Adas Manis, Rempah yang Bisa Membantu Mencegah Depresi

Minyak adas manis dalam penelitian hewan menunjukkan potensi membantu mengurangi gejala depresi.
Beberapa studi lain juga menemukan bahwa adas manis berkaitan dengan perbaikan suasana hati dan kesehatan tubuh.
Mengonsumsi biji adas manis yang minim proses dianggap cara paling baik untuk mendapatkan manfaatnya.
Biji adas, disebut juga biji adas manis, sering digunakan sebagai bumbu dapur dan minuman hangat karena rasanya yang manis serta familier, mirip seperti akar manis. Meski begitu, adas manis tidak sama dengan akar manis, lho. Sebab, adas manis adalah herba asli Afrika Utara, sedangkan akar manis berasal dari China. Selain itu, biji adas manis punya sifat unik yang berbeda dari akar manis.
Memang, buah adas manis umumnya dibudidayakan untuk makanan manis dan minuman. Namun, ada fakta baru yang menunjukkan bahwa tanaman yang mirip peterseli ini bisa dimanfaatkan karena efeknya dalam melawan depresi. Penasaran, kan, seperti apa penjelasannya? Mari, kita cari tahu!
1. Minyak adas manis mampu mengurangi gejala depresi

Menurut sebuah studi penelitian dari Kairo, Mesir, yang ditulis Karima A El-Shamy dkk. berjudul "Oral Supplementation with Geranium Oil or Anise Oil Ameliorates Depressed Rat-Related Symptoms Through Oils Antioxidant Effects" (2019), minyak dari tanaman adas manis dapat mengurangi gejala depresi. Studi ini dilakukan pada tikus dengan menggunakan minyak geranium dan minyak adas manis dalam percobaannya. Para peneliti menyimpulkan bahwa minyak geranium dan minyak adas manis efektif untuk "meredakan" gejala stres ringan kronis (CMS) pada hewan pengerat tersebut. Para ilmuwan menggunakan CMS pada hewan pengerat sebagai model analog untuk depresi pada manusia. Jadi, hasil uji menunjukkan bahwa minyak adas manis dapat membantu melawan depresi.
2. Banyak penelitian terkait adas manis yang mendukung khasiatnya sebagai pencegah depresi

Namun, penelitian terkait adas manis ternyata bukan pertama kalinya, terutama terkait manfaat kesehatan yang dikandungnya. Vinmec International Healthcare System di Thailand sebelumnya telah menerbitkan rangkuman khasiat adas manis. Yap, ini termasuk kandungan mineralnya yang tinggi dan khasiatnya yang mampu meningkatkan kesehatan sel serta tulang.
Ada juga penelitian dari Iran yang ditulis oleh Maryam Mosaffa-Jahromi dkk. berjudul "Effectiveness of Anise Oil for Treatment of Mild to Moderate Depression in Patients With Irritable Bowel Syndrome" (2016) dalam Journal Evidence Based Complementary and Alternative Medicine. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa adas manis dapat membantu mengatasi masalah depresi dan mengurangi gejala menopause. Namun, bagaimana tepatnya adas manis mengurangi depresi masih belum dikonfirmasi secara pasti. Meski begitu, mungkin ada hubungannya dengan sifat antiinflamasinya, nih.
3. Pro kontra terkait minyak dari biji-bijian, termasuk adas manis

Minyak biji-bijian sebenarnya sering dikritik dalam beberapa tahun terakhir. Kenapa, ya? Soalnya, banyak laporan yang menunjukkan bahwa minyak biji-bijian beracun, bahkan bersifat karsinogenik bagi manusia. Meski begitu, perdebatan masih berlanjut. Kekhawatiran semakin meningkat karena minyak biji-bijian merupakan minyak yang paling sering digunakan dalam makanan olahan dan minyak goreng. Bahkan, ada bukti bahwa minyak kedelai, minyak biji-bijian yang paling umum digunakan dalam minyak goreng Amerika, dapat meningkatkan risiko obesitas, lho.
Namun, tidak semua minyak biji-bijian pada dasarnya buruk bagi kesehatan. Semuanya tergantung pada bagaimana minyak tersebut diekstrak dari tanaman. Minyak biji-bijian yang sering disebut dalam perdebatan kesehatan merupakan minyak yang diproses secara intensif sebelum digunakan dalam makanan, seperti minyak rapeseed, minyak jagung, minyak bunga matahari, dan minyak kedelai. Saat minyak biji-bijian "ultraproses" ini masuk ke dalam makanan cepat saji, camilan kemasan, atau es krim yang membuatnya tidak meleleh, minyak tersebut mengandung kadar lemak omega-6 yang terkonsentrasi, yang telah terbukti meningkatkan peradangan. Di sisi lain, adas manis, selama diproses seminimal mungkin, sebenarnya dapat mengurangi peradangan dan pada dasarnya mampu mencegah gejala depresi.
4. Cara terbaik untuk mengonsumsi adas manis

Sering kali, adas manis justru tidak diproses sama sekali sebelum dikonsumsi. Sebaliknya, biji adas manis biasanya langsung ditambahkan atau cukup digiling menjadi bubuk sebelum ditambahkan ke dalam masakan. Adapun, karena peradangan sangat terkait erat dengan depresi, bentuk biji adas manis yang tidak diolah ini menjadi cara yang paling efektif untuk mengatasi gejala depresi, lho.
Masih banyak penelitian yang perlu dilakukan untuk mengidentifikasi khasiat di balik rempah adas manis dalam melawan depresi. Namun, mengonsumsi minyak biji adas manis yang tidak diproses merupakan pilihan yang paling sehat. Ayo, mulai sekarang tambahkan adas manis ke masakan kamu, ya! Adas manis cocok banget buat masakan berbuka puasa atau sahur kamu.
Referensi
“7 Health Benefits and Uses of Anise Seeds”. Vinmec. Diakses pada Februari 2026.
“Anise”. Britannica Kids. Diakses pada Februari 2026.
“Are Seed Oils Really Bad for You?”. BBC Future. Diakses pada Februari 2026.
“Chemical Composition and Biological Activity of Anise”. De Gruyter Brill. Diakses pada Februari 2026.
“Saunf Benefits: This Is the Right Way to Eat Saunf for Relief from Stomach Discomfort”. Times of India. Diakses pada Februari 2026.
“Soybean Oil May Contribute to Obesity, New Study Shows”. Medical News Today. Diakses pada Februari 2026.
“The Difference Between Anise and Licorice”. Licorice.com. Diakses pada Februari 2026.
“The Never-Ending Seed Oil Debate”. FoodPrint. Diakses pada Februari 2026.
“The Protective Effects of Anise (Pimpinella anisum) and Its Components”. PMC. Diakses pada Februari 2026.
“Seed Oils Are Not Poisoning Us! We've Been Lied To: Lead Nutritional Scientist”. The Diary Of A CEO Clips. Diakses pada Februari 2026.










![[QUIZ] Dari Minuman yang Kamu Pilih saat Haus, Ini Kondisi Hidrasi Tubuhmu](https://image.idntimes.com/post/20250329/pexels-sab-wang-62948913-31260165-ca1834d54993c733222d325499cbe090-de8e39a045e8d65df35c7aa77b9b5105.jpg)







