Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi ketika Sakit, Mempercepat Pemulihan

5 Makanan yang Baik Dikonsumsi ketika Sakit, Mempercepat Pemulihan
ilustrasi orang sakit (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Saat tubuh sedang melawan penyakit, asupan makanan menjadi sangat penting untuk mempercepat proses penyembuhan. Pilihan makanan yang tepat tidak hanya memberikan rasa nyaman saat sakit tetapi juga dapat memberikan dukungan nutrisi yang diperlukan untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Oleh karena itu, terdapat beberapa makanan yang diakui secara luas sebagai penunjang pemulihan saat kondisi tubuh sedang kurang sehat. Berikut ini kelima daftar makanan tertentu yang dianggap baik untuk dikonsumsi selama sakit. Kira-kira makanan apa saja, ya?

1. Bawang putih

ilustrasi bawang putih (pexels.com/Nick Collins)
ilustrasi bawang putih (pexels.com/Nick Collins)

Bawang putih telah lama dikenal karena sifat antibakteri dan antivirusnya. Mengutip dari Healthline, mengonsumsi bawang putih dapat mempercepat pemulihan dari penyakit dan membantu melawan flu serta pilek. Sayangnya, memasak bawang putih dapat menyebabkan umbi-umbian ini kehilangan sifat obatnya.

Cara yang tepat untuk mengolah bawang putih yaitu dengan menghancurkannya dan mendiamkannya selama 10 menit sebelum dimasak. Mengiris bawang putih sebelum dimakan juga dapat dapat membantu mempertahankan sifat antibakterinya. Untuk mendapatkan manfaat secara maksimal, lebih baik untuk mengonsumsi bawang putih mentah.

2. Sup ayam

ilustrasi sup ayam (pexels.com/HM Grand Central Hotel)
ilustrasi sup ayam (pexels.com/HM Grand Central Hotel)

Sup ayam tidak hanya lezat tetapi juga telah terbukti secara ilmiah dapat membantu pemulihan saat sakit. Dilansir Fortune, sup ayam telah digunakan sebagai obat selama ribuan tahun sejak zaman Tiongkok kuno dan Kekaisaran Romawi. Selain menjadi sumber nutrisi dan elektrolit, sup ayam menawarkan berbagai manfaat lain.

Ahli gizi dari Universitas Dayton menyebutkan bahwa kaldu ayam membantu meningkatkan penyerapan nutrisi dan memperbaiki pencernaan. Sup ayam juga dapat mengurangi gejala gastrointestinal serta peradangan. Rasa umami kaldu juga dapat meningkatkan nafsu makan pada orang sakit.

3. Teh hangat

ilustrasi teh hangat (pexels.com/Mereefe)
ilustrasi teh hangat (pexels.com/Mereefe)

Seperti sup ayam, teh hangat telah menjadi bagian dari obat rumahan selama ribuan tahun dengan alasan yang baik. Sebagai minuman hangat, teh berfungsi sebagai penghilang sakit tenggorokan dan dekongestan alami. Teh hangat juga dapat melonggarkan lendir dalam sistem pernapasan ketika mengalami flu.

Berdasarkan studi tahun 2018 dalam jurnal Molecules menyebutkan teh berfungsi sebagai antioksidan alami. Antioksidan bekerja dalam tubuh untuk melindungi sel-sel dari kerusakan radikal bebas. Teh juga bermanfaat dalam mengganti cairan yang seharusnya menjadi prioritas utama bagi orang yang baru pulih dari penyakit, terutama ketika demam dan muntah.

4. Makanan pedas

ilustrasi makanan pedas (pexels.com/Nadin Sh)
ilustrasi makanan pedas (pexels.com/Nadin Sh)

Ketika mengonsumsi makanan pedas, kamu mungkin merasa hidung tiba-tiba meler seperti baru saja membersihkan sistem pernapasan. Dilansir Inverse, bahan aktif dalam makanan pedas, yakni capsaicin, dapat membangkitkan respons positif pada pasien yang sakit.

Menurut ahli saraf di Monell Chemical Senses Center, makanan pedas juga dapat berfungsi sebagai penghilang rasa sakit dengan sementara membanjiri reseptor rasa sakit pada tubuh. Makanan pedas membantu meredakan sakit tenggorokan dengan membuatnya mati rasa. Makanan pedas membuat sinus lebih sensitif sehingga pernapasan terasa membaik.

5. Sayuran hijau

ilustrasi sayuran hijau (pexels.com/Adonyi Gabor)
ilustrasi sayuran hijau (pexels.com/Adonyi Gabor)

Sayuran hijau mengandung nutrisi penting untuk kesehatan tubuh. Mengonsumsinya selama proses pemulihan dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh. Nutrisi ini meliputi antioksidan, Vitamin A, K, dan C, kalsium, serat, folat, magnesium, zat besi, dan kalium.

Selama sakit, tubuh kita membutuhkan lebih banyak nutris dan sayuran hijau menjadi bagian penting dari diet kaya nutrisi. Menurut penelitian tahun 2018 dalam jurnal Medline Plus menyimpulkan bahwa sayuran hijau mengandung senyawa polifenol. Senyawa ini dapat membantu mengurangi peradangan yang menyebabkan nyeri yang kamu rasakan ketika sakit.

Nah, sekarang kamu sudah tahu makanan apa saja yang baik dikonsumsi saat sakit. Tetapi tetap ingat untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan apalagi makanan pedas yang kurang baik untuk lambung.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Mayang Ulfah Narimanda
Izza Namira
Mayang Ulfah Narimanda
EditorMayang Ulfah Narimanda
Follow Us

Latest in Health

See More

Nonton Ulang Serial Favorit Baik untuk Mental

04 Apr 2026, 06:28 WIBHealth