Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk anak dipastikan tidak akan berhenti hanya pada tahap pemeriksaan awal. Pemerintah menegaskan, setiap temuan masalah kesehatan pada anak mulai dari karies gigi hingga risiko gangguan mental harus ditindaklanjuti hingga tuntas guna mencegah perburukan kondisi di masa depan.
Data CKG menunjukkan sejumlah urgensi. Sebanyak 95 persen balita yang berisiko tuberkulosis (TB) belum menjalani tes konfirmasi. Temuan lain menyoroti tingginya kasus anemia, tren peningkatan tekanan darah, masalah kesehatan mental, hingga kasus gigi berlubang (karies) yang disebut menyentuh angka 100 persen pada tingkat SMP dan SMA.
