Mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dapat membantu mengurangi jumlah sampah plastik yang berakhir di lingkungan. WHO menyebut pengurangan penggunaan plastik dapat memberi manfaat bagi lingkungan dan kesejahteraan manusia, terlepas dari masih terbatasnya bukti mengenai dampak kesehatan mikroplastik dalam air minum.
Perubahan kecil, seperti membawa botol minum atau wadah sendiri, bisa dilakukan sesuai kebutuhan dan kemampuan. Langkah ini bisa menjadi bagian dari upaya kamu dalam pengurangan sampah.
Paparan mikroplastik tidak mungkin dihindari sepenuhnya, dan penelitian tentang dampaknya pada manusia masih terus berkembang. Untuk saat ini, langkah yang paling bisa kamu lakukan adalah mengurangi sumber paparan yang bisa dikendalikan, tetap menggunakan produk sesuai petunjuk, dan tidak mudah percaya pada klaim “detoks mikroplastik” atau solusi instan tanpa bukti.
Referensi
World Health Organization, "Dietary and Inhalation Exposure to Nano- and Microplastic Particles and Potential Implications for Human Health," diakses 2 November 2026.
U.S. Food and Drug Administration, “Microplastics and Nanoplastics in Foods,” diakses 2 November 2026.
U.S. Food and Drug Administration, “Microwave Ovens,” diakses 2 November 2026.
Matthew Cole et al., “Microplastic and PTFE Contamination of Food from Cookware,” Science of the Total Environment 929 (2024): 172577, https://doi.org/10.1016/j.scitotenv.2024.172577.
Himani Yadav et al., “Cutting Boards: An Overlooked Source of Microplastics in Human Food?” Environmental Science & Technology 57, no. 22 (2023): 8225–35, https://doi.org/10.1021/acs.est.3c00924.
Neda Sharifi Soltani, Mark Patrick Taylor, and Scott Paton Wilson, “International Quantification of Microplastics in Indoor Dust: Prevalence, Exposure and Risk Assessment,” Environmental Pollution 312 (2022): 119957, https://doi.org/10.1016/j.envpol.2022.119957.
World Health Organization, “Microplastics in Drinking-Water,” diakses 2 November 2026.