Bersin berkali-kali mungkin terasa mengganggu, terutama ketika sedang berbicara, bekerja, atau berada di tempat umum. Namun, menahan bersin dengan menjepit hidung sambil menutup mulut bukanlah tindakan yang dianjurkan.
Bersin menghasilkan tekanan udara yang cukup besar. Jika jalur keluarnya udara ditutup secara paksa, tekanan tersebut dapat terdorong ke bagian lain, termasuk telinga dan sinus. Dalam kasus yang jarang terjadi, kondisi ini berpotensi menyebabkan cedera.
Cara yang lebih aman adalah membiarkan bersin keluar sambil menutup hidung dan mulut menggunakan tisu atau bagian dalam siku. Kebiasaan ini membantu mengurangi penyebaran percikan pernapasan ke lingkungan sekitar.
Lantas, kapan bersin berulang perlu diwaspadai? Bersin yang berlangsung terus-menerus, mengganggu tidur atau aktivitas sehari-hari, maupun disertai gejala lain sebaiknya diperiksakan ke tenaga kesehatan.
Gejala yang perlu diperhatikan antara lain demam, nyeri wajah, lendir hidung yang kental dan berubah warna disertai keluhan lain, atau mengi. Jika bersin disertai kesulitan bernapas yang berat, segera cari pertolongan medis.
Jadi, kenapa orang bisa bersin berkali-kali dalam satu waktu? Penyebab paling sederhana adalah karena rangsangan di dalam hidung belum sepenuhnya hilang setelah bersin pertama. Selama hanya terjadi sesekali dan tidak disertai gejala mengkhawatirkan, bersin berulang biasanya merupakan bagian normal dari mekanisme pertahanan tubuh.
Referensi
Henry Ford Health. Diakses pada Oktober 2026. "Why Do I Sneeze So Much? An ENT Expert Explains."
Live Science. Diakses pada Oktober 2026. "Why Do People Sneeze in Threes?"
News Break. Diakses pada Oktober 2026. "Why Some People Sneeze in Threes and Others Only Once."