- Influenza.
- Rhinovirus (penyebab pilek).
- Pertusis atau batuk rejan.
- Meningitis meningokokus.
Apakah Berbagi Air Minum saat Haji Bisa Menularkan Penyakit?

Berbagi botol atau gelas minum saat haji dapat menjadi jalur penularan penyakit karena kontak air liur dan droplet di tengah kepadatan jemaah.
Penyakit yang berisiko menular meliputi infeksi pernapasan seperti influenza dan meningitis, infeksi pencernaan seperti hepatitis A, serta herpes simpleks tipe 1.
Jemaah dianjurkan memakai wadah minum pribadi, menghindari berbagi gelas, mencuci tangan, dan menggunakan gelas sekali pakai untuk menjaga higienitas selama ibadah.
Di tengah cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat, berbagi botol atau gelas minum saat haji sering dianggap hal biasa. Ada jemaah yang saling menawarkan air karena khawatir temannya dehidrasi, ada pula yang memakai gelas bergantian karena sulit mencari tempat sampah atau air minum baru.
Sayangnya, kebiasaan tersebut membawa risiko kesehatan. Dalam kondisi jutaan orang berkumpul di area yang padat seperti Mina, Arafah, dan Masjidil Haram, berbagi wadah minum bisa menjadi jalur penularan berbagai penyakit.
Jemaah haji dan umrah dianjurkan untuk tidak berbagi barang pribadi seperti botol air, gelas, maupun alat makan untuk mengurangi risiko penularan penyakit pernapasan. Lingkungan haji merupakan situasi dengan kontak antarmanusia yang sangat intens sehingga penyebaran infeksi menjadi lebih mudah.
Penyakit menular seperti influenza dan meningitis meningokokus dapat menyebar melalui droplet atau percikan air liur yang menempel pada permukaan benda, termasuk bibir botol dan gelas minum. Selain lewat udara, penularan juga bisa terjadi ketika seseorang menggunakan wadah minum yang sama dengan orang yang sedang sakit.
Table of Content
Risiko terkena penyakit menular
Jemaah yang berbagi wadah minuman berisiko terkena penyakit menular, yang meliputi:
1. Infeksi saluran pernapasan
Ini merupakan penyakit yang paling sering terjadi saat haji. Penularannya dapat terjadi melalui droplet yang tertinggal di pinggiran gelas atau botol.
Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai antara lain:
Meningitis meningokokus menjadi perhatian serius karena bakteri hidup di tenggorokan dan dapat berpindah melalui air liur. Dalam kondisi kerumunan padat, risiko penyebaran meningkat lebih cepat.
2. Infeksi saluran pencernaan
Berbagi air minum juga dapat meningkatkan risiko penyakit saluran cerna, terutama jika kebersihan tangan kurang terjaga. Misalnya hepatitis A, norovirus, dan infeksi bakteri Escherichia coli (E. coli).
Penularan biasanya terjadi melalui jalur fekal-oral, yakni ketika tangan yang terkontaminasi kuman menyentuh botol, teko, atau gelas bersama.
3. Herpes simpleks
Virus herpes simpleks tipe 1 (HSV-1), yang sering menyebabkan luka di bibir, juga dapat menular lewat kontak air liur pada gelas atau botol yang dipakai bergantian.
Kepadatan menjadi peningkatan risiko

Sebuah studi menyebut bahwa kepadatan ekstrem selama haji memudahkan penyebaran berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri yang resistan terhadap antibiotik. Sanitasi yang kurang optimal, termasuk kebiasaan berbagi wadah minum, disebut menjadi salah satu faktor risiko penyebaran bakteri seperti Streptococcus pneumoniae dan Escherichia coli.
Kondisi ini makin berisiko karena jemaah haji berasal dari banyak negara dengan latar belakang kesehatan berbeda-beda. Ada yang membawa infeksi tanpa gejala, tetapi tetap dapat menularkan penyakit kepada orang lain.
Bagaimana agar tetap aman?
Agar tetap aman selama beribadah, jemaah dianjurkan menerapkan langkah berikut:
- Gunakan botol minum pribadi dan beri label nama agar tidak tertukar.
- Hindari berbagi gelas atau botol, meskipun dengan keluarga atau teman dekat.
- Gunakan gelas sekali pakai yang tersedia di fasilitas resmi air Zamzam.
- Buang gelas bekas langsung ke tempat sampah setelah digunakan.
- Jika terpaksa menggunakan teko atau wadah bersama, tuangkan air ke gelas masing-masing tanpa menyentuhkan mulut ke wadah.
- Cuci tangan atau gunakan hand sanitizer sebelum makan dan minum.
Ada juga anjuran untuk minum air dalam kemasan dan gelas sekali pakai untuk membantu menjaga higienitas selama ibadah haji.
Berbagi air minum memang terlihat sebagai bentuk kepedulian antar jemaah. Namun, dalam situasi haji, kebiasaan tersebut justru dapat membuka jalan penularan penyakit. Menjaga kebersihan dan menggunakan wadah minum pribadi menjadi langkah sederhana tetapi penting agar kesehatan jemaah tetap terjaga.
Referensi
"Umrah and Hajj: key health messages before, during and after your trip". World Health Organization. Diakses Mei 2026.
"Digestive Problems during Hajj". Ministry of Health. Diakses Mei 2026.
"Saudi Arabia: Hajj and Umrah Pilgrimages". Centers for Disease Control and Prevention. Diakses Mei 2026.
Mathkor, Darin Mansor, Samah Tawil, Ayman K. Johargy, Hani Faidah, Ahmad O. Babalghith, Naif A. Jalal, Farkad Bantun, Faraz Ahmad, and Shafiul Haque. “Respiratory and Gastrointestinal Infections among Hajj Pilgrims during the 2012–2025 Seasons: A Systematic Review.” Journal of Infection and Public Health 18, no. 11 (September 3, 2025): 102951.

![[QUIZ] Genre Musik Favoritmu Menunjukkan Cara Tubuhmu Menghadapi Stres Fisik](https://image.idntimes.com/post/20250601/pexels-cottonbro-6875743-535a16e7fb7bdc23245ff21afd8e8c4f-8d474d21ca64c6270a28cc912387b000.jpg)




![[QUIZ] Pilih Genre Musik Favorit, Kami Tahu Seberapa Stres Kamu Sekarang](https://image.idntimes.com/post/20240203/photo-1487180144351-b8472da7d491-a0a51f7a58669ba98ac0be589946151c-f0c59367cceff26b5baee28bb42de4ca.jpeg)


![[QUIZ] Dari Warna Sepatu Olahragamu, Kami Tebak Cara Kamu Hadapi Tantangan](https://image.idntimes.com/post/20220409/pexels-run-ffwpu-2526878-231598487f96cc977f2f775a83051a8e-0f10c519478ccc720c29106b6975c7b5.jpg)
![[QUIZ] Dari Genre Musik Favorit, Kami Tahu Bagaimana Kecerdasaan Emosionalmu](https://image.idntimes.com/post/20250526/mikhail-seleznev-rmvyzwmpytq-unsplash-120d99068824bc16e20fee794f36b728-dff1d8cf54b3ef4fd200b27f499a35bf.jpg)
![[QUIZ] Dari Kebiasaan Olahraga, Ini Metode Jalan Kaki yang Cocok Untukmu](https://image.idntimes.com/post/20250207/metode-jalan-kaki-yang-bantu-turunkan-berat-badan-ee4894aef27f25c5b09005b6e69b7258.jpg)






