Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Gejala Awal Katarak yang Perlu Diwaspadai, Jangan Sampai Makin Parah

5 Gejala Awal Katarak yang Perlu Diwaspadai, Jangan Sampai Makin Parah
ilustrasi mata (pexels.com/Flora Westbrook)

Katarak adalah suatu gangguan mata yang paling umum di dunia. Katarak ialah bagian keruh atau buram pada lensa mata yang terbentuk seiring waktu. Meski sangat umum, sebagian besar kasus katarak tidak diketahui hingga penyakit mata tersebut benar-benar berkembang karena tidak adanya rasa sakit dan kehilangan penglihatan terjadi secara halus.

Untuk mencegah katarak menjadi semakin parah, kita perlu peka terhadap setiap perubahan pada mata. Berikut ini adalah beberapa gejala awal katarak yang perlu kita kenali dan waspadai, dirangkum dari Healthline dan The Healthy.

1. Pandangan menjadi buram

ilustrasi masalah penglihatan sebagai komplikasi dari diabetes tipe 1,5 (pexels.com/Andrea Piacquadio)
ilustrasi masalah penglihatan sebagai komplikasi dari diabetes tipe 1,5 (pexels.com/Andrea Piacquadio)

Katarak dimulai dengan adanya sedikit perubahan pada penglihatan. Pandangan mungkin tampak sedikit buram dan efek ini meningkat seiring waktu. Lama-lama, penglihatan akan tampak buram atau redup.

Ada tiga jenis utama katarak, yang mempengaruhi berbagai bagian lensa, yaitu katarak subkapsular posterior, katarak nuklear di tengah lensa, dan katarak kortikal di sisi lensa. Individu yang mengalami katarak nuklear mungkin kadang mengalami penglihatan yang membaik. Sensasi ini disebut penglihatan kedua.

2. Mengemudi pada malam hari terasa lebih sulit

ilustrasi mengemudi di malam hari (pexels.com/Lukas Rychvalsky)
ilustrasi mengemudi di malam hari (pexels.com/Lukas Rychvalsky)

Saat katarak menjadi lebih lanjut, pandangan akan mulai menjadi gelap dengan semburat kuning atau cokleat. Ini akan memengaruhi penglihatan malam dan membuat aktivitas malam hari, seperti mengemudi, menjadi lebih sulit.

Kamu yang khawatir menderita katarak wajib untuk berhati-hati berkendara pada malam hari dan jangan mengemudi saat penglihatan sedang terganggu. Sebuah studi dari Curtin University menemukan bahwa mengobati katarak mengurangi risiko kecelakaan mobil hingga 13 persen.

3. Persepsi warna berkurang

ilustrasi mengucek mata (pexels.com/Flávio Santos)
ilustrasi mengucek mata (pexels.com/Flávio Santos)

Karena mata berkabut, warna bisa menjadi kurang cerah dan semakin keruh seiring waktu. Warna putih akan tampak jauh lebih kuning dibandingkan aslinya. Karena perubahan ini terjadi pada kecepatan yang lambat dan bertahap, kebanyakan pasien tidak akan menyadari perubahan ini sampai setelah operasi dilakukan untuk menghilangkan katarak.

Salah satu peningkatan penglihatan yang paling menonjol setelah operasi katarak adalah perbaikan yang nyata dalam penglihatan warna. Pasien sering berkomentar setelah operasi mereka merasa warna-warna menjadi lebih cerah, padahal sebenarnya operasi hanya memulihkan penglihatan warna mereka.

4. Kesulitan membaca tulisan kecil

ilustrasi membaca buku (pexels.com/nappy)
ilustrasi membaca buku (pexels.com/nappy)

Saat kesulitan melihat barang-barang atau tulisan berukuran kecil, kebanyakan orang akan berpikir mereka mungkin memerlukan kacamata. Namun, jika kacamata tidak membantu, maka katarak bisa menjadi penyebabnya.

Lensa mata berfungsi memfokuskan cahaya ke retina yang membuat kita dapat melihat sesuatu dengan jelas. Lensa ini sebagian besar terdiri dari air dan protein, dan protein diatur sedemikian rupa sehingga memungkinkan cahaya melewatinya. Karena katarak menyebabkan protein menggumpal, cetakan kecil mungkin menjadi sulit untuk dilihat di cermin bias mata.

5. Penglihatan ganda

ilustrasi mata (pexels.com/Flora Westbrook)
ilustrasi mata (pexels.com/Flora Westbrook)

Diplopia, atau yang lebih dikenal sebagai penglihatan ganda, bisa menjadi tanda dari katarak. Namun, penglihatan ganda akibat katarak mungkin juga akan terjadi bahkan ketika pasien melihat melalui satu mata.

Pada awalnya, katarak dapat menyebabkan kekeruhan dalam penglihatan yang hanya akan memengaruhi sebagian kecil dari lensa mata dan mungkin tidak begitu terlihat. Namun, seiring bertambah besarnya ukuran katarak, itu akan mengaburkan lebih banyak lensa dan akan mendistorsi cahaya yang melewatinya. Akibatnya, individu mungkin mendapatkan penglihatan ganda meskipun hanya melihat melalui satu mata apabila mata tersebut mengalami katarak.

Katarak tidak hanya terjadi pada orang tua, tetapi juga pada orang yang lebih muda. Beberapa gejala awal katarak di atas mungkin bisa menjadi tanda yang serius. Temui dokter spesialis mata untuk mendiskusikan perubahan penglihatan dan gejala lain yang mungkin kamu alami.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
Bayu Aditya Suryanto
Nuruliar F
EditorNuruliar F
Follow Us

Latest in Health

See More

5 Tips Bikin Home Gym di Rumah, Nyaman Tanpa Perlu ke Gym

03 Apr 2026, 10:18 WIBHealth