EatingWell. Diakses pada April 2026. "5 Drinks with More Protein Than an Egg."
Health. Diakses pada April 2026. "7 Drinks High in Protein That Aren't Protein Shakes."
7 Minuman Tinggi Protein Selain Protein Shake

- Artikel membahas berbagai minuman tinggi protein selain protein shake, seperti susu sapi, susu kedelai, kefir, kaldu tulang, susu kacang polong, yoghurt siap minum, dan smoothie alami.
- Setiap minuman memiliki kandungan protein berbeda serta manfaat tambahan seperti kalsium, vitamin D, probiotik, dan lemak sehat yang mendukung kesehatan tubuh secara menyeluruh.
- Alternatif ini menawarkan rasa lebih variatif dan alami sehingga kebutuhan protein harian tetap terpenuhi tanpa harus bergantung pada produk instan seperti protein shake.
Protein shake adalah sumber protein yang populer, terutama di kalangan orang yang ingin menjaga kesehatan, membentuk otot, atau sekadar memenuhi kebutuhan nutrisi harian dengan cara praktis. Sayangnya, tidak semua orang cocok atau menyukai protein shake.
Untungnya, ada banyak pilihan minuman tinggi protein lainnya yang tidak kalah bergizi dan justru terasa lebih alami serta variatif. Dari bahan sederhana seperti susu hingga olahan berbasis kacang, kamu tetap bisa mendapatkan asupan protein tanpa harus bergantung pada produk instan.
Menariknya, alternatif minuman ini juga bisa disesuaikan dengan selera dan kebutuhan masing-masing. Selain memberikan nutrisi penting, beberapa di antaranya juga menawarkan rasa yang lebih segar dan mudah dikombinasikan dengan bahan lain. Jadi, menjaga asupan protein tetap tercukupi tidak harus selalu lewat protein shake yang itu-itu saja.
Yuk, ketahui apa saja minuman tinggi protein selain protein shake!
Table of Content
1. Susu sapi
Susu sapi adalah salah satu pilihan ideal untuk memenuhi kebutuhan protein, dengan setiap cangkir susu sapi mengandung 8 gram protein.
Susu merupakan sumber kalsium, dan beberapa produsen bahkan menambahkan vitamin D. Berkat dua nutrisi ini, minum susu setiap hari dapat meningkatkan kesehatan tulang.
2. Susu kedelai fortifikasi
Susu kedelai yang diperkaya atau fortifikasi memiliki jumlah protein yang hampir sama dengan satu butir telur, mengandung 6,3 gram protein untuk setiap cangkir.
Susu kedelai forifikasi juga biasanya mengandung kalsium, vitamin D, dan vitamin A dalam jumlah yang mirip dengan susu sapi.
Susu kedelai juga merupakan alternatif nabati untuk vegetarian dan vegan, orang dengan intoleransi laktosa atau memiliki alergi susu, dan mereka yang menginginkan minuman kaya protein dan kalsium.
3. Kefir

Kefir adalah minuman fermentasi yang kaya akan probiotik yang terbuat dari butiran kefir. Minuman ini juga kaya protein, dengan 8,8 gram per cangkir.
Probiotik membantu mengisi usus dengan bakteri baik yang meningkatkan pencernaan yang sehat, mengurangi stres, dan mendukung kesehatan jantung, di antara manfaat lainnya.
Kefir menawarkan lebih dari 60 strain bakteri dan ragi, yang mengandung lebih banyak keanekaragaman mikroorganisme yang meningkatkan kesehatan dibanding yoghurt.
4. Kaldu tulang
Kaldu tulang dibuat dengan merebus tulang hewan, seperti ayam, sapi, babi, atau ikan. Kaldu tulang juga kaya akan protein. Satu cangkir kaldu tulang ayam menyediakan sekitar 9 gram protein.
Menambahkan kaldu tulang ke dalam makanan atau minuman bisa jadi cara sederhana untuk meningkatkan asupan protein secara signifikan. Kamu bisa memilih membeli kaldu tulang siap pakai atau membuatnya sendiri di rumah sesuai selera.
5. Susu kacang polong
Susu kacang polong terbuat dari kacang polong kuning dan merupakan salah satu pilihan susu nabati berprotein tinggi. Mengandung sekitar 8 gram protein per cangkir, mirip dengan susu sapi.
Rasanya ringan dan cocok dicampur dengan kopi, sereal, atau smoothie.
Banyak merek juga memperkaya susu kacang polong dengan kalsium dan vitamin D.
6. Yoghurt siap minum

Yoghurt siap minum bisa jadi pilihan praktis untuk memenuhi asupan protein, terutama saat kamu sedang bepergian. Teksturnya lebih cair dibanding yoghurt biasa, sehingga lebih mudah dikonsumsi kapan saja.
Meski begitu, beberapa varian rasa sering mengandung gula tambahan cukup tinggi, jadi sebaiknya pilih yang plain atau rendah gula jika tersedia.
7. Smoothie tinggi protein
Kamu dapat membuat smoothie tinggi protein tanpa bubuk protein dengan menggunakan makanan utuh yang secara alami mengandung protein.
Susu, Greek yogurt, dan keju cottage adalah cara mudah untuk menambahkan lebih banyak protein. Selai kacang dan biji-bijian juga dapat meningkatkan kandungan protein, sekaligus menambahkan lemak sehat.
Pada akhirnya, ada banyak pilihan minuman tinggi protein selain protein shake yang bisa kamu coba untuk variasi asupan harian. Mulai dari bahan alami seperti susu, yoghurt, hingga olahan kacang-kacangan, semuanya bisa jadi alternatif yang lebih segar dan tidak membosankan. Jadi, kamu tetap bisa memenuhi kebutuhan protein tanpa harus bergantung pada satu jenis minuman saja.
Referensi



![[QUIZ] Dari Cara Kamu Makan Mi Ayam, Ini Risiko Kesehatan yang Mengintai](https://image.idntimes.com/post/20251121/medium-vecteezy_mie-ayam-or-bami-ayam-noodles-with-chicken-and-served-with_21866673_medium_7ea821fc-14b7-42b5-9a6e-29aaff514909.jpg)









![[QUIZ] Genre Musik Favoritmu Cocoknya untuk Olahraga Apa? Cek di Sini](https://image.idntimes.com/post/20250222/portrait-young-woman-happy-train-outdoors-23-2148591351-77c72d5a51c824c06c3bc8ce39bc6412-1d5622ea43abbf7e3e8132632cac819b.jpg)



![[QUIZ] Warna Tas Ungkap Mentalmu, Seberapa Kuat Kamu?](https://image.idntimes.com/post/20241211/img-20241211-164225-eff61138268aec2cdba89c9106fb0e85.jpg)
