Aktivitas fisik dapat menurunkan gula darah. Risiko hipoglikemia lebih perlu diperhatikan pada orang yang menggunakan insulin atau obat diabetes tertentu. Orang dengan diabetes perlu mengikuti rencana pemantauan gula darah dari dokter dan tidak mengubah dosis obat tanpa arahan.
Orang dengan neuropati diabetes, luka pada kaki, gangguan aliran darah, nyeri, atau gangguan keseimbangan juga sebaiknya berkonsultasi sebelum memulai latihan baru. Hentikan latihan jika muncul pusing, gemetar, keringat dingin, nyeri, mati rasa, atau keluhan lain yang tidak biasa.
Kesimpulannya, melatih soleus melalui gerakan mengangkat tumit sambil duduk memiliki dasar fisiologis dan didukung temuan awal dari studi laboratorium. Manfaat paling mungkin adalah membantu respons gula darah setelah konsumsi glukosa. Namun, bukti pada pasien diabetes dan manfaat jangka panjangnya masih perlu diteliti lebih lanjut.
Referensi
Marc T. Hamilton, Deborah G. Hamilton, and Theodore W. Zderic, “A Potent Physiological Method to Magnify and Sustain Soleus Oxidative Metabolism Improves Glucose and Lipid Regulation,” iScience 25, no. 9 (2022): 104869, https://doi.org/10.1016/j.isci.2022.104869.
World Health Organization, “Diabetes,” diakses September 2026.
National Health Service, “Low Blood Sugar (Hypoglycaemia),” diakses September 2026.