Comscore Tracker

Kenali 7 Macam Warna Dahak, Lendir Penanda Sakit yang Sedang Dialami

Kenali dulu, jangan sampai salah penanganan

Dahak adalah jenis lendir yang diproduksi di dalam dada secara konstan, tidak hanya pada saat sakit. Fungsinya adalah untuk melindungi bagian dalam pernapasan dari partikel asing. Ketika penyakit menyerang, jumlah dahak akan menjadi lebih banyak dan bisa menyangkut di tenggorokan. 

Kamu tentu pernah mengamati dahak yang kamu keluarkan kan? Cairan tersebut memiliki warna yang berbeda-beda. Ini menandakan jenis penyakit apa yang sedang kamu derita. Berikut ini penjelasan setiap warnanya.

1. Bening

Kenali 7 Macam Warna Dahak, Lendir Penanda Sakit yang Sedang Dialamiunsplash.com

Dahak bening mengandung protein, air, antibodi, dan garam yang mudah larut. Ini menandakan bahwa tubuhmu normal tanpa penyakit apa pun.

Pada umumnya dahak bening tidak akan keluar dari tubuh. Setelah diproduksi, ia akan turun ke bagian bawah tenggorokan dan tertelan oleh tubuh. 

2. Putih

Kenali 7 Macam Warna Dahak, Lendir Penanda Sakit yang Sedang Dialamipicdn.net

Dahak yang berwarna putih biasanya menandakan adanya beberapa penyakit. Yang pertama adalah bronkitis virus, yaitu infeksi pada saluran pernapasan utama dari paru-paru (bronkus).

Dahak putih juga mengindikasikan penyakit asam lambung (GERD) dan gagal jantung kongestif. Kenali gejala yang menyertainya agar kamu mengerti penyakit apa yang sedang kamu idap.

3. Kuning

Kenali 7 Macam Warna Dahak, Lendir Penanda Sakit yang Sedang Dialamidingo.care2.com

Dahak kuning menandakan bahwa sel imun sedang bekerja pada pusat dari infeksi atau inflamasi. Saat itu, sel darah putih sibuk melawan sel-sel penyebab penyakit.

Mereka akhirnya bercampur dengan dahak dan berubah warna menjadi kekuningan. Pada umumnya dahak berwarna kuning menandakan kamu sedang memiliki penyakit bronkitis, pneumonia, sinusitis, dan cystic fibrosis.

Baca Juga: Cara Mengeluarkan Dahak di Tenggorokan Bisa dengan 10 Tips Ampuh Ini

4. Hijau

Kenali 7 Macam Warna Dahak, Lendir Penanda Sakit yang Sedang Dialamiinspiredtaste.net

Warna hijau mengindikasikan respons lebih lanjut dari sistem imun tubuh. Percampuran antara sel darah putih, penyakit, sel lain, dan protein menyebabkan warna hijau pada dahak.

Meskipun menandakan infeksi, kamu tidak selalu membutuhkan antibiotik. Sebab jika tidak dibutuhkan, antibiotik dapat menyerang balik tubuhmu. Jika dahak hijau disertai dengan sulitnya bernapas, sakit pada dada, atau batuk berdarah, segera kunjungi dokter.

5. Merah atau pink

Kenali 7 Macam Warna Dahak, Lendir Penanda Sakit yang Sedang Dialamigoogleusercontent.com

Seperti yang kamu duga, warna merah berasal dari darah yang tercampur dalam dahak. Darah biasanya berasal dari luka atau radang pada saluran pernapasan. Bahkan batuk yang terlalu kencang pun bisa menyebabkan pembuluh darah kecil di paru-paru pecah dan akhirnya bercampur dengan dahak.

Namun jika terlalu banyak darah yang keluar, boleh jadi ada penyakit serius yang menyebabkannya. Misalnya pneumonia, tuberkulosis, atau kanker paru-paru.

6. Cokelat

Kenali 7 Macam Warna Dahak, Lendir Penanda Sakit yang Sedang Dialamivapopalooza.com

Dahak berwarna cokelat dapat mengindikasikan kemungkinan pendarahan yang terjadi beberapa waktu sebelumnya. Berbeda dengan dahak merah atau pink yang menandakan bahwa darah tersebut masih segar. Biasanya dahak ini disebabkan oleh pneumonia bakteri, bronkitis bakteri, cystic fibrosis, dan abses paru-paru.

7. Hitam

Kenali 7 Macam Warna Dahak, Lendir Penanda Sakit yang Sedang Dialamiinstructables.com

Dahak hitam disebut juga melanoptysis. Jika kamu mengeluarkan jenis dahak ini, ada kemungkinan bahwa kamu telah menghirup zat yang berwarna hitam seperti arang. Selain itu, hal ini juga berarti bahwa tubuhmu mengalami infeksi karena jamur, akibat merokok, atau pneumoconiosis.

Dengan mengenali warna dahak, kamu bisa tahu apa penanganan yang sebaiknya kamu lakukan. Pahami juga gejala yang menyertainya ya!

Baca Juga: 8 Fakta Unik tentang Kuku Ini Perlu Kamu Tahu, Kenali Bagian Tubuhmu

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Berita Terkini Lainnya