Anak dengan riwayat gangguan neurologis memiliki risiko lebih tinggi mengalami influenza berat dan komplikasinya. Kondisi seperti epilepsi, cerebral palsy, gangguan perkembangan, penyakit neuromuskular, dan sejumlah gangguan otak atau sumsum tulang belakang dikategorikan sebagai kelompok yang berisiko lebih tinggi.
Namun, komplikasi neurologis tidak hanya ditemukan pada anak dengan penyakit sebelumnya.
Dalam laporan CDC pada musim influenza tahun 2024–2025, sekitar 55 persen anak dengan IAE sebelumnya sehat dan tidak memiliki kondisi medis yang mendasari. Karena itu, tidak adanya penyakit penyerta tidak sepenuhnya menyingkirkan kemungkinan komplikasi.
Walaupun demikian, risiko absolut komplikasi otak tetap sangat kecil dibandingkan dengan besarnya jumlah infeksi influenza pada anak. Yang terpenting adalah mengetahui perubahan apa yang tidak boleh dianggap sebagai influenza biasa.
Anak dengan influenza yang tiba-tiba mengalami kejang, sulit dibangunkan, kebingungan, perubahan perilaku atau kesadaran, maupun kondisi yang memburuk cepat perlu segera mendapat penilaian medis.
Referensi
Philip N. Britton et al., “Spectrum and Burden of Influenza-Associated Neurological Disease in Children: Combined Encephalitis and Influenza Sentinel Site Surveillance From Australia, 2013–2015,” Clinical Infectious Diseases 65, no. 4 (2017): 653–60.
Jeffrey W. Sellers et al., “Characteristics and Outcomes of Influenza-Associated Encephalopathy Cases Among Children and Adults in Japan, 2010–2015,” Clinical Infectious Diseases 68, no. 11 (2019): 1831–37.
Amara Fazal et al., “Pediatric Influenza-Associated Encephalopathy and Acute Necrotizing Encephalopathy—United States, 2024–25 Influenza Season,” Morbidity and Mortality Weekly Report 74, no. 36 (2025): 556–64.
Kevin K. C. Robinson and Craig Frankel, “Neurologic Manifestations of Influenza in Children,” Canadian Journal of Hospital Pharmacy 73, no. 3 (2020): 209–12.
American Academy of Pediatrics, Subcommittee on Febrile Seizures, “Febrile Seizures: Guideline for the Neurodiagnostic Evaluation of the Child With a Simple Febrile Seizure,” Pediatrics 127, no. 2 (2011): 389–94.
Anggraini Alam, “Influenza pada Anak: Risiko, Gejala, Penularan, dan Pencegahannya (PDF)," diakses September 2026.