ilustrasi mengantuk (pexels.com/Andy Barbour)
Mengantuk saat malam hari merupakan hal yang wajar. Namun, jika rasa kantuk muncul saat bekerja, belajar, atau beraktivitas pada jam yang biasanya produktif, kondisi tersebut patut diperhatikan. Tubuh memiliki kebutuhan tidur yang tidak bisa sepenuhnya digantikan oleh tidur singkat atau tambahan kopi.
Rasa kantuk berlebihan sering menjadi tanda bahwa tubuh sedang mengalami kekurangan waktu pemulihan. Tidak sedikit orang yang merasa baik-baik saja setelah bergadang 1 atau 2 malam, tetapi efeknya baru terasa beberapa hari kemudian. Konsentrasi menurun, reaksi menjadi lebih lambat, dan energi cepat habis meski aktivitas tidak terlalu padat. Jika kondisi ini mulai muncul, tubuh kemungkinan sedang membutuhkan istirahat yang lebih berkualitas.
Menikmati Piala Dunia tentu sah-sah saja selama kesehatan tetap menjadi prioritas. Namun, keseruan pertandingan akan terasa lebih menyenangkan ketika tubuh berada dalam kondisi yang prima dan bugar. Jadi, pertanyaannya, di tengah jadwal pertandingan yang padat, apakah kebutuhan istirahatmu sudah benar-benar terpenuhi?
Referensi
"Feeling depressed? Here is how you can cope with post World Cup blues". Doha News. Diakses Juni 2026.
"How World Cup Stress Affects The Body". Mens Fitness. Diakses Juni 2026.
"Why Does Watching The World Cup Feel Like A Panic Attack? Weed Can Help, If You Don’t Screw It Up". High Times. Diakses Juni 2026.