Ilustrasi profil kulit orang Indonesia (123rf.com/paul photo)
Selama ini, jenis kulit sering kali dikategorikan sebagai kering, berminyak, normal, atau kombinasi. Padahal, karakteristik kulit setiap orang bisa lebih kompleks dari itu, lho.
BSTI memetakan kulit berdasarkan empat dimensi, yaitu Dry/Oily, Sensitive/Resistant, Pigmented/Non-Pigmented, dan Tight/Wrinkled.
Kombinasi keempat dimensi ini menghasilkan 16 profil kulit berbeda yang membantu menggambarkan karakteristik kulit secara lebih spesifik.
Salah satu temuan studi BSTI versi Indonesia menunjukkan bahwa 3 dari 4 orang dewasa yang diteliti memiliki karakteristik kulit sensitif, baik pada kelompok kulit kering maupun berminyak.
Temuan ini memperlihatkan bahwa produksi minyak saja tidak cukup untuk memahami kebutuhan kulit. Dua orang dengan kulit berminyak, misalnya, bisa memiliki tingkat sensitivitas berbeda dan membutuhkan pendekatan perawatan yang tidak sama.
Oleh karena itu, kondisi skin barrier juga penting untuk diperhatikan. Lapisan pelindung kulit ini berperan membantu menjaga kelembapan dan melindungi kulit dari faktor eksternal. Ketika fungsinya terganggu, kulit bisa lebih rentan mengalami kekeringan, iritasi, atau rasa tidak nyaman.
Memahami karakteristik kulit secara menyeluruh pun menjadi langkah awal untuk menentukan perawatan yang sesuai, termasuk dalam menjaga fungsi skin barrier.