.

Di sisi lain, tidak sedikit pula yang sudah kurus tetapi perut tetap terlihat datar tanpa garis otot yang jelas. Kondisi ini membuat topik six pack pada orang kurus menarik dibahas. Kira-kira apakah otot perut itu bisa diwujudkan di tubuh yang kurus? Simak pembahasannya!

1. Orang kurus memiliki lapisan lemak yang lebih tipis

ilustrasi orang kurus
ilustrasi orang kurus (unsplash.com/Ricardo Loaiza)

Orang dengan tubuh kurus umumnya memiliki persentase lemak tubuh yang rendah, sehingga garis otot perut lebih mudah terlihat. Lemak subkutan (lemak yang terletak tepat di bawah permukaan kulit dan dapat dicubit, sering ditemukan di perut) yang tipis membuat permukaan perut tidak tertutup lapisan tebal seperti pada tubuh dengan lemak lebih tinggi. Namun, kondisi ini tidak otomatis membuat six pack langsung muncul.

Otot perut tetap membutuhkan volume dan kepadatan agar membentuk garis six pack yang tegas. Jika otot perut jarang dilatih, perut akan terlihat rata tanpa definisi meski lemaknya minim. Inilah alasan mengapa tubuh kurus tidak selalu identik dengan perut kotak-kotak.

2. Massa otot perut menentukan bentuk kotak-kotak

ilustrasi perut kotak-kotak
ilustrasi perut kotak-kotak (unsplash.com/John Fornander)

Six pack terbentuk dari otot rectus abdominis (sepasang otot panjang yang membentang vertikal di bagian depan perut, membentang dari tulang rusuk (kosta 5-7) hingga tulang kemaluan (pubis)) yang cukup tebal dan terlatih. Pada kebanyakan orang kurus, massa otot di area ini masih sangat tipis karena asupan energi dan latihan kekuatan kurang memadai. Akibatnya, garis otot sulit terlihat meski berat badan terbilang kecil.

Latihan perut saja tidak cukup jika tidak disertai peningkatan massa otot secara keseluruhan. Tubuh memerlukan stimulus beban dan nutrisi agar otot perut berkembang, misalnya hanging leg raise, cable crunch, ab wheel rollout, atau plank dengan beban.. Tanpa itu, perut kurus hanya akan tampak cekung atau datar.

3. Latihan beban berperan lebih besar untuk membentuk otot perut daripada kardio

ilustrasi deadlift
ilustrasi deadlift (pexels.com/Leon Mart)

Banyak orang kurus fokus pada kardio karena takut berat badan naik, padahal latihan beban justru penting untuk membentuk perut yang six pack. Beban akan merangsang pertumbuhan otot perut dan otot penunjang lainnya. Tanpa beban, otot sulit mendapatkan bentuk yang tegas.

Latihan seperti leg raise, cable crunch, atau weighted plank memberi tekanan langsung pada otot perut. Dikombinasikan dengan latihan tubuh bagian lain seperti squat, deadlift, pull-up, atau shoulder press, hasilnya lebih seimbang dan terlihat alami. Kardio tetap bermanfaat, tetapi bukan faktor utama pembentuk perut orang kurus jadi kotak-kotak.

4. Faktor genetik memengaruhi tampilan akhir perut

ilustrasi perut
ilustrasi perut (pexels.com/David Lago Rodríguez)

Bentuk dan susunan otot perut setiap orang tidak sama karena faktor genetik. Ada yang memiliki garis perut simetris dan jelas, ada pula yang jaraknya lebih renggang atau tidak sejajar. Kondisi ini normal dan tidak berkaitan dengan usaha  atau latihan yang kurang.

Genetik juga memengaruhi di mana lemak cenderung tersimpan, termasuk di area perut. Orang kurus sekalipun bisa menyimpan lemak kecil di perut bagian bawah. Hal ini membuat tampilan six pack berbeda-beda meski latihan dan asupan serupa.

Mewujudkan perut six pack pada tubuh kurus bukan hal mustahil, tetapi juga tidak muncul secara instan. Kombinasi massa otot, latihan beban hingga faktor genetik menentukan hasil akhirnya. Daripada terpaku pada standar visual tertentu, memahami cara kerja tubuh sendiri justru lebih membantu mencapai bentuk perut yang sehat dan realistis. Jadi, apakah tujuan six pack yang kamu kejar sudah sejalan dengan kebutuhan tubuhmu saat ini?

Referensi

"The Skinny Guy’s Guide to Building Bigger Abs". Bony to Beastly. Diakses pada Februari 2026.

"Why Don’t I Have Abs Even With Low Body Fat?" Healthline. Diakses pada Februari 2026.

"What Your Abs Look Like at Different Body Fat Percentages – Your Guide". Men's Health. Diakses pada Februari 2026.

"The Price You Pay to Get a 6-Pack If You’re Skinny-Fat". Skinny Fat Transformation. Diakses pada Februari 2026.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Izza Namira
EditorIzza Namira
Follow Us

Latest in Health

See More

Lunges Melatih Otot Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya!

10 Feb 2026, 08:06 WIBHealth