8 Tips Makan di Luar Tetap Aman saat Kolesterol Tinggi

Tubuh kita butuh kolesterol dalam jumlah tertentu. Namun, kalau jumlahnya terlalu tinggi ini bisa menimbulkan masalah. Penting untuk selalu memperhatikan jumlah kolesterol yang diperoleh dari makanan. Pasalnya, makanan yang tinggi kolesterol juga cenderung tinggi lemak jenuh dan lemak tidak sehat lainnya.
Buat orang dengan masalah kolesterol tinggi, makan di restoran bisa terasa sulit. Namun, ada beberapa tips yang bisa dipraktikkan saat makan di luar agar kolesterol tetap terkendali. Apa saja?
1. Tetapkan niat

Tetapkan niat saat ingin makan di luar agar tidak tergoda makanan yang tidak sehat. Ingatlah untuk selalu mempertimbangkan kadar kolesterol saat memilih menu makanan.
Dengan membuat janji pada diri sendiri, ini akan lebih memudahkan kamu untuk tidak memilih makanan berminyak yang tinggi lemak jenuh dan lemak trans, yang bisa memicu peningkatan kadar kolesterol jahat atau low-density lipoprotein (LDL).
2. Pikirkan pola makan mediterania

Pola makan Mediterania merupakan pilihan yang baik untuk menurunkan kolesterol. Pola makan ini menitikberatkan pada menu makanan sehat.
Selain protein tanpa lemak dan sayuran hijau, pola makan Mediterania menyertakan lemak sehat seperti alpukat, kacang-kacangan, dan minyak zaitun, yang diketahui dapat menurunkan kadar kolesterol LDL.
Contoh menu makanan yang bisa dipesan antara lain salad, gado-gado, lotek, ikan pepes, dan rujak buah.
3. Batasi konsumsi daging

Produk hewani lebih banyak mengandung kolesterol daripada makanan nabati. Namun, jika ingin memesan daging, pilihlah daging tanpa lemak dibandingkan daging berlemak atau olahan. Hindari juga makan kulit ayam karena tinggi lemak.
Pilihan yang lebih sehat adalah makanan laut seperti ikan, udang, kerang, dan lainnya. Makanan laut biasanya kaya akan asam lemak omega-3 yang menyehatkan jantung. Kamu juga bisa memesan makanan berbahan tahu atau kacang-kacangan yang tinggi serat larut sehingga dapat membantu menurunkan kolesterol.
4. Kurangi porsi makan

Menu makanan di restoran sering kali porsinya besar. Selain itu, kamu pun tidak tahu cara makanan tersebut diolah. Maka dari itu, penting untuk membatasi porsinya.
Jangan memaksakan diri untuk menghabiskan seluruh porsi makanan kalau memang sudah kenyang. Kamu bisa meminta makanan sisa untuk dibawa pulang.
5. Tanyakan mengenai persiapan makanan sebelum memesan

Jangan ragu untuk menanyakan terlebih dahulu kepada pelayan tentang bahan-bahan atau cara memasaknya yang mungkin tidak kamu ketahui. Misalnya, jenis minyak apa yang digunakan, jumlah garam yang ditambahkan, dan sebagainya.
Pesanlah makanan yang dikukus, dipanggang, diasapi, atau dibakar. Ini merupakan cara masak yang lebih sehat.
Kalau kamu senang kentang goreng, gantilah dengan versi yang dipanggang. Jika ingin nasi goreng, minta kepada pelayan untuk memasaknya dengan minyak sesedikit mungkin.
6. Hindari minuman bersoda dan minuman manis

Minuman bersoda dan minuman manis merupakan salah satu godaan saat makan di luar. Gula tambahan pada minuman dapat menurunkan kadar kolesterol baik atau high-density lipoprotein (HDL) dan meningkatkan LDL.
Sebagai penggantinya, kamu bisa memesan teh hijau, susu kedelai, jus tomat, oat milk, atau berry smoothies.
7. Pilih makanan penutup yang aman

Makan di luar belum lengkap rasanya tanpa hidangan penutup, biasanya yang manis-manis. Namun, sebagian besar makanan penutup ini mengandung tinggi kalori, lemak, dan bahkan kolesterol.
Kalau ingin sesuatu yang manis, pesanlah makanan penutup yang rendah kolesterol seperti yoghurt beku atau potonan buah segar.
8. Pesanlah terlebih dahulu

Saat makan bersama teman atau keluarga, pesanlah menunya terlebih dahulu agar tidak terpengaruh oleh pilihan orang lain. Terkadang, mendengar apa yang orang lain pesan mungkin akan membuat kamu berubah pikiran. Dengan begitu, kamu tetap dapat menjalankan pola makan sehat dan niat menjaga kolesterol tidak digagalkan oleh gorengan atau makanan penutup manis yang mungkin dipesan teman kamu.
Memasak di rumah merupakan solusi yang tepat saat kolesterol sedang tinggi. Memasak sendiri makanan di rumah juga memudahkan kamu untuk memantau dan menambahkan nutrisi yang tepat untuk tubuh. Kamu bisa mengatur sendiri jumlah gula, garam dan lemak yang ingin ditambahkan dalam makanan.
![[QUIZ] Pilih Warna Kamar Tidurmu, Ini Dampaknya ke Psikologis](https://image.idntimes.com/post/20260128/pexels-fotoaibe-1743231_224fdbce-fe8a-48dd-b379-811844e8a63c.jpg)
![[QUIZ] Pilih Menu Ayam Favoritmu, Kami Tebak Kepribadianmu](https://image.idntimes.com/post/20260107/1000018277_1d2d966e-cff4-4b91-a355-ee3394d3e0c0.jpg)
![[QUIZ] Pilih Otot yang Ingin Dibentuk, Kami Rekomendasikan Latihannya](https://image.idntimes.com/post/20240705/anastase-maragos-fp7cfyppukm-unsplash-77608e651ffd65a27bc7ca3ab51d5a4c-9ee8fcedf24c176618a81cd66dfe2478.jpg)









![[QUIZ] Pilihan Workout Gym Ungkap Kepribadian Kamu](https://image.idntimes.com/post/20251004/pexels-johnny-garcia-1041229-2011384_578acb59-8f12-4259-b6c5-fd10c0d342bb.jpg)






