Borja Martinez-Tellez et al., “Roseburia Inulinivorans Increases Muscle Strength,” Gut, March 10, 2026, gutjnl-2025, https://doi.org/10.1136/gutjnl-2025-336980.
"Bacteria found in the human intestine capable of improving muscle strength." Universidad de Granada. Diakses Maret 2026.
"Microbe in Human Gut May Boost Muscle Strength, Study Finds." Science Alert. Diakses Maret 2026.
Bakteri Usus Ini Ternyata Bisa Bikin Otot Lebih Kuat

Bakteri usus tertentu (genus Roseburia) dikaitkan dengan kekuatan otot lebih baik.
Ada “gut-muscle axis” yang menghubungkan mikrobiota usus dan performa fisik.
Potensi probiotik masa depan untuk menjaga kekuatan otot, terutama saat menua.
Usus merupakan tempat miliaran mikroorganisme hidup dan diam-diam memengaruhi berbagai fungsi tubuh. Mulai dari metabolisme hingga sistem imun. Nah, bertambah lagi satu peran usus, yaitu kekuatan otot, menurut temuan studi terbaru.
Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Gut ini menunjukkan bahwa bakteri tertentu di usus, khususnya dari genus Roseburia, berkaitan dengan kondisi fisik yang lebih baik. Temuan ini memperkuat konsep gut-muscle axis, yaitu hubungan biologis antara mikrobiota usus dan fungsi otot.
Para peneliti dari Universitas Granada dan kolaborator internasional menemukan, individu dengan jumlah bakteri ini lebih tinggi cenderung memiliki massa otot dan kekuatan yang lebih baik. Selain pada orang muda, hubungan ini juga terlihat pada kelompok lansia yang dikenal paling rentan mengalami penurunan massa otot.
Temuan studi
Penelitian ini menganalisis sampel tinja dari 90 orang dewasa muda (18–25 tahun) dan 33 lansia (≥65 tahun), lalu membandingkannya dengan berbagai indikator kebugaran, seperti kekuatan genggaman tangan, kekuatan kaki, dan kapasitas kardiorespirasi.
Hasilnya cukup mencolok. Salah satu spesies, Roseburia inulinivorans, menunjukkan hubungan kuat dengan performa fisik. Pada lansia yang memiliki bakteri ini, kekuatan genggaman tangan tercatat hingga 29 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang tidak memilikinya. Pada kelompok muda, jumlah bakteri ini juga berkorelasi dengan kekuatan otot dan kapasitas aerobik.
Temuan ini diperkuat melalui eksperimen pada hewan. Tikus yang diberikan bakteri tersebut mengalami peningkatan kekuatan hingga sekitar 30 persen, serta menunjukkan perubahan struktur otot, termasuk peningkatan serat otot tipe II yang penting untuk menghasilkan gerakan cepat dan kuat dalam waktu singkat.
Para peneliti menduga, bakteri ini memengaruhi metabolisme energi otot melalui produksi senyawa seperti asam lemak rantai pendek (short-chain fatty acids), yang dikenal berperan dalam regulasi inflamasi dan fungsi metabolik.
Apa artinya untuk kesehatan?

Temuan ini membuka peluang baru dalam dunia kesehatan dan kebugaran. Jika hubungan sebab-akibat ini terbukti dalam penelitian lanjutan, bukan tidak mungkin suatu hari nanti ada probiotik khusus yang dirancang untuk membantu menjaga kekuatan otot, terutama pada populasi lansia yang rentan mengalami sarkopenia (kehilangan massa otot).
Namun, para peneliti juga menekankan bahwa studi ini masih memiliki keterbatasan. Misalnya, belum bisa dipastikan apakah bakteri tersebut secara langsung meningkatkan kekuatan otot, atau justru orang yang lebih aktif secara fisik cenderung memiliki mikrobiota usus yang lebih sehat.
Selain itu, dalam eksperimen hewan, bakteri tidak menetap secara permanen di usus, yang berarti efek jangka panjangnya masih perlu diteliti lebih lanjut. Mekanisme biologis spesifik, seperti jalur inflamasi atau sinyal saraf-otot, juga belum sepenuhnya dipahami.
Ternyata, menurut studi baru ini, apa yang terjadi di usus ternyata bisa berdampak hingga ke kekuatan otot. Untuk saat ini, pendekatan terbaik tetap menjaga pola makan seimbang, aktif bergerak, dan mendukung kesehatan mikrobiota usus melalui serat dan makanan alami.
Referensi
![[QUIZ] Apa Fitness Love Language Kamu? Jawab 1 Pertanyaan Ini](https://image.idntimes.com/post/20250720/pexels-cottonbro-5319375_54dd0954-3c95-4bb3-a55b-57a4451ade0f.jpg)






![[QUIZ] Seberapa Lelah Matamu? Cek dengan Tebak Karakter Upin & Ipin Ini](https://image.idntimes.com/post/20250530/upin-ipin-1-87f35002d1686dda73e55d82638c9f56-7771c6a2ddf99d5c2b32499897f284cd.jpg)


![[QUIZ] Pilih Tokoh Upin & Ipin, Kami Tahu Penyebab Stres yang Kamu Alami](https://image.idntimes.com/post/20250529/screenshot-20250530-053909-youtube-07692f3ede1ec4b723353630ccf77f5a.jpg)
![[QUIZ] Pilihan Menu Favoritmu di Aplikasi Ojol Ungkap Risiko Kesehatanmu](https://image.idntimes.com/post/20250521/seblak-4439fd7c67a33b9b7d49baed91e06faa-d0ea42c568cc86100c30fac0081628c1.png)


![[QUIZ] Seberapa Jeli Matamu Menebak Member Hearts2Hearts?](https://image.idntimes.com/post/20251215/1000250589_80ba8987-f9f6-4da3-9f54-778b0594efb9.jpg)
![[QUIZ] Genre Musik Favoritmu Bisa Ungkap Cara Kamu Mengelola Amarah](https://image.idntimes.com/post/20230413/pexels-cottonbro-studio-9063608-799c959c8a681bc3037abd5954852522.jpg)


