Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Biar Tetap Sehat, Ini 6 Makanan yang Wajib Dihindari Orang Lanjut Usia

Biar Tetap Sehat, Ini 6 Makanan yang Wajib Dihindari Orang Lanjut Usia
Unsplash.com/Ellieelien
Share Article

Seiring bertambahnya usia, kesehatan tubuh seseorang akan semakin menurun. Hal ini lantaran penuaan dapat menyebabkan perubahan pada berbagai sistem tubuh.

Namun, selain faktor alami, kesehatan individu lanjut usia juga dipengaruhi oleh gaya hidup dan diet. Nah, agar orang-orang yang kamu sayangi tetap dapat menjalani hidup dengan sehat di usia lanjut, pastikan mereka menghindari makanan di bawah ini.

1. Makanan tinggi garam

ilustrasi junk food (unsplash.com/kazuend)
ilustrasi junk food (unsplash.com/kazuend)

Konsumsi terlalu banyak garam atau makanan yang mengandung natrium bisa menjadi masalah bagi orang tua, utamanya mereka yang memiliki riwayat hipertensi. Menurut National Academies of Science, orang-orang dengan usia di atas 71 tahun harus membatasi asupan natrium mereka tidak lebih dari 1,2 gram per hari.

Sebagai solusi untuk menguatkan cita rasa masakan, kamu bisa menambahkan berbagai jenis bumbu dan rempah-rempah sebagai pengganti garam. Selain itu, selalu perhatikan kandungan natrium sebelum membeli makanan kemasan.

2. Makanan dan minuman dengan pemanis buatan

unsplash.com/Sorin popa
unsplash.com/Sorin popa

Selama ini, banyak yang mengira bahwa pemanis buatan dapat menjadi alternatif yang baik sebagai pengganti gula. Padahal, anggapan ini tidaklah tepat.

Penelitian yang dipublikasikan dalam Harvard Medical School telah menunjukkan bahwa pemanis buatan berkontribusi terhadap penambahan berat badan dan menyebabkan masalah kesehatan lainnya.

Sebab, meskipun makanan yang mengandung pemanis buatan memiliki kalori yang lebih rendah, sering kali makanan ini membuat kamu ingin terus mengonsumsi produk tersebut untuk memuaskan rasa manis.

3. Salami dan hot dog

ilustrasi salami (unsplash.com/Jez Timms)
ilustrasi salami (unsplash.com/Jez Timms)

Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Epidemiology menemukan hubungan antara konsumsi daging olahan, seperti salami dan hot dog, dengan jumlah sperma yang lebih rendah. Para peneliti yang terlibat berhipotesis bahwa hal ini terkait dengan pemprosesan daging olahan.

Walaupun para peneliti belum yakin mengenai penyebab pastinya, mereka meyakini bahwa proses pengolahan daging ini membuat konsumsi salami dan hot dog mampu menurunkan kualitas sperma.

4. Kentang

unsplash.com/Lars Blankers
unsplash.com/Lars Blankers

Kentang termasuk makanan yang harus dibatasi oleh orang lanjut usia, khususnya kentang goreng, keripik kentang, atau kentang yang diolah menjadi bentuk lain.

Menurut laman Time, ini karena kentang tinggi akan kandungan pati dan memiliki indeks glikemik yang tinggi. Dampaknya, konsumsi kentang dapat memperbesar lingkar pinggang dan meningkatkan kadar insulin.

Selain itu, cara terbaik untuk mengonsumsi kentang adalah memprosesnya seminimal mungkin.

5. Kue

Unsplash.com/Ellieelien
Unsplash.com/Ellieelien

Menurut laman The Healthy, gula dapat menyebabkan beberapa perubahan dalam tubuh, mulai dari membran sel, arteri, hormon, sistem kekebalan tubuh, kesehatan usus, dan bahkan bakteri baik di usus.

Tak hanya itu, terlalu banyak konsumsi gula juga dapat meningkatkan insulin, peradangan, dan mempercepat penuaan kulit melalui proses glikasi.

Untuk itu, orang lanjut usia sebaiknya membatasi konsumsi makanan tinggi gula, seperti kue dan permen.

6. Margarin

unsplash.com/Sorin Gheorghita
unsplash.com/Sorin Gheorghita

Beberapa merek margarin mengandung lemak trans. Menurut laman American Heart Association, walaupun hanya dikonsumsi dalam jumlah sedikit setiap harinya, lemak trans tetap dapat menimbulkan dampak negatif pada kolesterol dan kesehatan jantung. Untuk itu, individu lanjut usia sebaiknya menghindari penggunaan margarin.

Sebagai alternatif, gunakan alpukat segar untuk menggantikan margarin dalam masakan. Selain menghindari penggunaan lemak trans, kandungan lemak baik dalam alpukat memiliki efek yang positif bagi kolesterol dan jantung.

Jadi, agar tetap sehat di usia tua, pastikan kamu menjauhkan makanan di atas dari orang lanjut usia di sekitarmu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Eka Ami
EditorEka Ami

Related Articles

See More

10 Penyebab Telapak Kaki Sakit setelah Lari, dari Sepatu hingga Cedera

03 Jun 2026, 23:30 WIBHealth