Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Kemajuan Teknologi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Gangguan Jantung

Kemajuan Teknologi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Gangguan Jantung
ilustrasi jantung (unsplash.com/Robina Weermeijer)
Share Article

Seperti yang kita ketahui, jantung merupakan salah satu organ terpenting di tubuh manusia. Organ ini berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh dan sekaligus menjamin keberlangsungan fungsi tubuh manusia. 

Sama seperti organ lainnya, jantung rentan akan berbagai masalah yang bisa membahayakan kesehatan kita. Gangguan jantung atau penyakit kardiovaskular yang bermacam-macam memerlukan diagnosis dan pendekatan yang berbeda-beda pula. 

Untungnya, kemajuan teknologi dapat meningkatkan kekauratan diagnosis dan pengobatan penyakit jantung

1. Masalah jantung memerlukan diagnosis yang tepat

ilustrasi elektrokardiograf (EKG) (pexels.com/Anna Shvets)
ilustrasi elektrokardiograf (EKG) (pexels.com/Anna Shvets)

Dokter Sri Diniharini, SpJP(K), FIHA, Konsultan Ekokardiologis Jantung dan Pembuluh Darah di Heartology Cardiovascular Hospital, mengatakan bahwa gangguan jantung dan pembuluh darah dapat disebabkan oleh berbagai hal. Oleh sebab itu, penanganannya akan berbeda-beda tergantung etiologinya.

Salah satu bagian jantung yang bisa terserang masalah adalah sistem peredaran darah yang terdiri dari tiga jenis pembuluh darah, yaitu arteri, vena, dan kapiler. Ketiga pembuluh darah tersebut memiliki karakteristik dan fungsinya masing-masing. 

Bentuk pembuluh darah yang menyerupai selang ini menyebabkan adanya kemungkinan penyumbatan dan gangguan aliran darah pada kondisi-kondisi tertentu. 

"Dibutuhkan pemeriksaan diagnostik untuk menegakkan diagnosis dengan lebih akurat bagi pasien, sehingga terapi dan penanganan yang tepat dapat segera dilakukan untuk menyelamatkan jiwa pasien, baik terapi pengobatan, intervensi hingga bedah jantung dan pembuluh darah," ucap dr. Sri mengutip sebuah rilis.

2. Tanda jantung tidak sehat dan gejala penyakit jantung

ilustrasi penyakit jantung (freepik.com/shayne_ch13)
ilustrasi penyakit jantung (freepik.com/shayne_ch13)

Setiap orang akan memiliki tanda yang berbeda-beda jika mengalami gangguan jantung. Akan tetapi, ada beberapa tanda yang bisa kamu waspadai terkait jantung yang tidak sehat. Tanda-tanda ini meliputi:

  • Mudah lelah saat beraktivitas.
  • Sering nyeri dada.
  • Detak Jantung sering berdebar atau melambat.
  • Sering terasa pegal di bagian tengkuk.
  • Warna kulit membiru.
  • Pembengkakan di lengan, perut, tungkai, sekitar mata.

Selian itu, ada pula gejala sakit jantung yang bisa kamu waspadai. Beberapa di antaranya adalah:

  • Rasa tertekan, sesak di dada, dan tercekik di leher atau rahang.
  • Rasa sakit menjalar ke lengan kiri, leher, dan punggung.
  • Nyeri berlangsung 15–20 menit secara terus menerus dan intens.
  • Keringat dingin, tubuh lemah, dan jantung berdebar.
  • Rasa sakit tetap terasa intens meskipun sudah beristirahat dan bertambah berat bila beraktivitas.

Jika kamu merasakan tanda dan gejala di atas, ada baiknya untuk menemui dokter spesialis jantung.

3. Teknologi diagnosis dan pengobatan penyakit jantung

ilustrasi penanganan penyakit jantung (Dok. Heartology)
ilustrasi penanganan penyakit jantung (Dok. Heartology)

Beberapa alat yang bisa digunakan dalam melakukan diagnosis gangguan jantung meliputi elektrokardiogram (EKG), treadmill, echocardiography 4D, dan trans-esophageal echocardiography (TEE). 

Untuk pengobatan penyakit jantung, salah satu metode modern yang bisa digunakan adalah minimally invasif cardiac surgery (MICS). Ini merupakan metode pembedahan menggunakan sayatan kecil di bawah dada untuk meminimalkan risiko dan luka. Metode ini dinilai lebih efektif dan memiliki waktu penyembuhan yang lebih cepat. 

MICS dapat diimplementasikan pada operasi bypass jantung, penggantian perbaikan katup jantung dan aorta. Layanan preventif dan kuratif tersebut tersedia di Heartology Cardiovascular Hospital sebagai rumah sakit khusus jantung. 

Kemajuan teknologi memungkinkan penyedia layanan kesehatan memberikan diagnosis dan penanganan yang lebih baik. Metode diagnosis dan pengobatan yang semakin canggih tentunya akan berdampak pada kualitas hidup pasien. 

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nuruliar F
Rifki Wuda
Nuruliar F
EditorNuruliar F

Related Articles

See More

7 Bakteri yang Bisa Menyebar di Toilet dan Cara Mencegahnya

15 Jun 2026, 07:05 WIBHealth