Comscore Tracker

Mata Belekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Menangani yang Efektif

Belekan tak hanya terjadi saat kita bangun tidur

Saat bangun tidur di pagi hari, pernahkah kamu merasa ada kotoran di sela-sela dan ujung matamu? Terkadang kotoran tersebut lunak, terkadang keras. Orang-orang menyebutnya sebagai belekan.

Sering kali belekan bukanlah hal yang penting untuk dipermasalahkan. Namun jika belekan terjadi dalam intensitas yang tinggi, kamu patut curiga. Menurut berbagai sumber, kotoran tersebut dapat menunjukkan masalah yang sedang dialami oleh mata. Kira-kira apa saja tanda dan penyebabnya? Simak ulasannya berikut ini!

1. Dari mana asal kotoran tersebut?

Mata Belekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Menangani yang Efektifmedicalnewstoday.com

Kotoran mata atau yang dikenal juga sebagai belek sebenarnya terbuat dari lendir. Saat kita aktif mengedipkan mata, lendir tidak akan muncul karena larut dengan air mata. Sedangkan ketika kita terpejam, cairan tersebut akan menumpuk. Khususnya di bagian ujung mata karena itu adalah bagian terdekat dengan kelenjar air mata. 

Lendir biasanya berwarna putih atau sedikit kekuningan. Walau tergolong sangat normal, ada beberapa jenis kotoran mata yang menunjukkan kondisi kesehatan tertentu. Berikut ini beberapa di antaranya!

2. Konjungtivitis bakterial

Mata Belekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Menangani yang EfektifIlustrasi konjungtivitis bakterial. IDN Times/Izza Namira

Dilansir dari American Optometric Association (AOA), konjungtivitis terjadi karena lapisan konjungtiva mata terkena inflamasi atau peradangan. Seperti namanya, konjungtivitis bakterial disebabkan oleh infeksi bakteri yang bernama piogenik.

Bakteri tersebut dapat menyebar melalui kontak cairan tubuh dengan pasien yang terinfeksi. Gejala utama yang ditimbulkannya adalah mata mengeluarkan lendir berwarna kuning kehijauan. Seperti infeksi bakteri lainnya, penyakit ini dapat disembuhkan dengan antibiotik berupa obat telan atau obat tetes mata. 

3. Konjungtivitis alergi

Mata Belekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Menangani yang EfektifIlustrasi konjungtivitis alergi. IDN Times/Izza Namira

Selain disebabkan bakteri, konjungtivitis juga bisa terjadi sebagai reaksi alergi. Jenis alergen yang biasa menyebabkannya adalah serbuk sari, bulu, dan debu. Selain itu, bahan kimia, lensa kontak yang tidak bersih, serta makeup juga bisa menjadi pemicunya. 

Dilansir dari All About Vision, ketika mata terpapar material tersebut, ia akan menjadi kemerahan, berair, dan gatal. Tak hanya itu, lendir berwarna putih pekat juga akan muncul di bagian ujung mata. Cairan tersebut adalah campuran antara lendir alami mata dan alergen. 

Pada umumnya, konjungtivitis karena alergi dapat disembuhkan dengan cara meneteskan obat mata yang mengandung antihistamine. Untuk mencegahnya, hindari kontak dengan alergen yang memicu reaksi.

Baca Juga: 7 Pantangan yang Harus Dipatuhi Pengguna Lensa Kontak, agar Mata Sehat

4. Bintitan

Mata Belekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Menangani yang EfektifIlustrasi bintitan. IDN Times/Izza Namira

Bintitan dalam dunia medis lebih dikenal sebagai stye atau hordeolum. Pada umumnya, hal ini terjadi karena infeksi kelenjar di bagian kelopak mata. Bintitan ditandai dengan munculnya benjolan kecil yang terlihat keras, kemerahan, serta sakit jika dipegang.

Kondisi ini juga bisa menyebabkan mata belekan. Tandanya adalah muncul lendir yang berwarna kuning pekat. Biasanya bintitan dapat sembuh dengan sendiri. Namun penting untuk tidak mengucek mata dan memecahkan benjolan agar tidak terjadi iritasi lebih lanjut.

5. Blepharitis

Mata Belekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Menangani yang EfektifIlustrasi blepharitis IDN Times/Izza Namira

Blepharitis adalah inflamasi kronis yang terjadi pada mata. Menurut laman Mayo Clinic, penyakit ini terjadi karena kelenjar minyak yang ada di dekat bulu mata tersumbat. Hasilnya, mata dan area sekitarnya pun iritasi. 

Gejala blepharitis di antaranya adalah mata berair, kemerahan, serta muncul kotoran kering yang menumpuk di area kelopak dan bulu mata. Tidak hanya itu, kotoran yang muncul juga membuat mata sulit untuk dibuka. Biasanya kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri, jamur, dan parasit.

Jika kamu mengalami kondisi ini, kamu harus segera periksa ke dokter karena blepharitis dapat menyebabkan berbagai komplikasi. Untuk mengurangi gejala, bersihkan kotoran yang menumpuk secara berkala dengan air hangat.

6. Dakriositis

Mata Belekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Menangani yang EfektifIlustrasi dakriositis. IDN Times/Izza Namira

Penyakit ini terjadi akibat adanya penyumbatan kelenjar air mata. Akibatnya sistem pengeluaran air mata yang bernama kantung nasolakrimalis pun terinfeksi. Dakriositis termasuk kondisi kronis yang harus segera ditangani oleh dokter.

Pasien yang menderita dakriositis akan merasakan sakit di seluruh bagian wajahnya. Gejala lain yang mengiringinya adalah pembengkakan di sekitar tulang hidung bagian atas serta keluarnya lendir yang lengket. 

7. Disfungsi kelenjar meibom (MGD)

Mata Belekan: Penyebab, Gejala, dan Cara Menangani yang EfektifIlustrasi disfungsi kelenjar meibom, IDN Times/Izza Namira

Dilansir dari All About Vision, kelenjar meibom berfungsi untuk mengeluarkan minyak ke permukaan mata. Tanpanya, air mata akan cepat menguap sehingga mata kita menjadi kering. Itulah yang terjadi ketika kelenjar tersebut mengalami disfungsi.

Gejala yang mengiringinya adalah mata kemerahan, gatal, kabur, dan terasa tidak nyaman. Selain itu, disfungsi kelenjar meibom juga ditandai dengan munculnya kotoran mata seperti busa berwarna kuning kehijauan.

Ada beberapa prosedur medis yang biasa dilakukan untuk mengatasi penyakit ini. Di antaranya adalah terapi sinar inframerah, blephlex, dan pengambilan jaringan yang terinfeksi. Semuanya baru dapat dijalani setelah mendapatkan persetujuan dokter.

Itulah beberapa kondisi yang menyebabkan mata belekan secara tidak normal. Perlu diketahui bahwa semua masalah yang menyangkut penglihatan harus dianggap darurat dan perlu penanganan medis. Jadi, jangan menunda ke dokter saat kamu merasa matamu tidak nyaman. 

Baca Juga: Ini 7 Cara Mengobati Mata Bengkak karena Alergi, Gak Perlu Bingung!

Topic:

  • Izza Namira
  • Bayu D. Wicaksono

Just For You