ilustrasi jus mangga (pexels.con/ROMAN ODINTSOV)
Meski buah utuh lebih dianjurkan, jus buah sebenarnya tetap boleh dikonsumsi dan menjadi bagian dari pola makan sehat. Sebuah penelitian yang terbit di British Nutrition Foundation tahun 2025 menemukan bukti bahwa jus buah memiliki ragam manfaat bagi kesehatan. Penelitian ini menyebut bahwa jus buah masih mengandung vitamin, mineral, dan senyawa bioaktif yang bermanfaat bagi tubuh.
Namun, proses pengolahan buah menjadi jus dapat mengurangi kandungan serat serta mengubah gula alami menjadi gula bebas yang lebih cepat diserap tubuh. Karena itu, para peneliti menekankan bahwa konsumsi jus sebaiknya tidak menggantikan buah utuh dalam pola makan sehari-hari. Sebaliknya, jus dapat dikonsumsi dalam jumlah sedikit sebagai pelengkap, bukan sebagai sumber utama asupan buah.
Setelah mengetahui bahwa buah potong (utuh) lebih sehat dibandingkan jus, kamu tetap bisa memilih keduanya sesuai kebutuhan dan pola makan sehari-hari. Namun, konsumsi jus sebaiknya dibatasi dan tidak dianjurkan diminum setiap hari. So, menu buka puasa maupun sahur yang menyegarkan di bulan puasa tidak harus selalu jus, ya!
Referensi
"Is fruit juice healthier than whole fruit?". West Texas A&M University. Diakses pada Maret 2026.
"News briefs: Eating fruit is better for you than drinking fruit juice". Harvard Medical School. 2013. Diakses pada Maret 2026.
"Whole Fruits Versus 100% Fruit Juice: Revisiting the Evidence and Its Implications for US Healthy Dietary Recommendations". British Nutrition Foundation. 2025. Diakses pada Maret 2026.