Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Mengapa Sifat dan Kesehatan Bisa Berkaitan? Ini Temuan Studi

2 min read
Mengapa Sifat dan Kesehatan Bisa Berkaitan? Ini Temuan Studi
ilustrasi berkumpul bersama dan bergembira (unsplash.com/ IvanBE pratama)
  • Penelitian menemukan 1.260 variasi genetik terkait lima sifat utama kepribadian.

  • Variasi terkait kepribadian juga berhubungan dengan aktivitas sehari-hari dan kesehatan.

  • Pengaruh setiap variasi sangat kecil; lingkungan tetap berperan besar.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ada orang yang mudah akrab dengan orang baru, ada pula yang lebih sering diliputi kekhawatiran. Perbedaan kebiasaan berpikir, merasa, dan bertindak ini menjadi bagian dari kepribadian. Penelitian terbaru menelusuri kaitannya dengan DNA, termasuk hubungannya dengan kesehatan.

Studi dalam jurnal Nature yang terbit 2 September 2026 menggabungkan 46 kelompok penelitian. Jumlah peserta berkisar 611.037 hingga sekitar 1,14 juta orang, bergantung pada sifat yang dianalisis. Peneliti menemukan 1.260 variasi genetik terkait kepribadian, termasuk 824 temuan baru.

  1. 1. Kepribadian melibatkan banyak variasi DNA

    Penelitian menggunakan kerangka Big Five, yakni keterbukaan terhadap pengalaman, ketelitian dan tanggung jawab, kecenderungan bersosialisasi, keramahan, serta kecenderungan mengalami emosi negatif atau neurotisisme.

    Menurut penulis utama Ted Schwaba dari Michigan State University, Amerika Serikat, tidak ada satu gen yang menentukan kepribadian. Pengaruh setiap variasi DNA sangat kecil, tetapi gabungannya dapat menunjukkan hubungan yang lebih jelas dengan sifat seseorang.

  2. 2. Hubungannya terlihat pada kebiasaan dan kesehatan

    Variasi genetik terkait ketelitian dan tanggung jawab berhubungan dengan aktivitas yang lebih tinggi pada siang hari. Sementara itu, variasi terkait keterbukaan dan kecenderungan bersosialisasi berhubungan dengan kecenderungan aktif lebih larut malam. Variasi terkait neurotisisme juga berhubungan dengan lebih banyak waktu di rumah sakit.

    Analisis lanjutan memberi petunjuk kemungkinan hubungan sebab akibat antara kepribadian dan sejumlah kondisi kesehatan. Namun, peneliti menegaskan bahwa kesimpulan tersebut masih perlu diuji.

  3. 3. Lingkungan tetap ikut membentuk kepribadian

    Ilustrasi konseptual tentang kepribadian manusia dengan elemen visual yang menggambarkan karakter dan sifat individu.
    ilustrasi kepribadian (magnific.com/rawpixel.com)

    Perbandingan antaranggota keluarga menunjukkan bahwa hubungan genetik yang ditemukan hanya sedikit dipengaruhi lingkungan keluarga bersama. Itu artinya, hasilnya tidak cuma mencerminkan kesamaan pengasuhan.

    Namun, lingkungan tetap berpengaruh besar terhadap kepribadian.

  4. 4. Temuan ini tidak meramalkan nasib seseorang

    Hubungan genetik menggambarkan kecenderungan pada kelompok besar, bukan individu. Sekitar 95 persen peserta memiliki latar genetik menyerupai populasi referensi Eropa, sehingga penerapannya pada populasi lain perlu diteliti lebih lanjut.

    Temuan ini membantu menjelaskan hubungan kepribadian dan kesehatan, tetapi tidak menentukan siapa yang kelak akan sakit.

    Referensi

    Ted Schwaba et al., “Robust Inference and Correlates from Genetic Associations with Personality,” Nature, published online September 2, 2026, https://doi.org/10.1038/s41586-026-10992-9.

    MSUToday, “New Study: DNA of Personality Linked to Life Outcomes,” diakses September 2026.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More