ilustrasi mencuci bahan masakan (freepik.com/zinkevych)
Mencuci sayuran memang penting, tetapi caranya juga gak bisa asal dibilas sebentar lalu langsung masuk ke piring. Kotoran dan bakteri yang menempel pada permukaan sayuran perlu dikurangi dengan pencucian yang benar menggunakan air mengalir dan tangan yang bersih. Namun, perlu diingat juga bahwa mencuci gak selalu bisa menghilangkan seluruh bakteri, lho.
Setelah dicuci, jangan langsung asal ditaruh di wadah atau disentuh dengan peralatan yang masih kotor karena sayuran bisa terkontaminasi lagi. Air untuk mencuci juga sebaiknya tetap bersih dan mengalir, bukan air yang sudah dipakai berulang kali. Nah, kalau sayuran mau langsung dimakan mentah, langkah sederhana seperti ini penting banget diperhatikan, lho.
Sayuran mentah memang praktis dan menyegarkan, tetapi kebersihannya tetap perlu diperhatikan sebelum masuk ke piring. Mulai dari sumber air, cara mencuci, kebersihan tangan, sampai peralatan dapur bisa ikut menentukan risiko kontaminasi E. coli. Jadi, yuk, lebih teliti saat menyiapkan sayuran supaya tetap segar, enak, dan tentunya lebih aman disantap.
Referensi
“The Role of Pathogenic E. coli in Fresh Vegetables: Behavior, Contamination Factors, and Preventive Measures.” International Journal of Microbiology. Diakses September 2026.
“From field to plate: How do bacterial enteric pathogens interact with ready-to-eat fruit and vegetables, causing disease outbreaks?” Food Microbiology. Diakses September 2026.
“Effect of Weather on the Die-Off of Escherichia coli and Attenuated Salmonella enterica Serovar Typhimurium on Preharvest Leafy Greens following Irrigation with Contaminated Water.” Applied and Environmental Microbiology. Diakses September 2026.
“Systematic review on the microbiological quality of fresh vegetables and ready-to-eat salad in Nigeria.” Bulletin of the National Research Centre. Diakses September 2026.