Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kelebihan dan Kekurangan Walking Pad, Apakah Layak Dibeli?

Kelebihan dan Kekurangan Walking Pad, Apakah Layak Dibeli?
ilustrasi walking pad untuk berjalan kaki (magnific.com/freepik)
Intinya Sih
  • Walking pad populer karena praktis, hemat tempat, dan membantu menambah langkah harian bagi pekerja remote atau penghuni apartemen yang ingin tetap aktif di rumah.

  • Meski harganya lebih terjangkau dari treadmill, tetapi walking pad punya keterbatasan seperti fitur minim, tidak cocok untuk lari cepat, serta stabilitas dan daya tahan yang bervariasi antar merek.

  • Walking pad ideal untuk aktivitas ringan dan menjaga kebugaran harian, sementara treadmill lebih pas bagi mereka yang mengejar latihan kardio intens dengan kecepatan dan variasi program lebih tinggi.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Banyak orang makin sadar akan menjaga kesehatan lewat aktivitas fisik walaupun di rumah. Dan, walking pad bisa mendukung tujuan ini.

Alat olahraga yang sekilas mirip treadmill ininpopularitasnya meningkat terutama di kalangan pekerja remote, penghuni apartemen, hingga orang-orang yang sulit meluangkan waktu khusus untuk berolahraga.

Bahkan, tidak sedikit yang menggunakan walking pad sambil bekerja di depan laptop atau menonton TV.

Namun, sebelum memutuskan membeli, ada baiknya memahami dulu apa saja kelebihan dan kekurangan walking pad.

Table of Content

1. Kelebihan walking pad

1. Kelebihan walking pad

  • Berikut ini beberapa kelebihan walking pad:
  • Hemat tempat dan mudah disimpan

Salah satu daya tarik terbesar walking pad adalah ukurannya yang jauh lebih kecil dibanding treadmill biasa.

Sebagian besar model memiliki desain ramping sehingga dapat disimpan di bawah tempat tidur, di samping sofa, atau di sudut ruangan ketika tidak digunakan.

Bagi orang yang tinggal di apartemen, kos, atau rumah dengan ruang terbatas, walking pad menjadi solusi yang jauh lebih masuk akal.

  • Harganya relatif lebih terjangkau

Jika dibandingkan dengan treadmill konvensional, harga walking pad umumnya lebih ramah di kantong.

Treadmill berkualitas sering kali dibanderol belasan hingga puluhan juta rupiah, sementara walking pad harganya mulai dari beberapa juta rupiah.

  • Mempermudah menambah aktivitas harian

Banyak orang kesulitan mencapai target 8.000 hingga 10.000 langkah per hari karena pekerjaan yang mengharuskan duduk dalam waktu lama. Walking pad membantu mengatasinya karena bisa digunakan sambil melakukan aktivitas lain, seperti bekerja dengan meja berdiri, menonton TV, mengikuti rapat online, atau mendengarkan podcast.

  • Olahraga yang ramah bagi sendi

Berjalan kaki termasuk aktivitas fisik dengan dampak rendah atau low impact. Tekanan pada lutut, pergelangan kaki, dan pinggul jauh lebih kecil dibandingkan aktivitas seperti lari atau lompat. Karena itu, walking pad cocok untuk pemula, lansia, atau orang yang ingin mulai berolahraga kembali setelah lama tidak aktif bergerak.

  • Membantu membangun kebiasaan olahraga

Salah satu tantangan terbesar dalam olahraga adalah konsistensi. Karena walking pad mudah digunakan, banyak orang merasa lebih termotivasi untuk bergerak setiap hari.

Meski hanya digunakan 10 hingga 20 menit beberapa kali sehari, itu tetap dapat membantu mengurangi kebiasaan duduk terlalu lama dan meningkatkan jumlah langkah harian.

2. Kekurangan walking pad

Ada beberapa kekurangan walking pad yang perlu dipertimbangkan sebelum membelinya:

  • Tidak dirancang untuk berlari

Sesuai namanya, walking pad memang dibuat untuk berjalan kaki, bukan untuk berlari cepat atau latihan intensitas tinggi.

Jika tujuan utama kamu adalah joging, sprint, atau latihan interval berintensitas tinggi, walking pad kemungkinan besar tidak mampu memenuhi kebutuhan tersebut.

  • Fitur lebih terbatas

Sebagian besar walking pad memiliki pilihan kecepatan yang terbatas, tidak memiliki fitur kemiringan (incline), serta menyediakan lebih sedikit program latihan otomatis. Akibatnya, variasi latihan yang bisa dilakukan juga menjadi lebih sedikit dibanding treadmill.

  • Stabilitasnya terkadang tidak sebaik treadmill

Karena dirancang agar ringan dan mudah dipindahkan, beberapa walking pad terasa kurang kokoh dibanding treadmill konvensional. Ini mungkin tidak terlalu terasa untuk penggunaan ringan, tetapi bisa menjadi pertimbangan jika alat akan digunakan setiap hari dalam durasi panjang.

  • Daya tahan antar produk bisa sangat berbeda

Kualitas walking pad sangat bergantung pada merek dan harga produk. Beberapa model memiliki motor yang awet dan berjalan halus, sementara produk yang lebih murah terkadang lebih cepat mengalami masalah setelah digunakan dalam jangka waktu tertentu.

Karena itu, penting untuk memperhatikan kapasitas beban maksimal, kualitas motor, garansi, serta ulasan pengguna sebelum membeli.

  • Bisa terasa membosankan bagi sebagian orang

Berjalan kaki dengan kecepatan konstan terasa menyenangkan bagi beberapa orang, tetapi bagi yang menyukai olahraga intens atau penuh variasi, walking pad bisa cepat terasa monoton.

Jika kamu menikmati tantangan seperti lari, bersepeda, atau latihan kekuatan, kemungkinan besar walking pad tidak akan menjadi satu-satunya alat olahraga yang digunakan.

3. Siapa yang cocok menggunakan walking pad?

Seseorang mengenakan kaus putih berjalan di walking pad sambil melihat jam tangan pintar di pergelangan tangannya.
ilustrasi berjalan di walking pad (magnific.com/freepik)

Walking pad cocok untuk orang yang ingin menambah jumlah langkah harian dengan cara yang sederhana dan praktis di rumah.

Alat ini menjadi pilihan menarik bagi pekerja remote, penghuni apartemen, atau siapa saja yang ingin tetap aktif bergerak tanpa harus menyediakan satu ruangan khusus untuk peralatan olahraga.

Bagi orang yang sehari-harinya banyak duduk di depan komputer, walking pad juga bisa membantu mengurangi gaya hidup sedenter. Bahkan, beberapa orang menggunakannya sambil bekerja menggunakan meja berdiri (standing desk), sehingga waktu bekerja sekaligus menjadi waktu untuk bergerak.

Namun, walking pad mungkin kurang cocok bagi pelari atau mereka yang menginginkan latihan kardio dengan intensitas tinggi.

Jika tujuan utama adalah joging, sprint, atau latihan interval, treadmill biasanya menawarkan performa yang lebih baik, kecepatan yang lebih tinggi, serta pilihan latihan yang lebih beragam. Dalam kondisi tersebut, ukuran treadmill yang lebih besar dan harga yang lebih mahal umumnya sebanding dengan kemampuan dan fitur tambahan yang ditawarkan.

4. Yang perlu dipertimbangkan sebelum membeli walking pad

Sebelum membeli walking pad, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan, seperti kapasitas beban maksimal, ukuran alat, kekuatan motor, tingkat kebisingan, hingga garansi yang ditawarkan.

Selain itu, pastikan juga walking pad sesuai dengan tujuan penggunaanmu, apakah hanya untuk menambah langkah harian atau untuk latihan kardio yang lebih rutin.

Membaca ulasan pengguna dan memilih merek yang memiliki reputasi baik juga dapat membantu menghindari produk yang cepat rusak.

5. Walking pad atau treadmill, mana yang lebih baik?

Jawabannya tergantung pada kebutuhan masing-masing orang. Walking pad lebih unggul dari sisi kepraktisan, ukuran yang lebih kecil, dan harga yang lebih terjangkau.

Sementara itu, treadmill menawarkan kecepatan lebih tinggi, fitur yang lebih lengkap, serta kemampuan untuk mendukung latihan yang lebih intens dan variatif.

Jika tujuan utamanya adalah meningkatkan aktivitas harian dan mengurangi waktu duduk terlalu lama, walking pad sudah lebih dari cukup. Namun, jika ingin berlari atau menjalani program latihan yang lebih serius, treadmill mungkin menjadi pilihan yang lebih tepat.

Jika kebutuhanmu adalah bergerak lebih banyak setiap hari dengan cara yang praktis dan sederhana, walking pad bisa menjadi investasi yang cukup bermanfaat. Namun, jika kamu menginginkan pengalaman latihan yang lebih lengkap, treadmill mungkin lebih tepat.

Referensi

Country & Town House. Diakses pada Juni 2026. "Are Walking Pads Worth It?"

Kingsmith. Diakses pada Juni 2026. "Is A Walking Pad Worth It? Pros, Cons, and Who Should Buy One."

Orlin & Cohen Orthopedic Group. Diakses pada Juni 2026. "Walking Pads 101: Everything You Need to Know."

Verywell Health. Diakses pada Juni 2026. "Walking Pad vs. Treadmill: How to Decide Which Is Better for You."

Well Fit Insider. Diakses pada Juni 2026. "Walking Pad Pros and Cons: Is It Really Worth Buying?"

Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
EditorNuruliar F

Related Articles

See More