Comscore Tracker

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?

Ketahui perbedaan dan manfaatnya masing-masing

"Yuk, makan sayur-mayur! Kaya akan vitamin K, lho."

"Oh, potasium, kan?"

Pernah dengar dialog seperti itu? Ya, kebanyakan orang mengira vitamin K sama dengan potasium. Memang, sih, sama-sama penting untuk tubuh kita. Namun, vitamin K dan potasium adalah dua zat gizi yang berbeda.

Dari namanya saja, vitamin K adalah sebuah vitamin. Jika kamu masih ingat pelajaran kimia di bangku sekolah dulu, potasium atau kalium adalah senyawa mineral. Pada tabel periodik, potasium diberi simbol "K". Oleh karena itulah, orang sering mengira "K" pada potasium sebagai vitamin K.

Apa saja perbedaan vitamin K dan potasium dan manfaatnya bagi kesehatan tubuh kita? Yuk, simak lebih lanjut lewat artikel ini.

1. Perbandingan antara vitamin K dan potasium

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?Ilustrasi: Huruf K, lambang potasium, dan vitamin K. blogs.davita.com

Vitamin K dan potasium adalah dua senyawa yang amat penting untuk tubuh manusia. Karena tubuh tidak dapat memproduksi potasium, sedangkan vitamin K hanya dapat diproduksi dalam jumlah kecil, kita butuh asupan keduanya lewat makanan, minuman, atau suplemen.

Melansir Healthline, berikut ini perbandingan utama vitamin K dan potasium:

  • Tipe senyawa: Vitamin (vitamin K) | Mineral (potasium)
  • Angka kecukupan gizi (AKG): 120 mikrogram (mcg) (vitamin K) | 4.700 miligram (potasium)
  • Struktur kimiawi: Lipid kuinon (vitamin K) | logam lunak (potasium)
  • Ketersediaan hayati: K1 & K2 (vitamin K) | Belum diketahui (potasium)
  • Sumber: Makanan, suplemen, dan diproduksi di usus besar (vitamin K) | Makanan, suplemen, dan bumbu tambahan pada makanan (potasium)

2. Vitamin K dibutuhkan untuk penggumpalan darah dan pembentukan tulang

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?nexofin.com

Vitamin K adalah kelompok vitamin lipofilitas (larut dalam lipid) yang dibutuhkan tubuh dalam memproduksi protein untuk penggumpalan darah (koagulasi) dan mengikat kalsium untuk pembentukan tulang. Lebih terkenal untuk koagulasi, oleh karena itulah vitamin ini disebut vitamin K (dari bahasa Denmark "Koagulation").

Karena penting untuk penggumpalan darah, bayi yang baru lahir biasa diberi asupan vitamin K. Hal tersebut untuk mencegah ketidakmampuan tubuh untuk melakukan proses koagulasi darah pendarahan akibat kekurangan vitamin K (VKDB). Terdapat dua jenis vitamin K yang paling umum, yaitu K1 dan K2.

Baca Juga: Cek 6 Fakta Hiperkalsemia, Kondisi saat Tubuh Kelebihan Kalsium

3. Vitamin K1 dan K2, sama-sama vitamin K tetapi berbeda

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?unsplash.com

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, vitamin K1 dan K2 adalah variasi vitamin K yang paling lumrah ditemui. Namun, apa bedanya?

Vitamin K1 atau filokuinon adalah jenis yang paling kamu sering temui, terutama bagi kamu yang suka makan sayuran. Melansir Healthline, porsi satu mangkuk sayuran yang kaya akan vitamin K1 adalah: 

  • Kale: 1.062 mcg
  • Collard: 1.059 mcg
  • Bayam: 889 mcg
  • Lobak: 529 mcg
  • Brokoli: 220 mcg
  • Kubis Brussel: 218 mcg

Sayangnya, riset menemukan bahwa vitamin K1 susah diserap tubuh. Bersumber dari sayur-mayur, kurang dari 10 persen vitamin K1 yang berhasil diserap tubuh.

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?questionjapan.com

Vitamin K2 atau menakuinon memiliki banyak jenis. Vitamin ini dapat ditemukan dalam bahan makanan hewani dan fermentasi. Selain itu, vitamin K2 juga diproduksi dalam usus, meskipun dalam jumlah yang bervariasi.

Dalam porsi 100 gram, inilah beberapa produk makanan yang memiliki kandungan vitamin K2:

  • Natto (hidangan fermentasi kedelai Jepang): 1.062 mcg
  • Sosis Tionghoa (lapchiong): 383 mcg
  • Keju keras: 76 mcg
  • Daging babi (dengan tulang): 75 mcg
  • Ayam (paha atas/paha bawah) rebus: 60 mcg
  • Keju lunak: 57 mcg
  • Kuning telur: 32 mcg

Menurut beberapa penelitian, vitamin K2 lebih mudah diserap dibanding vitamin K1 karena mengandung lemak yang dapat melarutkan vitamin K, sehingga tubuh dapat menyerapnya. Selain itu, rantai samping vitamin K2 yang lebih panjang juga membuatnya dapat bertahan dalam darah selama berhari-hari, dibandingkan K1 yang hanya hitungan jam. 

4. Potasium merupakan elektrolit yang dibutuhkan sel

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?Ilustrasi: Makanan yang mengandung potasium. singlecare.com

Sebagai mineral, potasium berfungsi sebagai elektrolit yang dibutuhkan sel tubuh agar dapat bekerja sebagaimana mestinya. Karena tubuh tidak bisa memproduksi potasium secara alami, maka kamu harus mendapatkan asupannya dari makanan seperti: 

  • Buah: aprikot, pisang, kiwi, jeruk, dan nanas
  • Sayur-mayur: sayuran berdaun hijau, wortel, dan kentang
  • Daging tanpa lemak;
  • Biji-bijian;
  • Kacang-kacangan.

Mempertahankan kadar potasium tetap sesuai dengan AKG penting agar tubuh tetap sehat. Elektrolit dari potasium memicu sel untuk mempertahankan fungsi penting tubuh, seperti:

  • Tekanan darah;
  • Keseimbangan cairan;
  • Kontraksi otot;
  • Impuls saraf;
  • Pencernaan;
  • Ritme jantung; dan
  • Keseimbangan pH (asam dan basa) dalam darah.

5. Manfaat vitamin K untuk tubuh

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?pixabay.com/qimono

Pertama, konsumsi vitamin K dibutuhkan untuk menjaga kepadatan tulang. Kurangnya vitamin K bisa menyebabkan tulang keropos, sehingga meningkatkan risiko osteoporosis.

Selain tulang, beberapa riset menemukan fungsi varian vitamin K2 juga penting untuk menjaga kesehatan kardiovaskular dengan cara mencegah penumpukan kalsium dalam pembuluh darah. Apakah minum suplemen vitamin K bisa membantu? Para peneliti masih belum dapat mengonfirmasi sepenuhnya.

Berbagai penelitian juga mengemukakan manfaat tersembunyi vitamin K untuk mencegah inflamasi dan penyakit yang muncul karena usia, termasuk diabetes dan kanker.

6. Manfaat potasium untuk tubuh

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?Osteoporosis pada tulang. freepik.com/brgfx

Potasium memang punya fungsi yang mirip dengan vitamin K dalam hal menjaga kesehatan tulang. Beberapa riset menunjukkan bahwa konsumsi potasium baik untuk kaum hawa yang telah memasuki masa menopause demi mencegah osteoporosis.

Kemudian, potasium juga diketahu baik untuk mendukung kesehatan jantung dengan cara menjaga tekanan darah. Namun, tampaknya hal tersebut juga bergantung dari konsumsi potasium secara alami atau suplemen. Selain itu, kebutuhan energi dan konsumsi garam (sodium) pun ikut memengaruhi manfaat potasium untuk jantung.

Sering Dikira Sama, Apa Bedanya Vitamin K dan Potasium?Meracik hidangan kaya vitamin K dan potasium. healthline.com

Merasa tercerahkan? Meskipun potasium memiliki huruf "K" pada tabel periodik, nyatanya vitamin K dan potasium berbeda. Sama-sama dapat meningkatkan kesehatan jantung dan tulang, tetapi keduanya punya peran berbeda saat beredar dalam tubuh.

Yuk, penuhi kebutuhan vitamin K dan potasium lewat menu makan sehari-hari demi menjaga proses koagulasi, metabolisme tulang, dan fungsi sel tetap prima. Seimbangkan juga dengan vitamin dan mineral lainnya agar kebutuhan nutrisi harian kita selalu tercukupi.

Baca Juga: 7 Sumber Makanan yang Mengandung Vitamin K Bagus untuk Tulang

Topic:

  • Nurulia R. Fitri
  • Bayu Aditya Suryanto

Berita Terkini Lainnya