ilustrasi mengecek kalori di smartwatch (pexels.com/https://kaboompics.com/)
Ada alasan lain untuk tidak terlalu terpaku pada angka kalori yang kemungkinan terbakar di jam pintar. Tinjauan besar terhadap bukti mengenai wearable menemukan bahwa pengukuran denyut jantung dan langkah cenderung lebih baik dibanding estimasi pengeluaran energi, yang masih menunjukkan kesalahan cukup besar dan bervariasi menurut perangkat, aktivitas, serta karakteristik pengguna.
Bahkan MET dalam Compendium dirancang terutama sebagai alat standardisasi penelitian populasi, bukan untuk menghitung secara presisi berapa kalori yang digunakan setiap individu.
Latihan tidak harus membakar banyak kalori untuk bermanfaat. Pilates dapat melatih kontrol tubuh dan core; yoga bisa membantu fleksibilitas dan fungsi fisik; latihan beban penting untuk kekuatan dan massa otot; sementara jalan kaki menjadi cara sederhana untuk menambah aktivitas harian. Kalori yang terbakar hanyalah satu bagian dari yang kamu dapatkan dari olahraga.
Referensi
Stephen D. Herrmann et al., “2024 Adult Compendium of Physical Activities: A Third Update of the Energy Costs of Human Activities,” Journal of Sport and Health Science 13, no. 1 (2024): 6–12, doi:10.1016/j.jshs.2023.10.010.
Gustavo Allegretti João et al., “Can Intensity in Strength Training Change Caloric Expenditure? Systematic Review and Meta-analysis,” Clinical Physiology and Functional Imaging 40, no. 2 (2020): 55–66, doi:10.1111/cpf.12604.
Gleice Beatriz Batista Vitor et al., “Metabolic Intensity and Energy Cost of Pilates Exercises: An Exploratory Systematic Review and Meta-analysis of Limited and Heterogeneous Evidence,” Systematic Reviews 15 (2026): 42, doi:10.1186/s13643-025-03056-y.
Marcus S. Larson-Meyer, “A Systematic Review of the Energy Cost and Metabolic Intensity of Yoga,” Medicine & Science in Sports & Exercise 48, no. 8 (2016): 1558–69.
Sarah E. O’Driscoll et al., “Keeping Pace with Wearables: A Living Umbrella Review of Systematic Reviews Evaluating the Accuracy of Consumer Wearable Technologies in Health Measurement,” Sports Medicine (2024).